Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mencari Keadilan, Aremania Menyepakati Lima Poin Ini

Kenia Intan oleh Kenia Intan
4 Oktober 2022
A A
Aremania menuntu pengusutan Mojok.co

Sebuah mobil polisi terbalik akibat kericuhan usai pertandingan BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, Minggu (2/10/2022). (ANTARA FOTO/H Prabowo/pras)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka bagi banyak pihak, termasuk Aremania. Klub suporter itu terus mendorong dilakukan pengusutan tragedi yang menewaskan ratusan korban jiwa dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. 

Suporter klub sepak bola Arema FC itu pun menyepakati tagline #USUTTUNTAS sebagai pergerakan keadilan bersama dengan poin-poin lain. Mengutip cuitan akun Twitter @anarghya66, terdapat lima butir yang disepakati Aremania dalam dialog Senin (3/10/2022):

  1. Mulai hari ini juga seluruh Malang Raya dan bahkan dari suporter luar kota klub se-Indonesia, kibarkan bendera hitam minimal 1×1 meter di gang-gang, di jalanan, di mall, di mana pun, dengan tulisan #USUTTUNTAS #KanjuruhanDisaster.#USUTTUNTAS sebagai tagline lokal, nasional bahkan dunia sebagai fokus satu suara Pergerakan Keadilan Aremania bagi Korban Aremania.
  2. Sampai malam ke-6 tahlilan akbar di bundaran tugu Stadion Gajayana.
  3. Malam ke-7 doa akbar lintas Aremania bersama di Stadion Kanjuruhan sekaligus menyepakati langkah-langkah keadilan berikutnya.
  4. Aremania akan membentuk tim hukum yang menjadi pusat koordinasi bantuan hukum bagi para pengacara-pengacara se-Indonesia yang ingin bersatu bantu membantu dalam Tragedi Kemanusiaan ini.
  5. Dibukanya posko pengaduan satu pintu versi Aremania. Untuk mengetahui berapa jumlah pasti versi Aremania. Bukan versi lainnya yang belum tentu benar.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan bermula saat suporter Arema turun ke lapangan tak lama setelah wasit meniup peluit yang menandakan pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya berakhir. Namun,  ribuan suporter yang turun ke lapangan tersebut dipukul mundur oleh polisi dengan penembakan gas air mata ke arah tribun. 

Dalam konferensi pers yang digelar Minggu (2/10/2022), Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan, alasan polisi menggunakan gas air mata semata-mata untuk mencegah penonton turun ke lapangan mengejar pemain sepak bola. Ia menyebut setidaknya ada 2.000 orang turun ke lapangan malam itu. 

Bukannya semakin kondusif seperti yang diharapkan, suporter yang terkena gas air mata panik kemudian berbondong-bondong menuju ke pintu keluar. Peristiwa inilah yang disebut memicu banyak korban jiwa.  

Sementara, suporter dan publik memandang langkah yang dilakukan pihak kepolisian tidak tepat. Apalagi gas air mata tidak boleh digunakan untuk meredam massa dalam pertandingan sepak bola seperti diatur dalam ketentuan FIFA Bab III pasal 19 soal Steward di pinggir lapangan. 

Dengan adanya tragedi ini, Aremania berkomitmen tidak akan mundur sampai ada pihak yang dinyatakan bertanggung jawab penuh atas kejadian Sabtu malam itu. “Harus ada yang bertanggung jawab, siapa pun itu namanya Panpel atau siapapun,” ungkap perwakilan Aremania Gus Durian, Dersey di depan Gajayana Malang Minggu (2/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com. Bahkan, Aremania juga berencana turun ke jalan apabila dalam waktu tujuh hari tidak ada tersangka ditetapkan.

Buntut dari dorongan suporter dan publik, melalui hasil rapat lintas kementerian, terbentuklah Tim Independen Gabungan Pencari Fakta (TIGPF) yang dipimpin oleh Mahfud MD. Tim independen itu akan bergerak cepat menuntaskan kasus tersebut. Rencananya, tim akan menyelesaikan tugas dalam waktu kurang dari satu bulan. 

Adapun susunan tim independen yang dimaksud adalah:

Ketua : Menko Polhukam -Prof. Mahfud MD
Wakil Ketua : Menpra Zainudin Amali
Sekretaris : Dr. Nur Rochmad S.H, M.H (Mantan Jampidum/Mantan Dep. III Kemenko Polhukam

Anggota:

Prof. Dr. Rhenald Kasali (akademisi/UI)
Prof. Dr. Sumaryanto (rektor UNY)
Akmal Marhali (Pengamat olahraga/Koordinator Save Our Soccer)
Anton Sanjoyo (jurnalis Olahraga-Harian Kompas)
Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan lisensi FIFA)
Letjen TNI (purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB)
Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno S. IP. M.Sc (wakil Ketua Umum 1 KONI)
Irjen Pol (Pur) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
Laode M. Syarif S.H. LLM. Ph. D (Kemitraan)
Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain Timnas /APPI)

Sumber: Twitter, cnbcindonesia.com, detik.com, malang.suara.com
Penulis: Kenia Intan 

BACA JUGA Saksi Tragedi Kanjuruhan: Tangisan Lelaki Muda di Samping Perempuan yang Tak Berdenyut Nadinya

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2022 oleh

Tags: aremaniasuporter bolatragedi kanjuruhan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Derita warga Jawa Timur gara-gara cap PSHT, Aremania, dan sound horeg MOJOK.CO
Ragam

Derita Orang Jawa Timur, Mau Hidup Ayem tapi Kena Cap Jelek karena Ulah Pencak Silat hingga Sound Horeg

9 Juni 2025
Nelangsa orang dengan KTP Malang, susah payah perbaiki citra malah rusak oleh suporter Arema FC: Aremania MOJOK.CO
Ragam

Tak Mudah Jadi Orang dengan KTP Malang, Susah Payah Berbuat Baik tapi Sia-sia karena Cap Aremania

13 Mei 2025
10 Pelanggaran HAM yang Diabaikan Pemerintah Indonesia MOJOK.CO
Esai

Menolak Lupa 10 Pelanggaran HAM yang Diabaikan Pemerintah Indonesia

9 Juli 2024
Malang dan 3 Tesis yang Saya Bongkar Kebenarannya MOJOK.CO
Esai

Membuktikan 3 Tesis yang Sukar Disangkal Kebenarannya Terkait Malang, Bakso, Rawon, dan Aremania

4 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
MY Lawson, aplikasi membership yang beri ragam keuntungan ke pengguna MOJOK.CO

Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan

10 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
flu.mojok.co

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.