Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Perkuat Pengamanan Daerah Perbatasan, Keraton Yogyakarta Hibahkan 6,7 Ha Sultan Ground ke Polda

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
8 Juni 2022
A A
sultan ground mojok.co

Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Dana Datu Suyasa Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi (kiri) dan Kapolda DIY, Irjen Asep Suhendar (tengah) usai MoU di Keraton Yogyakarta, Rabu (08/06/2022). (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Keraton Yogyakarta kembali memberikan hibah Sultan Ground atau tanah kasultanan. Kali ini, Polda DIY yang menerima lahan sekitar 6,7 hektar (ha).

Lahan Keraton yang dihibahkan terdiri dari 5 ha lahan di Wukirharjo, Sleman, serta di 1,7 ha lahan di Gunung Kidul. Rencananya lahan tersebut akan dibangun markas komando (marko) Brimob Batalyon C.

Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Dana Datu Suyasa Keraton Yogyakarta, GKR Mangkubumi usai menandatangani nota kerjasama dengan Kapolda DIY, Irjen Asep Suhendar di Keraton Yogyakarta, Rabu (08/06/2022) mengungkapkan pemanfaatan tanah kasultanan sebagai bentuk kolaborasi dengan Polda DIY.

“Kerjasama ini selain untuk tertib administrasi juga untuk pengamanan di yogyakarta,” ujarnya.

Ruang lingkup pemanfaatan Sultan Ground tersebut cukup luas. Polda DIY tidak hanya meliputi pinjam pakai tanah, pemanfataan tanah namun serta perlindungan hukum.

Diharapkan penggunaan aset Keraton tersebut bisa meningkatkan sinergitas kedua belah pihak. Terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana prasarana Polri serta pelayanan pada masyarakat di wilayah hukum DIY.

“Dua bidang tanah untuk brimob tertib administrasi untuk penggunaan tanah kasultanan,” ujarnya.

Sementara Kapolda mengungkapkan, kepolisian yang bertugas sebagai pelayan masyarakat membutuhkan sarana prasarana yang cukup untuk meningkatkan kinerjanya. Karenanya dengan pemberian fasilitas lahan tersebut diharapkan bisa mengembangkan potensi Polda DIY.

“Polda dapat dua lahan sultan ground dalam kerjasama ini. Kita berharap dengan adanya lahan ini bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat jadi lebih baik,” paparnya.

Asep menambahkan, nantinya lahan tersebut akan dibangun kantor Brimob. Dengan demikian kantor baru tersebut bisa digunakan untuk pengamanan DIY, khususnya di sisi utara dan sisi timur yang berbatasan dengan Jawa Tengah.

Apalagi nantinya akan ada tambahan pasukan yang ditempatkan di dua wilayah baru tersebut. Dengan demikian bisa lebih mudah dalam memberikan pengamanan keamanan di titik-titik tertentu.

“Kalau di barat kan sudah ada (pengamanan) di sentolo. Untuk pembangunan sedang kita usulkan di jakarta. Untuk personil kan kita bagikan di dua tempat itu. Kemungkinan kita akan dapat tambahan personil dari rekruitmen tahun ini atau tahun depan, tergantung kesiapan mako brimobnya,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Uji Coba Rudal Korea Utara Dinilai Provokasi Serius dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

 

Terakhir diperbarui pada 8 Juni 2022 oleh

Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Gen Z dapat THR saat Lebaran
Urban

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO
Esai

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO
Kilas

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO
Kilas

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.