Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Kronologi Pembuangan Jasad di Tol Becakayu, Pelaku Angkut Pakai Troli

Kenia Intan oleh Kenia Intan
21 Oktober 2022
A A
Kronologi Pembuangan Jasad di Tol Becakayu, Pelaku Angkut Pakai Troli

Kronologi Pembuangan Jasad di Tol Becakayu, Pelaku Angkut Pakai Troli

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Kasus pembunuhan dan pembuangan jasad wanita berinisial AY (36) di Tol Becakayu, Pondok Gede, Bekasi ramai diperbincangkan. Rekaman CCTV di lift apartemen Green Pramuka, Jakarta Timur menunjukkan pelaku yang berinisial R (36) membawa jasad korban menggunakan troli.

Netizen ramai membahas betapa santainya tingkah laku pelaku ketika membawa jasad korban. Rekaman CCTV itu menunjukkan pelaku yang berkepala plontos dan mengenakan kaus basket itu memang sempat melempar senyum ke beberapa orang yang masuk ke dalam lift. Ia terlihat mendorong sebuah troli berisi tumpukan barang dari lorong lantai 18. Belakangan diketahui, isi troli itu adalah jasad korban pembunuhan.

Kronologi pembuangan jasad

Jasad perempuan ditemukan di kolong Tol Becakayu, Kota Bekasi pada Senin (17/10/2022) malam. Jasad yang ditutup plastik dan dililit lakban hitam itu ditemukan oleh seorang penjaga warung yang sedang mencari gelas kopi bekas pelanggannya.

Sehari setelahnya, Selasa (18/10/2022) siang, polisi berhasil menangkap terduga pelaku di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi. Ia ditangkap ketika hendak menjual laptop milik korban. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku R memang telah membunuh dan membuang jasad wanita AY. R pun ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, R adalah satu-satunya pelaku dalam pembunuhan tersebut. R melakukan aksinya di apartemen Green Pramuka, Jakarta Timur. R membunuh AY yang merupakan teman kerjanya lantaran sakit hati.

Sebelum kejadian, pelaku dan korban sedang berbincang. Korban kemudian menerima telepon dari seseorang yang diasumsikan pelaku sebagai Hardiman.

“Tersangka ini nggak suka sama Hardiman, karena menurut tersangka Hardiman ini pernah bermasalah sama korban,” jelas Hengki seperti yang dikutip dari Kumparan.com.

Pelaku dan korban kemudian adu mulut hingga korban mengucapkan kata-kata yang membuat pelaku sakit hati. Korban menyebut mama mertua pelaku. Emosi, pelaku akhirnya membunuh korban. Jasad AY kemudian dibawa menggunakan mobil bewarna putih dan dibuang di kolong Tol Becakayu. Atas perbuatannya ini pelaku R dijerat Pasal 340 subside 338 KUHP.

Keluarga korban sudah mendatangi RS Polri Kramat Jati, Selasa (18/10/2022), tempat korban diautopsi. Kakak korban mengaku menerima kabar duka tersebut pada 03.00 WIB dini hari. Diketahui, sehari-hari korban bekerja sebagai karyawan swasta. Selama ini korban tinggal sendiri di indekos di kawasan Jakarta Barat.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kesan Menonton House of Secrets: The Burari Deaths, Film Dokumenter Kematian 11 Anggota Keluarga di India

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2022 oleh

Tags: bekasipembuangan jasadpembunuhantol becakayuayu
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang
Pojokan

5 Hal yang Lumrah di Bekasi tapi Nggak Bisa Ditemukan di Muntilan Magelang

20 Oktober 2025
Summarecon Bekasi, Obat Melupakan Beratnya Hidup di Bekasi MOJOK.CO
Esai

Summarecon Memberi Panggung Untuk Memulihkan Diri Sendiri para Manusia yang Hatinya Disengat Bekasi: Catatan Sopir Online yang Pernah Belajar Psikologi

14 Oktober 2025
Jogja Punya Aura Negatif, tapi Masih Mending ketimbang Jakarta MOJOK.CO
Esai

Jogja Memang Lebih Nyaman meski Tetap Menyimpan Aura Negatif, tapi Masih Mendingan ketimbang Hidup Menderita di Jakarta

4 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Lagu Indonesia Tak Lagi Punya Nyali karena Musisi Takut Lapar MOJOK.CO

Musisi Tak Lagi Punya Nyali: Saat Lagu Indonesia Kehilangan The Mercy’s, Slank, dan Iwan Fals 

15 April 2026
Horor, Evolusi Kelelawar Malam di Album "Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata.MOJOK.CO

Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

9 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.