Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pengakuan Dua Wisatawan Magelang yang Motornya Mau Dirampas Samsat Palsu

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
4 Mei 2023
A A
Cerita Dua Wisatawan dari Magelang Dianiaya Oknum Samsat Palsu di Sleman. MOJOK.Co

Suryani Putri (23) matanya lebam setelah dipukul orang yang mengaku berasal dari Samsat yang meminta motornya. (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dua wisatawan dari Magelang menceritakan pengalaman mendapat pukulan oleh dua lelaki yang mengaku petugas Samsat. Kejadian itu terjadi di Ring Road Utara, Condongcatur, Sleman. Pelaku berupaya merampas kendaraan milik korban.

Hyoga Hafidh (26) dan Suryani Putri (23) sedang berboncengan mengendarai motor. Hyoga menceritakan, awalnya ia sedang berkendara dari arah Seturan kemudian berhenti di timur Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta untuk memakai masker.

“Saat berhenti dua orang tersebut sudah mulai memantau dan melewati saya dengan pelan,” ujar Hyoga pada Mojok, Rabu (3/5). Peristiwa tak mengenakkan ini terjadi pada Selasa (2/5) siang lalu.

Meski merasa janggal, Hyoga melanjutkan perjalanan setelah memakai masker. Ia berbelok kiri, melaju di jalur lambat Ring Road Utara menuju arah Magelang.

Namun, tiba-tiba dua sosok tadi mengikutinya lalu memberhentikan secara paksa di jalur lambat. “Mereka mengatasnamakan Samsat dan mengatakan motor saya tidak terdaftar di website,” keluh Hyoga.

Motor beli secara tunai, pelaku ngaku dari samsat

Lantas, dua korban ini terlibat adu argumen dengan dua pelaku. Hyoga merasa motornya beli secara tunai dan tidak terikat dengan leasing maupun kredit mana pun.

“Lalu saya malah mendapat pukulan di bagian pipi kiri,” ujarnya.

Lelaki asal Wonosobo yang tinggal di Magelang ini lantas mengajak dua pelaku untuk menuju Samsat atau Polres terdekat demi membuktikan status motor. Sebagai informasi, lokasi kejadian hanya berjarak beberapa ratus meter dari markas Polda DIY.

“Namun, di pertigaan Perumnas, pelaku ingin mengarahkan ke jalan yang agak sepi,” kata Hyoga. Ia pun berteriak menanyakan akan ke mana mereka.

Putri lantas merekam video saat kedua pelaku berusaha mengarahkan ke Jalan Perumnas. Ia juga menanyakan, “Samsat itu di mana?”

Pelaku sempat berusaha meraih ponsel Putri. Namun, Hyoga memacu kendaraan ke arah barat menuju simpang empat Condongcatur.

Namun, ternyata pelaku masih terus mengikuti sampai ke titik ramai di perempatan tersebut. Keduanya terlihat menggunakan kaos oblong dan topi tanpa helm. Motor yang mereka kendarai yakni Honda BeAT.

Di simpang empat Condongcatur adu argumen kembali terjadi. Pelaku yang terpojok meneriaki Hyoga dan Putri dengan sebutan “motor pencuri”.

Sebelum mereka pergi, seorang pelaku melayangkan pukulan menggunakan ponsel ke arah mata Putri. Perempuan ini pun sedikit mengalami lebam di bagian mata.

Iklan

Sikap Polda DIY

Video mengenai kejadian viral di media sosial. Sejumlah warganet juga mengeluhkan pengalaman yang sama. Di area Depok, Sleman sering terlihat beberapa lelaki yang berdiri di pinggiran jalan mengamati kendaraan yang melintas.

Polda DIY juga telah merespons kejadian ini. Meski sampai Rabu (3/5), belum ada laporan resmi dari korban ke pihak kepolisian. Menurut pemantauan di lapangan, pada Rabu sudah tidak tampak oknum yang biasanya berdiri di pinggir jalan. Aparat kepolisian juga tampak di sekitar TKP.

“Kasus tersebut sudah kami monitor, sampai saat ini belum ada laporan masuk perihal kasus tersebut. Namun, kami berupaya mencari tahu korban dan pelaku dalam video,” ujar Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Nuredy Irwansyah Putra melansir dari Harian Jogja.

Sementara itu Direktur Ditlantas Polda DIY Alfian Nurrizal menegaskan bahwa petugas Samsat tidak dapat menarik kendaraan secara sembarangan. Umumnya petugas Samsat memiliki tugas administratif hingga ramp check. Jika bertugas di lapangan pun, petugas akan menggunakan seragam resmi.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Hal-hal yang Kita Tak Ketahui dari Debt Collector: Mereka Tidak (Sekadar) Menagih, tapi (Juga) Mengingatkan dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2023 oleh

Tags: DCdebt collectormata elangsamsat
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO
Sehari-hari

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Orang tak enakan jadi debt collector: Bukannya nagih utang malah kasih uang, kerja bukannya nikmati gajian malah boncos kena potongan MOJOK.CO
Ragam

Orang Tak Tegaan Jadi Debt Collector: Tak Tagih Utang Malah Sedekah Uang, Tak Nikmati Gaji Malah Boncos 2 Kali

30 Desember 2025
Samsat Mempersulit Hidup, Bahkan Lewat Calo Saja Tidak Beres MOJOK.CO
Esai

Pertama Kalinya Mengurus Ganti Plat Nomor di Samsat, Awalnya Optimis Lama-Lama Menangis

13 Oktober 2025
Pertama kali ke kantor Samsat: niat taat bayar pajak malah ke uring-uring petugas hanya karena kebingungan, hanya temukan kebaikan dari tukang parkir dan satpam MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali ke Samsat Langsung Kapok: Tak Dibantu saat Bingung Malah Dimarahi, Hanya Nemu Keramahan dari Tukang Parkir dan Satpam

27 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.