Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Tes Bahasa Inggris BUMN yang Bikin Mual Saking Sulitnya

Viola Nada Hafilda oleh Viola Nada Hafilda
27 Juli 2023
A A
tbi bumn mojok.co

Ilustrasi tes BUMN (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tes Bahasa Inggris (TBI) Rekrutmen Bersama BUMN sedang hangat diperbincangkan. Sebagian besar mengeluhkan TBI BUMN yang sulitnya bukan main. Memangnya seberapa sulit sih TBI BUMN kali ini?

Netizen Twitter ramai-ramai mengeluhkan soal TBI BUMN yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Saking sulitnya, salah satu cuitan Twitter mengungkapkan sebuah tangkapan layar yang menunjukkan orang yang kerap menjadi joki TOEFL pun tidak akan mampu berhadapan dengan soal-soal tersebut. Menyusul keluhan-keluhan yang viral itu, meme terkait TBI yang menyajikan soal-soal di luar nalar bertebaran.

Menanggapi keluhan terkait soal TBI, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, pihaknya akan berdiskusi dengan sejumlah pihak terkait pelaksanaan Rekrutmen Bersama BUMN.

“Kalau memang sulit nanti kita lihat dan cek apakah standarnya terlalu tinggi atau tidak,” kata Erick seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa (18/07/2023).

Reza, salah satu peserta Rekrutmen Bersama BUMN, mengiyakan hal tersebut. Ia cukup sering mengikuti tes prediksi TOEFL, dan menurutnya, TBI kali ini memang jauh lebih susah. Ia sempat cemas dan mual memikirkan soal-soal itu.Hal yang membuat TBI lebih susah daripada TOEFL adalah kosa kata yang sangat asing. Belum lagi soal-soalnya banyak menyajikan narasi yang sangat panjang mengenai teori-teori saintifik.

“Aku kan anak soshum ya, jadi makin susah untuk memahami soal yang sains banget,” keluhnya.

Apa yang bikin sulit?

Tak hanya itu, posisi soal turut menjadi masalah bagi Reza. Menurutnya, penempatan antara teks narasi dan soal yang ditanyakan terlalu sempit dan membuatnya harus scroll-scroll bolak-balik. Itu membuang-buang waktu.

“Kalau di TOEFL kan dalam satu halaman kita udah bisa lihat mana teks narasi dan pilihan jawaban, tapi TBI nggak,” pungkasnya.

Bimo, peserta Rekrutmen Bersama BUMN lainnya, mengamini hal yang sama. Ia sebenarnya cukup percaya diri mampu menjawab sebagian soal-soal yang disajikan. Namun, ia ternyata terlalu percaya diri, dugaannya salah besar.

“Ternyata benar-benar di luar ekspektasi, sesusah itu! Aku sampai mikir, apakah memang aku yang bodoh banget,” keluh Bimo.

Setelah mengerjakan soal seleksi itu, Bimo langsung mengecek Twitter untuk melihat tanggapan warganet terkait TBI BUMN. Perasaannya pun tervalidasi. Ternyata banyak orang yang juga mengeluh. Dirinya pernah ikut tes TOEFL, dan ia setuju, TBI jauh lebih susah.

“Ibarat kalau itu soal pakai bahasa Indonesia pun tetap susah dipahami. Sulit banget menentukan gagasan utama serta apa maksud dari soal,” ungkap Bimo.

Asal tahu saja, TBI merupakan salah satu tes dalam Rekrutmen Bersama BUMN. Selain TBI, beberapa tes lain yang harus dikerjakan sebelum ada Tes Kemampuan Dasar (TKD), Tes Akhlak, dan Tes Kompetensi Bidang. Peserta juga akan melewati User Interview, Social Media Analitic, Digital Mindset, dan Medical Check-Up (MCU).

Penulis: Viola Nada Hafilda
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Kampus yang Tidak Ada KKN namun Berusaha Tetap Membumi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2023 oleh

Tags: BUMNTBI BUMNTes Bahasa InggrisTes BUMN
Viola Nada Hafilda

Viola Nada Hafilda

Magang Mojok

Artikel Terkait

Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Alumnus ITB resign kerja di Jakarta dan buka usaha sendiri di Bandung. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan

12 Desember 2025
Nekat resign dari BUMN karena nggak betah kerja di Jakarta. MOJOK.CO
Liputan

Nekat Resign dari BUMN karena Lelah Mental di Jakarta, Pilih “Pungut Sampah” di Kampung agar Hidup Lebih Bermakna

10 Desember 2025
8 tahun merantau di Jakarta akhirnya resign. MOJOK.CO
Ragam

Nekat Resign usai 8 Tahun Kerja di BUMN, Nggak Betah Hidup di Jakarta dan Baru Sadar Bawa Trauma Keluarga Terlalu Lama

4 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.