Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menantikan Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Redaksi oleh Redaksi
4 Maret 2018
A A
jokowi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak Jokowi resmi diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh beberapa partai untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019 nanti , bursa calon presiden dan wakil presiden menjadi semakin seru dan bergairah. Sejumlah tokoh mulai banyak dimunculkan sebagai pendamping Jokowi. Dari mulai Jusuf Kalla, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudoyono, sampai sosok srikandi Indonesia Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti.

Nah, dari sekian kemungkinan wacana calon presiden dan wakil presiden yang ada, wacana memasangkan Jokowi dengan Prabowo adalah wacana yang paling hangat dibicarakan.

Maklum saja, selama ini, Jokowi dan Prabowo memang sudah seperti dua kutub berlawanan dalam medan politik Indonesia. Sehingga, memasangkan keduanya adalah hal yang tak hanya spektakuler, tapi juga mengejutkan.

Kemungkinan untuk menduetkan Jokowi-Prabowo tentu saja bukan kemungkinan pepesan kosong. Mengingat saat ini, keduanya memang menjadi dua sosok dengan elektabilitas paling tinggi sebagai calon presiden Indonesia. Banyak pihak yang setuju jika pasangan ini benar-benar maju. PPP sebagai salah satu partai yang ikut mendukung Jokowi bahkan dengan mantap menyetujui jika Jokowi berpasangan dengan Prabowo.

“PPP mendukung dan menyetujui jika Pak Jokowi berdampingan dengan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto,” kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Tak hanya itu, Lembaga riset politik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pernah menguji penerimaan publik terhadap kemungkinan bersandingnya Jokowi-Prabowo. Hasilnya, sebanyak 66,9 persen responden penelitian memberikan tanggapan positif. Hanya 28,4 persen yang menyatakan ketidaksetujuan.

Memasangkan Jokowi dengan Prabowo ini oleh banyak pihak dinilai sebagai langkah ideal untuk mengurangi gesekan sosial di pemilihan presiden 2019 mendatang.

Tentu enteng saja bagi Prabowo untuk menerima opsi ini seandainya ia memang ditembung untuk mendampingi Jokowi. Sebab, jika memang itu adalah opsi yang bisa bikin Indonesia ayem, kenapa tidak? Prabowo agaknya cukup bijak dalam hal ini.

Lagipula, selama ini, Prabowo toh sosok yang cukup aman dalam berstatemen. Ia nyaris tidak pernah menyerang Jokowi. Jejak digitalnya cukup terjaga.

Bahkan dalam debat capres dulu, ia pernah berkata kurang lebih seperti ini, “Ide Pak Jokowi bagus, saya tidak bisa mendebat, justru harus saya dukung.” Hal yang boleh dibilang sangat ksatria.

Nah, kita tunggu saja, apakah Prabowo akan maju mendampingi Jokowi atau maju menjadi lawan Jokowi yang memang sudah resmi diusung sebagai capres di Pilpres mendatang.

Yang pasti, jika Prabowo memang maju menjadi wakil Jokowi nanti, maka orang yang kemungkinan bakal sangat kerepotan adalah Fadli Zon. Ya, repot menghapus twit.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2018 oleh

Tags: jokowipilpresprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.