Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Presiden Jokowi Lantik Sri Sultan Jadi Gubernur DIY, Fokus Selesaikan Tol untuk Kembangkan Wisata

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
10 Oktober 2022
A A
Pelantikan Sri Sultan HB X dan Paku Alam X menjadi gubernur dan wakil gubernur.

Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin berjalan diiringi Sri Sultan HB X dan Paku Alam X di Istana Negara, usai pelantikan,. (Dok. Humas Pemda DIY)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2022-2027 di Istana Negara Jakarta, Senin (10/10/2022). Pelantikan dilakukan setelah masa periode kepemimpinan 2017-2022 berakhir pada hari yang sama.

Pelantikan ini sesuai dengan Undang-undang Keistimewaan (UUK) DIY Nomor 13 Tahun 2012. Dalam undang-undang tersebut, Sri Sultan HB X dan Paku Alam X kembali dilantik menjadi Gubernur dan Wakil DIY setelah masa jabatan lima tahun berakhir.

Selain itu pelantikan didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 90/P Tahun 2022 tentang Pengesahan Pemberhentian dan Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Presiden dalam keterangannya selepas acara pelantikan, mengungkapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY yang baru saja dilantik diharapkan dapat segera kembali menjalankan tugas. Terutama berkaitan dengan harga pangan dan inflasi di daerah.

“Yang paling penting, saya tadi titip kepada beliau untuk urusan yang berkaitan dengan harga pangan dan inflasi supaya menjadikan fokus perhatian,” papar Presiden Joko Widodo.

Sudah 20 tahun jadi gubernur

Sementara Sri Sultan mengungkapkan pelantikan kali ini dilakukan setelah DPRD DIY menetapkan kembali dirinya dan Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY pada 9 Agustus 2022 lalu. Penetapan dilakukan setelah melalui proses panjang oleh 55 anggota DPRD DIY.

“Sehingga bunyi keputusan presiden, penetapan [gubernur dan wakil gubernur DIY] sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2012 pada tanggal 10 [Oktober] ini karena masa jabatan 5 tahunnya hari ini selesai. Jadi tepat waktu, pelantikan bisa dilaksanakan. Itu yg penting, peristiwa hari ini bagi kami,” paparnya.

Ditetapkannya Sri Sultan HB X sebagai gubernur kali ini, untuk kelima kalinya. Sultan sudah menjabat gubernur sejak dua puluh tahun terakhir.

“Kalau saya kira-kira sudah lima kali[ditetapkan gubernur], lima kali sampai hari ini. Ini berarti kira-kira sudah 20 tahun[jadi gubernur,” jelasnya.

Sultan HB X menjadi gubernur pertama kalinya pada tahun 1998, menggantikan Paku Alam VIII yang wafat. Ia menjadi gubernur untuk masa jabatan 1998-2003. Dalam masa jabatan ini Sultan HB X tidak didampingi wakil gubernur. 

Pada tahun 2003 ia ditetapkan lagi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta untuk masa jabatan 2003-2008. Kali ini ia didampingi Wakil Gubernur DIY yaitu Paku Alam IX. Sejak tahun 2016, Paku Alam X mendampingi Sultan HB X sebagai wakil gubernur.

Empat program prioritas DIY

Menurut Sultan, pasca-dilantik, dirinya memiliki empat program prioritas. Yakni pengentasan kemiskinan, ketimpangan wilayah, kecukupan pangan dan kelestarian lingkungan.

Untuk sektor pangan, Pemda DIY dalam laporannya kepada Presiden Jokowi menyampaikan memiliki program penanaman 35 ribu hektar tanaman pangan di kabupaten/kota. Para petani diberi kesempatan menggunakan tanah di DIY untuk ditanami beras adan tanaman lainnya dengan kontrak sepuluh tahun mendatang.

Iklan

“Kalau sekiranya ada petani yang mau menjual tanahnya itu  boleh, tapi bapak atau ibu bupati harus bisa mengganti dengan petani lain [untuk menanam tanaman pangan] sesuai yang akan keluar itu berapa hektar,” tandasnya.

Untuk mencapai kecukupan pangan, lanjut Sultan, Pemda DIY melakukan verifikasi desa-desa di DIY mana yang kecukupan pangan dan sebaliknya. Hal itu dilakukan karena terjadi perbedaan stok pangan karena masalah geografis desa yang berbeda satu dengan lainnya.

Kembangkan pariwisata dengan jalan tol

Sedangkan untuk mendorong pengembangan di sektor pariwisata, Pemda DIY tengah membangun infrastruktur seperti jalan tol. Selama lima tahun kedepan DIY fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol untuk rute Solo-Jogja.

Untuk pembangunan tahap kedua, pembangunan jalan tol Jogja-Bawen rencananya  akan dilakukan setelah tol Solo-Jogja selesai. Dalam perencanaannya, tol akan dibangun di kawasan Ringroad DIY ke arah Kulon Progo dan menuju Cilacap.

“Jalan tol sekarang sudah berjalan lagi, dalam artian pembebasan [tanah]. Karena yang terpenting dari proses pembangunan tol adalah pembebasan lahan. Namun, sepertinya tidak mungkin seperti harapan pemerintah pusat yang ingin tahun 2024 [pembangunan tol] sudah selesai karena sempat terhenti dua tahun [akibat pandemi]. Hingga tahun 2024, diperkirakan baru sampai di perbatasan Jogja, dari arah Solo,” jelasnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Surat Terbuka untuk Gubernur Baru Jogja: Semoga Lebih Baik ya, Pak!

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2022 oleh

Tags: DIYgubernur diyJogjasri sultansultan hb xtol
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

7 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.