Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ribut Klepon Tidak Islami yang Isunya Sampai Melebar pada Pro-Pemerintah dan Pro-Oposisi

Redaksi oleh Redaksi
22 Juli 2020
A A
klepon tidak islami
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu tentang klepon tidak islami perlahan tapi pasti berubah menjadi isu yang serius dan bahkan melebar sampai pemerintah vs oposisi. 

“Kue klepon tidak islami. Yuk tinggalkan tinggalkan jajanan islami dengan cara membeli jajanan islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami, Abu Ikhwan Aziz.”

Begitu keterangan dalam sebuah poster dengan background kue klepon yang dalam dua hari terakhir ini membikin linimasa sosial media menjadi hangat, bahkan cenderung panas.

Poster tentang klepon yang tidak islami tersebut banyak disebarkan di berbagai kanal sosial media seperti Facebook, Twiter, dan Instagram dengan narasi yang beraneka ragam.

Tak sedikit akun pesohor sosial media yang membagikan dan mengunggah ulang poster tersebut. Di Twitter, sosok-sosok berfollower ratusan ribu sampai jutaan seperti Tretan Muslim, Andi Hiyat, sampai Fiersa Besari, bahkan juga ikut meramaikan isu tentang poster klepon tersebut.

Ada yang mengunggahnya dengan caption guyonan belaka, pun ada juga yang mengunggahnya dengan narasi bahwa poster tersebut merupakan salah satu bentuk intoleransi yang berbahaya.

Akun Resmi Masyarakat Anti Fitnah (Mafindo) berusaha mencari sumber awal unggahan poster tersebut dan menemukan bahwa di Facebook, poster tersebut mulanya diunggah oleh akun Facebook atas nama “Erwin Rabbani II”.

Sementara itu, mesin Drone Emprot milik Ismail Fahmi menemukan bahwa di Twitter, unggahan awal terkait poster tentang klepon tersebut diunggah oleh akun atas nama @zsumarsono.

Banyak yang percaya bahwa poster konyol tersebut sengaja dibikin oleh orang dari sosok kelompok Islam garis keras atau orang dari kelompok intoleran. Namun tak sedikit pula yang menganggap bahwa poster tersebut memang sengaja dibikin oleh orang iseng atau orang dengan kepentingan tertentu dengan tujuan untuk membenturkan masyarakat Indonesia dengan isu agama.

Pada perkembangannya, sentimen tentang poster tersebut bahkan berujung pada pertentangan kelompok pro pemerintah dan pro oposisi.

Analisis dari Drone Empit menyebutkan bahwa penyebaran poster klepon tersebut terbagi menjadi tiga kluster, yakni pro pemerintah, pro oposisi, dan non blok.

“Bagi mereka yang senang dg isi flyer ini, keyword yang sering dituliskan adalah “kadrun”. Mereka percaya kalau kelompok ini yg membuat flyer. Sedangkan mereka yg curiga, kebanyakan mencari klarifikasi atau menuding kelompok lawannya yg membuat dan menggoreng sendiri,” terang Ismail Fahmi.

Pada akhirnya, kejelasan tentang isu klepon yang tidak islami ini masih terus mengambang. Bahkan, nama toko online penjual jajanan kurma yang disebutkan di dalam poster pun sampai sekarang tidak pernah ditemukan.

klepon tidak islami

Terakhir diperbarui pada 22 Juli 2020 oleh

Tags: islamiKleponpemerintah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat MOJOK.CO
Esai

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat

11 Februari 2026
Parkir Liar Susah Diberantas, Siapa yang Membekingi?
Video

Parkir Liar Susah Diberantas, Siapa yang Membekingi?

10 Juni 2024
ilustrasi Mural Jokowi 404: Not Found dan Penilaian Otoriter yang Kembali Menguar mojok.co
Kilas

Mural Jokowi 404: Not Found dan Penilaian Otoriter yang Kembali Menguar

14 Agustus 2021
Bikini Dinar Candy VS Pemerintah yang Nafsuan
Esai

Bikini Dinar Candy VS Pemerintah yang Nafsuan

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.