Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Polisi Turun Tangan Atasi Ricuh Munas HIPMI

Novita Rahmawati oleh Novita Rahmawati
22 November 2022
A A
ricuh munas hipmi mojok.co

Ilustrasi kekerasan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Hotel Alila, Solo, Senin (21/11/2022) berlangsung ricuh. Dalam acara yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini sempat terjadi baku hantam dalam acara.

Dalam sebuah video yang viral, terjadi baku hantam peserta di luar ruang ballroom hotel Alila. Video yang berlangsung selama 55 menit ini menunjukkan dua orang yang baku hantam dan merusak peralatan makan di meja prasmanan. Padahal dalam acara ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Selain Presiden Joko Widodo, sejumlah petinggi negara lain juga hadir dalam acara ini. Di antaranya Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPRD RI Puan Maharani, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia OC Munas XVII HIPMI 2022 M Ali Afandi mengatakan bahwa pemicu dari perkelahian ini disebabkan karena padatnya agenda dari pagi hingga malam. Meski sempat terjadi baku hantam dan acara ditunda, namun Munas HIPMI akan tetap diselesaikan sesuai dengan jadwal.

“Kami mengedepankan prinsip kekeluargaan. Suasana memang sedikit menghangat, tapi tidak sampai panas,” ucapnya.

Ia juga meminta maaf atas kejadian yang membuat tidak nyaman tersebut. Apalagi video kericuhan tersebar ke masyarakat.

“Kami sebagai panitia minta maaf atas insiden ini,” katanya.

Sementara itu Kaporesta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi memberikan kronologi kejadian baku hantam ini. Di awal acara, semua kegiatan berjalan dengan cukup lancar.

“Kita ketahui pagi itu upacara pembukaan kemudian acaranya begitu padat dan kejadian berlangsung hingga malam,” ucap Iwan.

Namun karena padatnya agenda hingga dini hari, dinamika yang terjadi makin memanas.

“Memang rekan-rekan HIPMI ini namanya anak muda, semangatnya muda, masih punya darah muda, semangatnya muda, masih punya darah muda. Ya yang berasal dari seluruh Indonesia hadir di sini,” katanya.

Iwan menjelaskan pada malam setelah sidang pleno selesai, peserta keluar dari ballroom. Kemudian di luar ballroom terjadi gesekan antarpeserta yang kemudian terjadi senggolan yang berujung kesalahpahaman. Kesalahpahaman ini kemudian melebar.

“Kemudian terjadi hal seperti itu. Namun sekali lagi saya sampaikan, panitia mengharapkan agar ada mediasi antara pihak yang berselisih,” katanya.

Ia meminta agar semua berproses secara kekeluargaan. Meskipun sudah masuk laporan ke pihak kepolisian.

Iklan

“Laporannya sudah kami tindak lanjuti. Tidak menutup kemungkinan ada restorasi justice. Hal ini bisa terjadi kalau kedua belah pihak yang berselisih menyelesaikan secara kekeluargaan,” ucapnya.

Reporter: Novita Rahmawati
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ganjar dan Puan Salaman, Keduanya Digoda Bahlil Lahadalia

Terakhir diperbarui pada 22 November 2022 oleh

Tags: HIPMIkericuhan
Novita Rahmawati

Novita Rahmawati

Kontributor Solo

Artikel Terkait

kedai kopi om man mojok.co
Hukum

Cerita Penjaga Kedai Kopi di Tugu Jogja yang Terkena Imbas Kericuhan Suporter

25 Juli 2022
kericuhan babarsari mojok.co
Hukum

Sehari Setelah Kericuhan Babarsari, Sejumlah Pedagang Belum Berani Buka

5 Juli 2022
kericuhan di lippo mall mojok.co
Hukum

Acara Musik Band Koplo di Lippo Mall Jogja Ricuh, Sebelas Orang Luka-luka

13 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

20 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.