Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
30 Januari 2026
A A
Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar.MOJOK.CO

Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar (dok. Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mengingat letak geografis Kabupaten Bantul yang berada di zona rawan gempa bumi, ratusan pelajar di wilayah ini mulai dibekali keterampilan tanggap bencana secara masif.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mitigasi dini untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam berskala besar.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya kesiapsiagaan sekolah, yang sering kali menjadi titik berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Pelatihan tidak hanya mencakup teori di dalam kelas, tetapi juga simulasi evakuasi mandiri yang dirancang menyerupai kondisi darurat sesungguhnya.

Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah

Pelatihan yang melibatkan ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan ini menekankan pada pembentukan karakter tangguh.

Para pelajar dilatih untuk tidak panik saat guncangan pertama terjadi, melainkan segera melakukan prosedur perlindungan diri, seperti berlindung di bawah meja atau melindungi kepala hingga guncangan mereda.

“Sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak. Dengan pelatihan rutin, tindakan penyelamatan diri akan menjadi gerak refleks bagi siswa, sehingga potensi kepanikan yang berujung fatal bisa ditekan,” tulis laporan dari Pemkab Bantul tersebut terkait urgensi kegiatan ini di sekolah-sekolah Bantul, dikutip Jumat (30/1/2026).

Simulasi Evakuasi dan Penanganan Pertama

Dalam simulasi tersebut, para pelajar diajarkan cara membaca jalur evakuasi dan menentukan titik kumpul yang aman di luar gedung sekolah.

Selain itu, beberapa siswa terpilih juga mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk membantu rekan mereka sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi.

Keterlibatan aktif para guru juga menjadi sorotan. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai komandan lapangan yang bertanggung jawab memastikan seluruh siswa keluar dari gedung dalam waktu singkat dan tertib.

Mitigasi di Wilayah Rawan Gempa

Bantul merupakan wilayah yang memiliki sejarah kelam terkait gempa bumi, terutama tragedi besar pada tahun 2006 silam. Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus mendorong agar sekolah-sekolah di Bantul segera menyandang status Sekolah Aman Bencana (SAB).

Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelajar dapat menularkan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada keluarga di rumah. Dengan demikian, rantai kesiapsiagaan tidak berhenti di pagar sekolah, melainkan meluas hingga ke lingkungan masyarakat terkecil.

Pemerintah Kabupaten Bantul menegaskan bahwa investasi pada pengetahuan mitigasi adalah cara paling efektif untuk menghadapi ketidakpastian bencana alam. Dengan kesiapan yang matang sejak usia dini, Bantul optimis dapat menjadi daerah yang lebih resilien dalam menghadapi berbagai tantangan geologis di masa depan.

Penulis: Ahmad Effendi

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2026 oleh

Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO
Tajuk

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO
Aktual

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Edumojok

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026

Video Terbaru

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.