Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tahun Baru Islam 1447 H Jadi Refleksi dan Momen Berbagi Pemprov Jawa Tengah

Redaksi oleh Redaksi
27 Juni 2025
A A
Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 Hijriah jadi momen refleksi dan berbagi Pemrov Jawa Tengah MOJOK.CO

Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 Hijriah jadi momen refleksi dan berbagi Pemrov Jawa Tengah. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menyambut Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengajak seluruh masyarakat di wilayahnya untuk menumbuhkan semangat perbaikan diri.

Ia juga mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun sebagai refleksi atas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa tersebut mengandung banyak hikmah. Antara lain, memperkuat persatuan dan persaudaraan, menunjukkan pengorbanan dan kesabaran, serta hijrah menuju kebaikan.

“Kita saat ini sedang hijrah membawa Jawa Tengah menuju kemakmuran, kebahagiaan, kesuksesan. Maka kita niatkan betul, dimulai dengan dzikir dan doa,” kata Taj Yasin saat acara istighosah dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Kamis, 26 Juni 2025 malam.

Ia mengatakan, masuknya bulan Muharram bukan sekadar pergantian tahun, tapi momentum refleksi—melihat masa lalu dan menata langkah ke depan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam peringatan Tahun Baru Islam Muharram 1447 H di MOJOK.CO
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam peringatan Tahun Baru Islam Muharram 1447 H. (Pemprov Jateng)

Doa di Tahun Baru Islam (Muharram) agar musibah diangkat

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga mengajak masyarakat mendoakan agar berbagai musibah yang terjadi di Tanah Air bisa segera diangkat.

“Semoga Allah menghilangkan musibah-musibah yang ada di negara ini, khususnya di Jawa Tengah,” ucapnya.

Senada, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Ahmad Darodji menyampaikan, menyambut peringatan Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 Hijriah sedianya bukan dengan pesta, melainkan dengan istighosah.

“Kita peringati tahun baru tidak dengan ramai-ramai tapi dengan istighosah, supaya di tahun depan kita diberi Allah berkah, aman, dan nyaman,” katanya.

Bantuan untuk warga Sayung yang rentan dilanda rob

Peringatan Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 Hijriah tersebut diikuti oleh sekitar 400 orang dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, instansi vertikal, ulama, hingga santri dan tokoh masyarakat.

Rangkaian acaranya meliputi salat berjamaah, istighosah, tausiah keagamaan, hingga penyerahan bantuan simbolis.

Bantuan simbolis yang diserahkan kepada 11 penerima manfaat berupa lima bantuan pendidikan masing-masing sebesar Rp10 juta, lima paket sembako, serta 19 unit pompa air untuk wilayah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Penyerahan bantuan secara simbolis dalam peringatan Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 H di Jawa Tengah MOJOK.CO
Penyerahan bantuan secara simbolis dalam peringatan Tahun Baru Islam (Muharram) 1447 H oleh Wagub Jawa Tengah, Taj Yasin. (Pemprov Jateng)

Camat Sayung, Sukarman menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemprov Jateng. Sebab, wilayah Sayung masih rawan dilanda banjir rob.

“Hujan sebentar saja sudah banjir lagi. Maka kami sangat berterima kasih atas langkah cepat dari Bapak Gubernur dan jajaran. Bantuan ini sangat bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program pelatihan, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang di bawa ke wilayahnya.

Iklan

“Terima kasih Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, ini sangat membantu masyarakat kami,” tutupnya.***(Adv)

BACA JUGA: Kerja Sama Jawa Tengah dan Fujian China, Kuatkan Sektor Kelautan dan Perikanan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2025 oleh

Tags: 1447 hijriahjawa tengahklsmuharramtahun baru islamtahun baru islam 1447
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

slow living, jawa tengah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
UMK Jogja bikin perantau Jawa Tengah menderita. MOJOK.CO
Ragam

Penyesalan Orang Jawa Tengah Merantau ke Jogja: Biaya Hidup Makin Tinggi, Boncos karena Kebiasaan Ngopi di Kafe, dan Gaji yang “Seuprit”

11 Desember 2025
Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Utara Jawa.MOJOK.CO
Mendalam

Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Semarang yang Masih Diabaikan

16 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.