Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

Bagaimana Kondisi Geografis Pulau Jawa? Ini Penjelasannya

Kenia Intan oleh Kenia Intan
19 Desember 2022
A A
geografis pulau jawa mojok.co

Ilustrasi peta Indonesia

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kondisi geografis Pulau Jawa sangat beragam. Kondisi geografis adalah kondisi atau keadaan suatu wilayah yang berkaitan dengan aspek geografis seperti letak, relief, iklim dan cuaca, jenis tanah, sumber daya, serta flora dan fauna. 

Lantas, bagaimana kondisi geografis Pulau Jawa? berikut ini penjelasannya.

Letak geografis Pulau Jawa

Letak geografis adalah posisi sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya di muka bumi. Letak geografis biasanya dibatasi dengan berbagai fitur geografi. Fitur yang dimaksud seperti benua, laut, gunung, samudera, gurun, dan lain sebagainya.

Berdasarkan peta, letak geografis Pulau Jawa dibatasi oleh Laut Jawa di sisi utara, Samudera Hindia di sisi selatan, Selat Bali di sisi timur, dan Selat Sunda di sisi barat. 

Di sisi lain, pulau atau benua yang membatasinya ada Pulau Kalimantan di sisi utara, Benua Australia di sisi selatan, Pulau Bali di sisi timur, dan Pulau Sumatera di sisi barat. 

Relief Pulau Jawa

Relief adalah bentuk tinggi rendahnya permukaan bumi. Relief Pulau Jawa terbagi menjadi tiga zona yakni area selatan, zona tengah, dan zona utara. 

Area selatan terdiri atas dataran tinggi (plato), miring (berlereng) ke selatan mengarah ke Samudera Hindia. Sementara sisi utara berbentuk patahan. 

Zona tengah meliputi Jawa Timur dan sebagian Jawa Barat. Pada area ini terdapat gunung-gunung berapi yang cukup besar. Sementara wilayah banteng didominasi oleh bukit-bukit serta pegunungan. 

Zona utara terdiri dari rangkaian-rangkaian gunung lipatan yang berupa perbukitan rendah serta diselingi oleh beberapa gunung berapi.

Iklim dan Cuaca

Seperti wilayah-wilayah lain di Indonesia, Pulau Jawa beriklim tropis atau panas. Dilansir dari Tirto, suhu rata-rata Pulau Jawa antara 22 derajat celcius (°C) hingga 29 °C sepanjang tahun. Sementara suhu di wilayah pantai di siang hari dan musim kemarau lebih panas, bisa mencapai 34 °C, sedangkan di wilayah pantai selatan lebih sejuk. 

Jenis tanah

Jenis tanah di Pulau Jawa ada beragam tergantung wilayahnya. Beberapa jenis tanah yang terdapat di Pulau Jawa seperti: 

-Tanah andosol: tanah ini salah satu jenis tanah vulkanik berwarna cokelat-hitam, bertekstur halus, dan gembur.
-Tanah regosol: tanah yang berasal dari hasil pelapukan bahan padat dan bahan cair dari gunung api
-Tanah latosol latosol: tanah yang terbentuk dari pelapukan yang intensitasnya tinggi, berwarna coklat-merah, memiliki horizon, solumnya dalam, dan teksturnya lempung.
–Tanah humus : tanah yang muncul karena tumbuh-tumbuhan yang membusuk
-Tanah laterit : tanah tidak subur yang tadinya subur dan kaya akan unsur hara, tetapi unsur hara tersebut larut terbawa air hujan yang tinggi.
-Tanah litosol: tanah yang terbentuk dari pelapukan yang intensitasnya rendah yang berwarna coklat, struktur remah, solumnya dangkal, dan teksturnya beragam.

Sumber daya

Sumber daya alam yang terdapat di Pulau Jawa juga beragam. Di antaranya pertanian (padi, kacang, kedelai),  perkebunan (kopi, teh, cokelat, karet, kapas, tembakau), hasil hutan (kayu jati, kayu rasamala), hasil laut (ikan, rumput laut, udang), tambang (minyak bumi, emas, bat marmer, mangan, belerang, yodium, semen, dan kapur), hasil peternakan (sapi, kambing, dan unggas), dan sumber daya air (danau dan sungai). 

Flora dan fauna

Beberapa flora yang bisa ditemui di di Pulau Jawa ada edelweis, cempaka putih, sawo kecik, kepel, dan gandaria. Sementara beberapa fauna yang hidup di Pulau Jawa ada banteng jawa, badak jawa, elang jawa, dan owa jawa.  

Iklan

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 6 Daerah dan Kota di Indonesia yang Sering Tertukar dan Disalahpahami

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2022 oleh

Tags: ilmu geografijawapulau jawa
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pulau Bawean Begitu Indah, tapi Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Tinggal Selama 6 Bulan di Pulau Bawean: Pulau Indah yang Warganya Terpaksa Mandiri karena Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri

15 Desember 2025
Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Dianggap Nekat dan Gila ketika Menempuh Nyaris 22 Jam Naik Kereta Api dari Ujung Barat Pulau Jawa Sampai ke Ujung Paling Timur

24 November 2025
Cerita Kebiasaan Orang Jawa yang Bikin Kaget Calon Pendeta MOJOK.CO
Esai

Cerita Calon Pendeta yang Kaget Diminta Mendoakan Motor Baru: Antara Heran dan Berusaha Memahami Kebiasaan Orang Jawa

21 November 2025
Bahasa Jawa harus dipelajari Gen Z. MOJOK.CO
Ragam

Cara Menjadi Jawa Seutuhnya dengan Mengilhami Bahasa, Tanpa Mencampurnya Jadi “Jawindo” dan Bahasa Slang ala Gen Z

24 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.