Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Lights Wonderland Grand Maerakaca Resmi Dibuka, Ribuan Lampu Pukau Pengunjung

Redaksi oleh Redaksi
16 Agustus 2025
A A
Lights Wonderland Grand Maerakaca Resmi Dibuka, Ribuan Lampu Pukau Pengunjung MOJOK.CO

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka event Lights Wonderland yang akan berlangsung di Grand Maerakaca, Taman Mini Jawa Tengah, Jumat 15 Agustus 2025. (Dok. Humas Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut Lights Wonderland di Grand Maerakaca, Taman Mini Jawa Tengah, sebagai satu-satunya event lampu hias berskala besar di Indonesia. Event yang resmi dibuka pada Jumat (15/8/2025) malam itu langsung memukau pengunjung dengan ribuan cahaya berwarna-warni yang menghiasi setiap sudut area wisata.

Ribuan hiasan lampu aneka bentuk dan warna dipasang di ranting pohon, lorong, pagar, hingga miniatur ikon-ikon Jawa Tengah. Gemerlap cahaya menciptakan suasana meriah sekaligus romantis yang mengundang decak kagum para pengunjung.

Mira, wisatawan asal Bandung, mengaku takjub dengan pemandangan yang disajikan. “Bagus banget, berwarna banget. Cantik. Ini pertama kali saya ke sini dan baru melihat yang seperti ini. Cantik sekali,” ujarnya.

Ia mengakui, mengagumi keindahan cahaya demi cahaya yang bertabur di tempat wisata itu. Sebab di kota asalnya dan kota-kota lain yang ia singgahi belum pernah ada yang sekompleks Lights Wonderland di Grand Maerakaca.

“Semoga makin banyak event yang bagus-bagus seperti ini, makin ramai juga,” ujarnya.

Zulfa, warga Semarang, menambahkan, hiasan lampu yang variatif menjadikan Grand Maerakaca semakin menarik. “Kalau untuk foto-foto bagus sekali. Bentuk lampunya juga banyak macamnya, jadi lebih berkesan,” katanya.

Ia berharap event-event serupa bisa banyak digelar, tentunya dengan tematik hiasan lampu yang lebih beragam, sehingga dapat mengundang lebih banyak pengunjung untuk datang.

Lights Wonderland satu-satunya di Indonesia yang jadi awal bangkitnya pariwisata Jawa Tengah

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, event Lights Wonderland ini baru satu-satunya di Indonesia. Ini akan menjadi awal bangkitnya pariwisata di Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tengah melihat Lights Wonderland di Taman Maerakaca. (Dok Humas Jateng)

“Ini adalah wajah-wajah miniatur Jawa Tengah yang malam ini kita hias. Hiasan lampu ini adalah satu-satunya di Indonesia. Satu bulan full kegiatan ini akan kami laksanakan,” katanya saat membuka Lights Wonderland.

Menurut Luthfi, event ini  dalam rangka meningkatkan investasi maupun pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Harapannya dapat meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah yang pada triwulan II 2025 sudah mencapai 5,28%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%.

“Mari kita ajak keluarga, sanak saudara, dan lainnya untuk datang berwisata sambil menikmati suasana yang sejuk dan romantis ini,” katanya sembari mengajak masyarakat untuk datang menyaksikan Lights Wonderland.

Lights Wonderland diselenggarakan oleh PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda) bekerja sama dengan Luna Lights International. Vendor asal China tersebut sudah berpengalaman menyelenggarakan 50 pameran di berbagai kota dan negara, khususnya di wilayah Asia Tenggara.

Lights Wonderland akan menghiasi malam di Grand Maerakaca sampai tanggal 14 September 2025 mendatang. Pengunjung ditarik tiket masuk sebesar Rp25.000 (untuk anak-anak) dan Rp35.000 (dewasa) untuk dapat menikmati kemegahan cahaya lampu sampai puas. (Adv)

BACA JUGA: Jalan Panjang Jadi Paskibraka Jateng 2025, Tak Cuma Bertugas Kibarkan Bendera tapi Juga Jadi “Agen”  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2025 oleh

Tags: jatengjawa tengahLights Wonderland
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO
Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
#NgobroldiMeta jadi upaya AMSI dan Meta dukung pelaku media memproduksi jurnalisme berkualitas di era AI MOJOK.CO

#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

10 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.