Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Olah Raga

10 Rekomendasi Net Badminton Terbaik, Murah dan Tahan Lama

Tsaniatuz Zulfa oleh Tsaniatuz Zulfa
21 Oktober 2023
A A
net badminton. MOJOK.CO

Ilustrasi net badminton

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Net badminton jadi elemen penting yang tak boleh terlewatkan setiap pertandingan. Berikut Mojok rangkum rekomendasi produk terbaik yang terjangkau buat kalian.

Hampir mustahil bisa bermain badminton secara seru tanpa adanya net. Fungsinya menjadi pembatas antar dua pemain sekaligus membagi dua sisi lapangan secara presisi dan tepat.

Sebagai informasi, Badminton World Federation (BWF) telah menetapkan standar tinggi net yakni 1,52 meter. Untuk tiangnya, tentu lebih tinggi sedikit yakni 1,55 meter. Keberadaan net ini menjadi tantangan bagi pemain agar bisa memastikan pukulan shuttlecock akurat dan tidak terlalu rendah.

Seringkali, net menjadi penghambat seorang pemain untuk mendapatkan lebih banyak poin. Mereka yang pukulannya lebih sering tersangkut di pembatas ini akan merugi. Bayangkan, jika tidak ada pembatas, maka permainan jauh dari kata seru dan sportif.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli net

Umumnya, jika hendak bermain badminton, persewaan lapangan telah menyediakan net. Namun, tak jarang ada lapangan yang tidak menyediakannya. Terutama jika memang tempatnya tidak khusus sebagai arena badminton.

Sehingga, kalian perlu membawa pembatas berupa jaring ini sendiri. Namun, jika hendak membelinya kalian perlu memperhatikan sejumlah hal sebagai berikut:

Pertama, pastikan ukuran sesuai dengan standar yang telah BWF tetapkan. Standar tersebut sudah melalui banyak pertimbangan agar menunjang kenyamanan.

Kedua, pastikan produk yang kalian pilih terpercaya dan berkualitas. Sehingga, barang tersebut bisa awet dan tidak mudah rusak.

Ketiga, pilih net badminton yang sesuai dengan ketersediaan dana. Namun, urusan ini kalian tidak perlu khawatir karena ada banyak produk yang terjangkau dengan kualitas cukup baik.

Rekomendasi net badminton berkualitas dan murah

#1 Decathlon Perfly Hitam

Harga: Rp310 ribu

#2 Lining BN-450

Harga: Rp240-300 ribu

#3 Lining BN-600

Iklan

Harga: Rp250-300 ribu

#4 Lining BN-700

Harga: Rp325-350 ribu

#5 Yonex AC152EX

Harga: Rp500-600 ribu

#6 Net badminton Hiqua Premium 1703

Harga: Rp199 ribu

#7 Rainforce Speed BN 200

Harga: Rp300 ribu

#8 Net badminton Agnite

Harga: Rp170-200 ribu

#9 Victor C-7004

Harga: Rp330-400 ribu

#10 Hundred BN-80

Harga: Rp270-300 ribu

Perlu kaliah perhatikan, jangan tergiur net badminton dengan harga murah. Pastikan produk yang kalian belu adalah barang original. Harga net original bisa kalian beli mulai dari Rp100 ribu saja. Pilihannya juga beragam.

Untuk harga paling murah jatuh pada produk lokal yakni Hiqua yang membanderol seharga Rp100 ribu saja. Namun, produk keluaran Yonex, Lining, hingga Victor pun harganya masih di bawah Rp500 ribu.

Penulis: Tsaniatuz Zulfa

Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA 3 Lapangan Badminton Nyaman di Jogja, Bisa Sekalian Renang dan Kulineran
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2023 oleh

Tags: Badmintonklsnetnet badminton
Tsaniatuz Zulfa

Tsaniatuz Zulfa

Lulusan filsafat yang tidak hobi memikirkan hal-hal rumit

Artikel Terkait

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO
Ragam

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO
Ragam

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
senar raket. mojok.co
Ragam

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO
Ragam

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Gagal daftar CPNS usai lulus Unair, pilih slow living di Bali. MOJOK.CO

Gagal CPNS karena Dipaksa Orang Tua usai Lulus dari Unair, Pilih “Melarikan Diri” ke Bali daripada Overthinking dan Hidup Bahagia

13 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.