Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemerintah Akan Berikan Bantuan Tunai Kepada Pekerja Bergaji di Bawah 5 Juta Rupiah per Bulan

Redaksi oleh Redaksi
6 Agustus 2020
A A
bantuan tunai
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Alokasi bantuan sosial tunai bukan hanya diberikan pemerintah pada UMKM dan masyarakat miskin terdampak, namun juga kepada para pekerja bergaji di bawah 5 juta rupiah. 

Pandemi memang benar-benar telah melumpuhkan roda perekonomian masyarakat. Daya beli menurun drastis seiring dengan makin tak menentunya kultur usaha, angka pengangguran naik, banyak perusahaan yang terpaksa pailit dan gulung tikar. Ekonomi terjun pada level yang sangat parah.

Pemerintah pun dipaksa untuk bermanuver serta berakrobat mencari cara untuk menyelamatkan kondisi ekonomi yang kacau tersebut.

Salah satu bentuk manuver yang kini sedang direncanakan oleh pemerintah adalah Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ini adalah program di mana pemerintah bakal memberikan bantuan atau stimulus tunai kepada para pihak yang terdampak.

Tak tanggung-tanggung, total dana yang dianggarkan untuk program ini mencapai 203 triliun (beberapa sumber mengatakan 195 triliun).

Rencana pelaksanaan program PEN tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui pers virtual Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2020 lalu.

Sesuai namanya, program PEN ini bertujuan untuk memulihkan ekonomi nasional salah satunya dengan meningkatkan kembali daya beli masyarakat yang selama ini benar-benar terjun bebas.

“Ini langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk terus membantu memulihkan daya beli masyarakat dalam bentuk berbagai bansos,” terang Sri Mulyani.

Penyaluran bantuan PEN ini nantinya akan diberikan kepada berbagai pihak. Pihak yang paling utama tentu saja adalah para pelaku usaha ultra mikro dan mikro, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), juga penerima Kartu Sembako.

Nah, selain tiga elemen di atas, Pemerintah juga berencana akan menyalurkan bantuan tunai tersebut kepada para pekerja yang mempunyai gaji di bawah 5 juta rupiah per bulan.

Rencananya, para pekerja bergaji di bawah 5 juta ini akan mendapatkan bantuan tunai sebanyak 600 ribu rupiah per bulannya selama empat bulan.

Menurut Sri Mulyani, saat ini, setidaknya ada sekitar 13 juta pekerja yang saat ini punya gaji di bawah 5 juta dan layak untuk mendapatkan bantuan tunai ini.

“Dan bansos juga untuk mereka yang berpendapatan di bawah Rp 5 juta yang targetnya bisa ke 13 juta orang dan anggarannya kira-kira Rp 31 triliun,” terang Sri Mulyani.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa program pemberian bantuan tunai kepada para pekerja dengan gaji di bawah 5 juta per bulan ini sekarang sudah dalam tahap finalisasi data penerima.

Iklan

“Sedang dipersiapkan dari (data) BPJS Ketenagakerjaan, sehingga kalau sudah by name, by address, by rekening ketemu, program difinalkan,” kata Airlangga.

Yah, semoga program ini segera terlaksana secepatnya dengan baik. Segenap masyarakat miskin terdampak dan para pekerja bergaji di bawah 5 juta per bulan (termasuk yang gajinya 4,9 juta per bulan) tentu sangat berharap suntikan dana segara ini segera cair tanpa birokrasi yang rumit dan ribet. Biar bisa belanja-belanja lagi, nongki-nongki lagi, meningkatkan daya beli seperti yang diamanatkan oleh Ibu kita Sri Mulyani.

Rasanya belanja-belanja tak pernah sekontributif ini.

bantuan

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2020 oleh

Tags: bantuantunai
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Bahayanya Cadangan Pangan Beras Jika Tak Dikelola Saat Bencana Sumatra. MOJOK.CO
Ragam

Pentingnya Cadangan Pangan Beras di Daerah agar Para Pimpinannya Nggak Cengeng Saat Darurat Bencana

8 Desember 2025
Pembayaran Tunai di Kasir Indomaret Lebih Ringkas daripada QRIS, Nggak Usah Sok-sokan Cashless Mojok.co
Pojokan

Pembayaran Tunai di Kasir Indomaret Lebih Ringkas daripada QRIS, Nggak Usah Sok-sokan Cashless

4 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.