Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Menyelami Kenangan yang Tertinggal di Tirta Sari Pekalongan, Kolam Renang Sebagus Itu kok Bisa sampe Tutup sih?!

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
9 Agustus 2023
A A
Tirta Sari Pekalongan mojok.co

Tirta Sari Pekalongan (Photo: Twitter/@kotabatik)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tirta Sari, kolam renang legendaris di Pekalongan kini telah tiada. Kenangan masa kecil warga yang terekam di sana pun ikut hilang, rembes ke tanah.

Mengingat masa kecil adalah sesuatu yang mengasyikkan. Sekalipun masa kecil itu separuhnya saya habiskan di kota kecil pinggir pantai utara: Pekalongan. Ada banyak hal yang bisa saya kenang. Salah satunya kolam renang Tirta Sari, tempat main favorit saya saat kecil.

Iklan

Tak seperti kota besar, tempat hiburan warga Kota Batik jumlahnya terbatas. Maka kolam renanglah yang sering jadi rujukan utama anak-anak untuk bermain, entah bersama keluarga, saudara, dan teman.

Tirta Sari merupakan tempat pertama kali saya belajar renang. Gurunya adalah kakak saya sendiri. Saya ingat betul kakak membawa saya ke tengah kolam berkedalaman 4 meter, lalu melepaskan begitu saja dari gendongan. Tentu saja saya kelelep, sebelum akhirnya kakak menyelamatkan.

Apakah setelah itu saya bisa berenang? Tidak hehe. Karena kelewat ekstrem, saya memutuskan untuk belajar mandiri bersama teman-teman. Sudah tidak terhitung kunjungan saya di sana, mulai dari semasa SD, SMP, dan SMA.

Sejarah singkat Tirta Sari

Kolam renang Tirta Sari terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kramatsari, Pekalongan. Kolam ini sejatinya merupakan peninggalan Belanda yang telah mengalami pembaruan. Pembaruan tersebut diresmikan pada Agustus 2004. Kolam renang ini sudah berstandar nasional.

Bangunan kolam renang ini terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama merupakan pintu masuk dan ruang ganti, lantai dua berisi kolam renang anak-anak dan kantin, dan di lantai tiga ada kolam “prestasi” sedalam 1,2 meter dan 4 meter. Berbagai perlombaan tingkat nasional kerap memakai kolam “prestasi” di Tirta Sari.

Mengapa terbengkalai

Beberapa tahun lalu, tiap pulang kampung, saya bertanya-tanya mengapa kolam renang ini tak terurus dan suwung. Setelah menonton liputan jurnalistik ini, saya menjadi sedikit paham alasannya.

Pengelolaan kolam renang ini acapkali berganti. Awal beroperasi, PDAM memegang pengelolaannya. Lalu, pada 2011 PDAM menyerahkan pengelolaan ini kepada Pemda. Pengelolaan Tirta Sari sempat dipasrahkan kepada pihak ketiga atau swasta hingga 2014–sebelum akhirnya kembali lagi kepada PDAM.

Pertengahan 2018, pengelolaan kolam renang dipasrahkan ke Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora). Saat itu, bangunan kolam renang mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Dinparbudpora sempat ingin memperbaiki bahkan telah mengajukan anggaran. Namun karena kerusakaannya cukup parah ditambah dengan kurangnya dana, keinginan itu tak pernah terwujud. Tirta Sari pun mangkrak.

Halaman selanjutnya…

Kenangan yang rembes ke tanah

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2023 oleh

Tags: kolam renangpekalonganTirta Sari Pekalongan
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO
Sekolahan

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah lakukan pengecekan Kantor Pemerintahan Kota Pekalongan MOJOK.CO
Kilas

Layanan Publik di Pekalongan Tetap Berjalan meski Kantor Alami Kerusakan

2 September 2025
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah salurkan bantuan Rp61 miliar untuk Kabupaten Pekalongan MOJOK.CO
Kilas

Pekalongan Dapat Bantuan Rp61 Miliar untuk Laksanakan Berbagai Program

2 September 2025
Warga Mekar Agung Pekalongan Gotong Royong Perbaiki Jalan Dusun MOJOK.CO
Kabar

Mekar Agung Jalannya Hancur Lebur seperti Dasar Sungai, Miris karena di Jantung Kota Pekalongan tapi Pemdesnya Bebal

23 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid? MOJOK.CO

Dakwah Kok Masuk Roblox! Memangnya Anak Muda Hari Ini Masih Ngumpul di Masjid?

22 Juni 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO

Punya WiFi di Rumah Desa Bikin Bocil Tetangga Jadi Kurang Ajar dan Hilang Adab, Saya yang Bayar Tagihan Cuma Dapat Emosinya

25 Juni 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
dosen.MOJOK.CO

Butuh Biaya Puluhan Juta Demi Ijazah S2-S3, tapi Negara Malah “Melegalkan” Dosen Digaji di Bawah UMR

23 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.