Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Soni Eranata a.k.a. Maheer At-Thuwailibi Ditangkap Polisi Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

Redaksi oleh Redaksi
4 Desember 2020
A A
soni eranata
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Soni Eranata a.k.a Maheer At-Thuwailibi harus menerima kenyataan bahwa apa yang ia cuitkan ternyata menggiring dirinya lebih dekat dengan penjara. 

Segenap fans Soni Eranata atau yang lebih kondang dengan nama Maheer At-Thuwailibi mungkin saat ini sedang sedih betul, pasalnya, Soni yang kerap berceramah melalui media sosial tersebut baru-baru ini ditangkap oleh pohak kepolisian.

Soni Eranata ditangkap oleh petugas dari Bareskrim Polri di rumahnya di Bogor pada Kamis pagi buta, 3 Desember 2020.

Penangkapan Soni terkait kasus dugaan ujaran kebencian. Berdasarkan surat penangkapannya yang bernomor SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber, Soni Eranata tercatat sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Soni dijerat Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiono menyatakan bahwa ancaman pidana yang bisa diterima oleh Soni tak main-main, dengan pasal tersebut, Soni terancam hukuman penjara 6 tahun dan atau denda paling tinggi 1 miliar rupiah.

Soni dilaporkan oleh Sekretaris Jenderal Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur, Waluyo Wasis Nugroho.

Waluyo Wasis menganggap bahwa ujaran-ujaran kebencian yang yang dilakukan oleh Soni yang ditujukan kepada tokoh-tokoh bangsa seperti Gus Dur dan juga Habib Luthfi melalui akun Twitter-nya sudah tidak bisa ditolerir lagi.

“Bagaimana bisa seorang akun Ustaz Maaher ini bisa seenaknya, seenaknya jari tangannya menghujat para guru bangsa, banyak postingan dia menghina Gus Dur, menghina Habib Luthfi,” terang Waluyo Wasis kepada CNN Indonesia.

Ia pun mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian dan berharap Soni bisa dihukum berat.

“Kalau bisa hukum seberat-beratnya, karena terlalu sering, biar ada efek jera. Jadi hukum maksimal, kalau jaksa hanya 4-5 tahun, ini bisa 12-15 tahun, jadi ke depan tidak ada yang sembarangan,” ujarnya.

Pelaporan terhadap Soni Eranata seperti yang dilakukan oleh Waluyo Wasis sebenarnya bukanlah yang pertama. Sebelumnya, seseorang bernama Husin Shahab dengan didampingi oleh pengacaranya, Muannas Alaidid pernah melaporkan Soni pada pertengahan bulan lalu terkait dengan penghinaan terhadap habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

Soni Eranata sendiri memang sering sekali mencuitkan pernyataan-pernyataan kontroversial. Ia beberapa kali dianggap menghina banyak orang, termasuk tokoh-tokoh agama seperti Kiai Said Aqil, Ma’ruf Amin, Gus Dur, sampai Habib Luthfi.

Tak mengherankan jika dalam penangkapan ini, banyak sekali pihak yang merasa puas dan girang.

Iklan

Nikita Mirzani, yang beberapa waktu sempat berkonfrontasi dengan Soni pun ikut mengungkapkan kegirangannya di akun Instagram miliknya.

“Maher alias Soni akhir nya elo ga bisa nge bacot lagi di tiktok yah kwkwkwkwkw,” ujar Nikita. “By the way Pak polisi kalau kurang pasal nya nanti saya tambahin. Bravo Polisi Indonesia.” tambahnya.

soni eranata

BACA JUGA Ustaz Maaher Memang Pemberani tapi Bukan Lawan Sepadan Nikita Mirzani dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2021 oleh

Tags: maheer at-tuwailibiNikita Mirzanisoni eranata
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ragam

Selamat Datang, Post-Truth: Era di Mana Influencer Problematik Promotor Judol Lebih Dipercaya Ketimbang Ahlinya Ahli

30 Oktober 2024
Judi Online, judol.MOJOK.CO
Esai

Iklan Judi Online Nikita Mirzani Itu Ganggu Banget, tapi Siapa yang Berani Melawan?

17 Februari 2024
dpr tendang wasit hingga dinar candy versus nikita mirzani
Video

DPR Tendang Wasit hingga Dinar Candy Versus Nikita Mirzani

15 Juni 2022
ilustrasi Jika Petisi Boikot Nikita Mirzani Sudah Banyak Ditandatangani, Selanjutnya Apa? mojok.co
Pojokan

Jika Petisi Boikot Nikita Mirzani Sudah Banyak Ditandatangani, Selanjutnya Apa?

13 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan Mojok.co

Klaten Daerah Tertinggal yang Perlahan Berubah Menjadi Surga, Dulu Diremehkan dan Dianggap Kecil Kini Sukses Bikin Iri Warga Jogja

11 Maret 2026
Mendambakan seperti suami Sheila Dara, Vidi Aldiano. Cara hidup dan perginya bikin iri banyak orang MOJOK.CO

Mendambakan Menjadi Seperti Vidi Aldiano, Cara Hidup dan Pergi bikin “Iri” Banyak Orang

9 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
KA bengawan, KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

User KA Bengawan Merasa Kesepian Saat Beralih ke Kereta Eksekutif KA Taksaka, “Kereta Gaib” Harga Rp74 Ribu Tetap Juara Meski Bikin Badan Pegal

9 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.