Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tiga Perusahaan Bus yang Sahamnya Bisa Kalian Beli

Kenia Intan oleh Kenia Intan
16 Juni 2023
A A
Tiga Perusahaan Bus yang Sahamnya Bisa Kalian Beli. MOJOK.CO

Tiga Perusahaan Bus yang Sahamnya Bisa Kalian Beli. (Whitehorse.co.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada beberapa perusahaan otobus (PO) yang sahamnya bisa kalian beli di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan bus ini berarti melepas sejumlah sahamnya ke publik sehingga kalian bisa membelinya di pasar saham. 

Perusahaan bus White Horse Group

White Horse Group atau PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bisnis transportasi darat. Perusahaan yang tercatat di bursa dengan kode saham WEHA itu menyediakan jasa bus pariwisata dan kebutuhan transportasi lain seperti penanganan bandara, pernikahan, antar-jemput karyawan, transportasi MICE dan bus sekolah.

White Horse Group juga menangani perusahaan nasional dan multinasional, seperti perusahaan minyak dan gas, perbankan, telekomunikasi, dan masih banyak lagi. 

White Horse Group beroperasi secara komersial pada 11 September 2001. Sebelum beroperasi dengan nama White Horse, bus yang identik dengan warna putih dan body yang elegan itu bernama Panorama Transportasi. Perusahaan ini memang bagian dari bisnis transportasi  PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR). Panorama menjadi pengendali saham White Horse Group dengan kepemilikan mencapai 44,91 persen.

White Horse Group menjadi perusahaan terbuka dengan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Mei 2007. Saat penawaran saham perdana atau initial public offering, WEHA melepas 128 juta saham perusahaan ke publik. 

Steady Safe

PT Steady Safe Tbk berdiri pada 1971 dengan nama PT Tanda Widjaja Sakti. Pada 1993 mereka mengubah namanya menjadi PT Steady Safe kemudian secara resmi tercatat di BEI pada Juli 1994 dengan kode saham SAFE. 

Perusahaan ini banyak terlibat dalam pengelolaan bus-bus Trans Jakarta. Perusahaan dengan kode saham SAFE itu terlibat sebagai anggota dalam konsorsium PT Jakarta Express Trans (mengelola Busway koridor 1), anggota konsorsium PT Trans Batavia (mengelola Busway koridor 2 & 3), konsorsium PT Jakarta Trans Metropolitan (mengelola Busway koridor 4 & 6), dan konsorsium PT Jakarta Mega Trans (mengelola Busway koridor 5 & 7). Hingga akhir 2022, perusahaan mengoperasikan lebih dari 40 unit bus sebagai bagian dari Transjakarta. 

Steady safe juga dikenal mengelola armada taksi dengan nama Spirit, Transit Cab, Swadharma, Cherry, Marline, Jakarta International Taxi, Metropolitan dan Rajawali. Kendati memiliki lini usaha lain, pendapatan utama Steady Safe memang lebih banyak dari pengelola busway. 

Grup Lorena

Perusahaan Otobus (PO) Lorena sudah melayani penumpang sejak 1970-an. Perusahaan bus itu dirikan oleh Gusti Terkelin Soerbakti, seorang  TNI AD yang melihat sulitnya akses transportasi Jakarta-Bogor. Alasan ini mendorongnya mendirikan PO Lorena. Padahal ia tidak memiliki pengalaman berbisnis sebelumnya. 

Pada 1970 terbentuk CV Lorena dan Tour. Namun bus Lorena baru mengaspal tiga tahun setelahnya, tepatnya pada 1973. Saat awal beroperasi, PO Lorena hanya melayani rute pendek Jakarta-Bogor.Rute terus berkembang apalagi setelah mengakuisisi PO Raseko yang kemudian berubah nama menjadi PT Ryanta Mitra Karina atau yang lebih dikenal dengan Karina. PO Karina melayani jasa angkutan umum bus AKAP dengan trayek Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, dan Denpasar.

PO Lorena yang semula berbentuk CV berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) bernama PT Eka Sari lorena Transport Tbk. Perusahaan bus ini menjadi perusahaan terbuka pada 14 April 20214 dengan tercatat di BEI dengan kode LRNA. Pada saat itu PT Eka Sari lorena Transport Tbk melantai di bursa dengan 50 juta saham atau 42,8 persen saat penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO).

Penbulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 3 Perusahaan Bus Milik Mantan Tentara

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2023 oleh

Tags: busbus pariwisataLorenasaham bus
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Pertama kali naik bus patas setelah sekian tahun naik bus ekonomi. Coba-coba pakai toilet bus malah berujung drama MOJOK.CO
Catatan

Coba-coba Boker di Toilet Bus Patas, Niat Legakan Perut Malah Dibikin Waswas hingga Repot saat Cebok

19 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.