Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Penumpang Trans Jogja Keluhkan Perubahan Jadwal, Banyak yang Telantar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
4 November 2022
A A
penumpang trans jogja mengeluh

Trans Jogja

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejumlah penumpang angkutan umum Trans Jogja mengeluhkan perihal pergantian jadwal layanan baru, yang berlaku mulai awal bulan ini. Menurut mereka, pergantian jadwal ini kurang terkoordinasi dengan baik. Sehingga, ada banyak penumpang yang kebingungan, bahkan telantar di beberapa halte sebelum sampai tujuan.

“Mungkin @transjogja_official perlu memperbaiki esensi dari apa yang dinamakan jam operasional. Sistem jam operasional seperti ini bikin penumpang terlantar,” keluh seorang netizen, melampirkan kondisi dalam bus Trans Jogja, yang belakang diketahui merupakan koridor baru jalur Jogja-Palbapang.

“Kondisi transit dari Ngabean ke 2A tujuan Palbapang. Saya mau ke arah pusat kota Bantul. Namun, diturunkan di halte Pasty karena di halte tersebut jam operasional telah berakhir. Di mana halte yang dituju masih jauh banget. Di situ saya kira-kira bersama 8 orang, ada anak-anak juga, apa gak kasihan,” imbuhnya.

🙁 pic.twitter.com/boVl8W89se

— Danar W (@danaretropolis) November 4, 2022


Nasib serupa juga dialami Anna. Hari Kamis (3/11/2022) lalu, sekitar pukul 17.30 WIB ia menaiki Trans Jogja jalur 1A—pengganti Teman Bus koridor 3—rute Jalan Kaliurang ke arah Bandara Adisutjipto.

Biasanya, sebelum adanya pergantian jadwal, ia akan diantar sampai tujuan di halte Bandara Adisutjipto. Meski kadang jam telah menunjukkan pukul 19.00 WIB atau jadwal keberangkatan terakhir.

Namun, alih-alih sampai tujuan, kondektur angkutan umum yang saat itu ia naiki justru menurunkannya di halte sekitaran Tajem, Ring Road Utara, karena alasan jam operasional sudah habis.

“Apalagi itu haltenya kosong, tidak ada yang jaga. Lampu mati juga tidak nyala, jadinya sangat gelap,” tukasnya, saat dihubungi Mojok, Jumat (4/11/2022).

Menurutnya, saat itu kondektur mengatakan bahwa jam operasional hanya sampai pukul 18.00 WIB. Bus yang ia naiki pun tidak bisa melaju sampai tujuan yang harusnya di Bandara Adisutjipto.

“Disuruh ganti bus. Untungnya tidak bayar lagi, disuruh nunjukkin struk pembayaran di bus sebelumnya,” pungkasnya.

Mulai 1 November 2022, angkutan umum Trans Jogja memang diketahui mempunyai jadwal operasional baru. Adapun, untuk beberapa jalur seperti 3A, 8, dan 10, akan beroperasi pukul 6.00-21.00 WIB.

Sementara untuk jalur 1B, 2B, 3B, 4A, 4B, 5A, 5B, 6A, 6B, 7, 9, dan 11, punya jam operasional lebih pendek, yakni 6.00-19.00 WIB. Adapun untuk jalur baru Godean, hanya melayani jam operasional pagi dan sore hari: pukul 5.30-8.00 WIB dan 14.30-17.00 WIB.

Trans Jogja juga mengumumkan jam operasional baru bagi tiga koridor BTS atau Teman Bus. K1J (koridor 1 rute Condongcatur-Pakem) pukul 17.57 WIB untuk keberangkatan terakhir dari Terminal Condongcatur; 2A (koridor 2 rute dalam kota) pukul 18.30 WIB keberangkatan terakhir dari Terminal Condongcatur, dan 1A (koridor 3 rute Bandara-Pakem) pukul 18.30 keberangkatan terakhir dari Bandara Adisutjipto.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Subsidi 2022 Rp100 Miliar, Trans Jogja Tambah Rute ke Palbapang

 

Terakhir diperbarui pada 4 November 2022 oleh

Tags: busteman busTrans Jogja
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya hard skill yang laku buat kerja di kota tapi tidak berguna buat slow living di desa MOJOK.CO

Punya Skill yang Laku buat Kerja di Kota tapi Ternyata Tak Berguna di Desa, Gagal Slow Living Malah Kebingungan Nol Pemasukan

13 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Rela bayar mahal kuliah jurusan Keperawatan PTS besar demi jadi perawat. Setelah lulus malah jadi kayak babu MOJOK.CO

Rela Bayar Mahal di Jurusan Keperawatan demi Prospek Karier Perawat, Cuma Berakhir Jadi “Babu” di RSUD

14 April 2026
Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa.MOJOK.CO

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa

13 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.