Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

92 Warga Kudus Menerima Bantuan RSLH, Harapan Tempat Tinggal Nyaman yang Akhirnya Terwujud

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
24 April 2025
A A
92 Warga Kudus Menerima Bantuan RSLH, Harapan Tempat Tinggal Nyaman yang Akhirnya Terwujud.MOJOK.CO

92 Warga Kudus Menerima Bantuan RSLH, Harapan Tempat Tinggal Nyaman yang Akhirnya Terwujud (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Joko Riyanto (55) tak mampu menahan rasa harunya. Warga Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus ini nyaris menitikan air mata saat menghadiri acara serah terima bantuan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) pada Kamis (24/4/2025) siang.

Pria yang berprofesi sebagai tukang angkut sampah ini merupakan salah satu penerima manfaat dari program yang dicanangkan oleh PT Djarum dan Polytron itu. Dalam acara tersebut, Joko bersama 91 penerima manfaat lainnya menghadiri acara seremonial di Pendopo Kabupaten Kudus.

“Saya ini penghasilan bulanannya tak tentu, Mas. Paling banyak sejuta per bulan. Sementara rumah saya hampir ambruk, kalau hujan bocor sana-sini,” ujarnya saat Mojok temui seusai acara seremonial.

“Saya benar-benar berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberi bantuan. Soalnya saya sudah tua, tidak ada muluk-muluk harapan, Mas. Cuma berharap tempat tinggal nyaman, dan sekarang alhamdulillah terwujud,” sambungnya.

RSLH Kudus.MOJOK.CO
Joko Riyanto menerima bantuan RSLH dalam acara seremonial serah terima bantuan di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (24/4/2025). (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Kado manis 74 tahun PT Djarum bagi masyarakat Kudus

Sebagai informasi, 92 bantuan RSLH ini merupakan tahap 1 dari target 300 rumah yang akan direnovasi oleh PT Djarum sepanjang 2025. Setiap rumah direnovasi dengan anggaran Rp55 juta.

Pada tahap I ini, terdapat empat kecamatan di Kabupaten Kudus yang masyarakatnya menjadi penerima manfaat. Antara lain 25 rumah di Kecamatan Bae, 14 rumah di Kecamatan Gebog, 22 rumah di Kecamatan Jati, dan 31 rumah di Kecamatan Kaliwungu.

General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto menyebut, serah terima RSLH kepada 92 warga Kudus merupakan bakti PT Djarum yang selama 74 tahun terakhir telah bersinergi bersama masyarakat membangun Kota Kudus.

“Tanggal 21 April kemarin, PT Djarum tepat berusia 74 tahun. Semoga Peresmian RSLH ini menjadi kado manis dari perusahaan bagi masyarakat sekitar yang telah bersinergi dengan baik selama bertahun-tahun dalam membangun kota tercinta ini,” ujar Achmad Budiharto dalam sambutannya.

“Kami berharap, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem ini dapat terus dijalankan dengan dukungan dari pemerintah daerah. Sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan,” imbuhnya.

RSLH Kudus.MOJOK.CO
General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto memberikan sambutan dalam acara seremonial serah terima bantuan RSLH di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (24/4/2025).

Seperti dijelaskan Achmad Budiharto, program kolaboratif ini dijalankan dengan dukungan dari Bappeda Kabupaten Kudus serta Dinas PKPLH Kabupaten Kudus. Hunian yang direnovasi sendiri mengacu pada tiga aspek dasar, yakni aman, nyaman dan sehat untuk ditinggali.

Meningkatkan kualitas hidup warga

Sementara itu, Chief Executive Officer Polytron Hariono, menegaskan bahwa partisipasi dalam program renovasi rumah tidak layak huni ini merupakan perwujudan dari nilai inti perusahaan. Yakni tanggung jawab sosial yang peka dan peduli terhadap masyarakat serta lingkungan.

Dengan tiga pabrik yang beroperasi di sekitar area Kudus, yaitu Krapyak, Sidorekso, dan Sayung, Polytron merasa memiliki keterhubungan dengan masyarakat sekitar untuk berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Program itu juga menjadi bagian dari rangkaian perjalanan 50 tahun Polytron di Indonesia yang tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga kebermanfaatan sosial.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris sendiri mendukung penuh upaya PT Djarum dan Polytron yang berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui program RSLH. Diharapkan, dengan hunian yang baik akan mendorong produktivitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.

Iklan

“Upaya PT Djarum dan Polytron merenovasi bahkan membangun ulang rumah warga tidak mampu merupakan bentuk nyata peran pihak swasta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap, program ini konsisten dilakukan sehingga manfaatnya semakin dirasakan dan kualitas hidup masyarakat Kudus meningkat,” pungkasnya. ***

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Kudus: Kota Sekecil Itu Berjibaku agar Tak Jadi “Kota Sampah” di Jawa

Terakhir diperbarui pada 24 April 2025 oleh

Tags: bantuan rslhkabupaten kuduskuduspt djarumrslhrumah layak hunirumah sederhana layak huni
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
OAOT, gerakan menanam pohon di lereng Gunung Muria, Kudus. MOJOK.CO
Jagat

Pelajaran dari Lereng Muria: Menanam Pohon Memang Seharusnya Menjadi Hal Wajar, Bukan Kelangkaan

15 Februari 2026
Hydroplus Soccer League: Hulu Liga Sepak Bola Putri, Membuka Jalan Mimpi di Seantero Negeri
Liputan

Hydroplus Soccer League: Hulu Liga Sepak Bola Putri, Membuka Jalan Mimpi di Seantero Negeri

13 Februari 2026
Volunteer di festival dandangan kudus. MOJOK.CO
Jagat

Pengalaman Sambut Ramadan di Kudus: Menyaksikan Bagaimana Merawat Bumi Ditradisikan Lewat Pembiasaan Sederhana

12 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.