Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PSI Nyatakan Sampai Kapan Pun Tak Akan Berkoalisi Dengan PKS

Redaksi oleh Redaksi
12 April 2019
A A
berkoalisi dengan pks
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Para petinggi PSI dengan terang-terangan menyebut bahwa partai mereka tidak akan pernah bisa menjalin koalisi dengan PKS dalam level pilkada apa pun.


PSI dan PKS sepintas lalu memang terlihat punya banyak kesamaan. Sama-sama punya singkatan tiga huruf, sama-sama punya unsur huruf P dan S, dan yang paling jelas, sama-sama punya elektabilitas yang rendah. Bwahahaha… Ampun Mbak Grace dan Pak Sohibul.

Iklan

Nah, kendati keduanya punya banyak kesamaan, namun kesempatan bagi PSI dan PKS untuk berkoalisi agaknya sangat kecil dan bahkan tidak ada sama sekali, pasalnya, petinggi PSI sudah menyatakan bahwa PSI tidak akan pernah berkoalisi dengan PKS.

Dalam acara Festival 11 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, 11 April 2019 kemarin, Ketua Umum PSI Grace Natalie menyatakan bahwa partainya tidak akan pernah menjalin koalisi dengan PKS di berbagi level pemilihan kepala daerah.

“PSI tidak akan pernah berkoalisi dengan PKS di semua (level) pemilihan umum kepala daerah!” Ujar Grace.

Pernyataan Grace tentang tidak mungkinnya PSI bersatu dengan PKS tersebut menegaskan pernyataan sebelumnya sudah disampaikan oleh Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

“Sebagai partai nasionalis ideologis, PSI tidak akan berkoalisi dengan PKS di seluruh pilkada gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Haram bagi PSI berkoalisi dengan PKS,” jelas Raja.

Menurut Raja Juli Antoni, PSI dan PKS punya idelogi perjuangan yang sangat berbeda, sehingga mustahil keduanya bisa bersatu.

“PSI dan PKS ibarat air dan minyak, yang tidak bisa disatukan. PSI percaya dengan demokrasi, tidak boleh bekerja sama dengan PKS, yang hanya menjadikan demokrasi sebagai alat untuk mendirikan pemerintahan Islam versi mereka.”

Sementara itu, pihak PKS menanggapi santai pernyataan para petinggi PSI tentang keengganan mereka berkoalisi dengan PKS.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan bahwa walaupun PSI tak mau menjalin koalisi dengan PKS, namun dirinya menyatakan bahwa partainya siap berkoalisi dengan partai apa pun yang punya rasa cinta cinta pada tanah air.

Lebih lanjut, Mardani menyatakan bahwa Indonesia butuh partai seperti PSI karena PSI merupakan partai yang vokal dan punya semangat baru.

“PKS pada prinsipnya siap berkoalisi dengan partai yang punya kecintaan pada negeri ini. PSI partai baru yang vokal dan punya semangat baru. Negeri ini perlu semua elemen kebaikan,” ujar Mardani.

Ah, Mbak Mas PSI ini mbok ya jangan terburu-buru. Politik kan harus kompromis. Apalagi elektabilitasnya masih kecil dan belum tentu lolos ke parlemen juga. Nanti takutnya kemakan omongan sendiri, Lho. Hehehe…

Iklan

Belum juga PDKT, sudah ditolak aja…

psi

Terakhir diperbarui pada 12 April 2019 oleh

Tags: koalisiPKSpsi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ngobrol Politik Bersama Dua Caleg Asal Jawa Timur, Benarkah PSI Bukan Saingan PDIP?
Video

Ngobrol Politik Bersama Dua Caleg Asal Jawa Timur, Benarkah PSI Bukan Saingan PDIP?

22 Januari 2024
Wacana Koalisi PDIP dan PKS di Putaran Kedua Pilpres, Siapkah Lawan Kubu Prabowo?
Video

Wacana Koalisi PDIP dan PKS di Putaran Kedua Pilpres, Siapkah Lawan Kubu Prabowo?

20 Januari 2024
Berselempang Tas Boneka Teddy Bear, Kaesang Dapat 3 Wejangan dari Ketum PP Muhammadiyah MOJOK.CO
Kotak Suara

Berselempang Tas Boneka Teddy Bear, Kaesang Dapat 3 Wejangan dari Ketum PP Muhammadiyah

6 Oktober 2023
PSI Diprediksi Tak Akan Lolos ke Senayan, Kaesang Bisa Jadi Kartu As? MOJOK.CO
Kotak Suara

PSI Diprediksi Tak Akan Lolos ke Senayan, Kaesang Bisa Jadi Kartu As?

4 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026
Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang "Hidup" buat Anak-anak. (sumber: InJourney)

Candi Prambanan Tak Sekadar Bagus untuk Selfie, tapi Ruang Belajar yang “Hidup” buat Anak-anak

23 Juli 2026
Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31 jadi sumber sukacita dan perkuat posisi Yogya sebagai Kota Budaya di mata dunia MOJOK.CO

Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 31: Sumber Sukacita dan Perkuat Posisi Yogya sebagai Kota Budaya di Mata Dunia

22 Juli 2026
Pilih jadi tukang cukur rambut rumahan dan barbershop saat teman sebaya kerja di luar negeri. Dicap pemalas tetangga, hidup berkecukupan malam dicurigai MOJOK.CO

Pilih Jadi Tukang Cukur Rumahan saat Teman Kerja di Luar Negeri: Dicap Pemalas Tetangga, Terlihat Berkecukupan Malah Dicurigai

22 Juli 2026
Mahasiswa KKN di desa

Serba Salah KKN di Desa: Terlalu Pendiam Dianggap Nggak Guna, Banyak Omong Dicap Sok Tahu

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.