Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

KSAD Pastikan Bakal Memecat Seluruh Personel TNI yang Terlibat dalam Insiden Penyerangan Mapolsek Ciracas

Redaksi oleh Redaksi
31 Agustus 2020
A A
mapolsek ciracas
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Petinggi TNI tak akan memberikan toleransi kepada para personel yang terlibat dalam insiden penyerangan Mapolsek Ciracas.  

Penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu, 28 Agustus 2020 kemarin benar-benar menjadi sebuah insiden yang memalukan bagi institusi TNI. Setelah sebelumnya diberitakan tak ada satu pun anggota TNI yang terlibat dalam perusakan Mapolsek Ciracas, belakangan terbukti bahwa pelaku penyerangan justru adalah para personel TNI.

Insiden penyerangan Polsek Ciracas memang membesar menjadi pemberitaan nasional dan mau tak mau membuat banyak petinggi TNI untuk ikut bicara.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dalam jumpa pers di Mabes TNI AD pun menyampaikan permintaan maafnya atas insiden tersebut.

“TNI Angkatan Darat memohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun kerusakan yang dialami rekan-rekan baik dari masyarakat sipil maupun anggota Polri yang tidak tahu apa-apa,” terang Andika. “kami akan mengawal agar ada tindak lanjut, termasuk memberikan ganti rugi perawatan rumah sakit maupun kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku.”

Andika mengatakan bahwa pihak TNI akan bertanggung jawab sepenuhnya atas insiden penyerangan Mapolsek Ciracas.

Andika juga meminta kepada Kodam Jaya untuk membayar seluruh biaya ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan.

Lebih lanjut, hukuman berat pun sudah menanti para personel TNI yang ikut terlibat dalam penyerangan. Bukan hanya hukuman pidana yang akan mereka dapatkan, melainkan juga pemecatan. Rasa malu yang sudah ditimbulkan membuat tak ada lagi toleransi untuk para pelaku penyerangan.

“Sejauh ini dari hasil pemeriksaan, semua yang diperiksa ini sudah memenuhi pasal Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer untuk diberikan hukuman tambahan berupa pemecatan dari dinas militer,” terang Andika. “Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapapun prajurit yang terlibat, apapun perannya. Daripada nama TNI AD akan terus rusak oleh tingkah laku tidak bertanggung jawab yang sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan saat menjadi anggota TNI AD.”

Insiden penyerangan Mapolsek Ciracas sendiri terjadi karena hal sepele, yakni karena adanya informasi palsu dari salah seorang prada berisial MI yang mengaku dikeroyok oleh orang tak dikenal. Kawan-kawan prada MI yang emosi kemudian menyerang Mapolsek Ciracas.

Belakangan baru terbukti bahwa prada MI bukan dikeroyok, melainkan mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai motor.

Ah, memang apa pun yang berlebihan selalu tak pernah baik, termasuk jiwa korsa yang berlebihan. Setia kawan itu memang perlu, namun harus tetap dengan logika, sebab kalau tidak, bakal repot dan gawat jadinya. Insiden penyerangan Mapolsek Ciracas menjadi contoh yang nyata.

Emosi karena termakan tipuan teman sendiri, kemudian nyerang mapolsek, kemudian ditangkap, dan ujung-ujungnya terancam dipecat.

Apes betul. Nyerang Mapolseknya cuma sehari, tapi setelah itu, nganggurnya berhari-hari.

Iklan

ciracas

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2020 oleh

Tags: mapolsek ciracas
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

8 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.