Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kronologi Mahasiswi Baru UMY Bunuh Diri

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
3 Oktober 2023
A A
Kronologo Mahasiswi Baru UMY Bunuh Diri MOJOK.CO

Kampus UMY (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mahasiswi baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang melakukan bunuh diri diketahui sudah punya riwayat sakit. Bahkan sebelum kasus tersebut terjadi, korban mendapat pendampingan khusus dari lembaga kampus.

Mahasiswa SM (18) mengakhiri hidupnya pada Senin (02/10/2023) dari asrama mahasiswi UMY, Bantul sekitar pukul 06.15 WIB. Pihak kampus melalui pengelola Unires, Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI), dan Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Selain itu berkoordinasi dengan dokter di PKU Gamping untuk penanganan korban.

Iklan

“Kami juga telah menghubungi orang tua almarhumah dan menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Ayah almarhumah telah sampai di Jogja,” ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Al-Islam Kemuhammadiyahan UMY, Faris Al-Fadhat dalam keterangannya kepada wartawan, Senin Malam.

Kejadian setelah program pembinaan

Menurut Faris, kejadian tersebut terjadi usai Ustadz Talqis Nurdianto selesai mengisi program pembinaan bagi mahasiswi penghuni Unires Putri. Tidak berselang lama, Ustadz Talqis mendengar suara orang berteriak, bunyi genteng jatuh dan suara yang menyerupai benda jatuh. 

Setelah diperiksa korban sudah tertelungkup dengan posisi tangan kiri di bawah perut. Tangan kanan di atas kepala dengan kondisi korban yang masih menggunakan pakaian tidur. 

“Setelah diangkat dan dipindahkan ke tempat lain bersama staf cleaning service, saat itu almarhumah masih memiliki detak nadi di bagian tangan dan lehernya,” jelasnya. 

Ustad Talqis bersama satpam dan kakak Pembina Unires sekitar pukul 06.20 WIB segera membawa almarhumah ke RS PKU Muhammadiyah Gamping. Sesampai di ruang IGD PKU Gamping pukul 06.30 WIB langsung dilakukan tindakan dengan memasang alat-alat medis.

“Namun, sekitar pukul 06.45 WIB dokter menyatakan bahwa almarhumah meninggal dunia,” jelasnya. 

Mahasiswi UMY punya riwayat sakit dan pendampingan khusus

Faris menyebutkan, dokter memberikan keterangan tambahan  almarhumah memiliki riwayat sakit. Sebab pada malam harinya, Minggu (01/102/2023), almarhumah sudah mengunjungi RS PKU Gamping dengan keluhan sakit perut setelah mengonsumsi obat sakit kepala dan permasalahan psikis lainnya. 

“Dokter memeriksa dan merekomendasikan untuk berkonsultasi lanjutan ke psikiater,” ujarnya.

UMY, lanjut Faris memfasilitasi seluruh proses penanganan dan biaya Rumah Sakit. Selain itu kampus memberikan santunan kematian bagi keluarga korban di Bandar Lampung. “Kami juga memfasilitasi kepulangan jenazah hingga sampai di kampung halaman,” jelasnya.

Faris menambahkan, sebenarnya sebelum meninggalnya almarhumah, pihak kampus melalui LPKA, telah mendata almarhumah sebagai mahasiswa baru yang perlu mendapatkan pendampingan khusus. 

Tim Psikolog dengan bantuan Konselor Sebaya yang telah melakukan pendampingan kemudian memberi rujukan untuk berkonsultasi lanjutan. Bahkan pada Senin (02/10/2023-red), almarhumah sudah memiliki jadwal untuk melakukan pendampingan dan sesi konseling lanjutan bersama psikolog dan konselor sebaya LPKA, yang merupakan kakak pendampingnya.

“Hal itu mengingat riwayat kesehatan almarhumah sebelum masuk menjadi mahasiswa UMY,” paparnya. 

Iklan

UMY berikan pendampingan kepada teman dekat

Dengan adanya kejadian itu, LPKA terus melakukan bimbingan dan pendampingan. Pelaksanaan pendampingan dilakukan kepada teman-teman dekat almarhumah. “Teman-temannya yang membutuhkan pendampingan psikologis setelah mengetahui kejadian tersebut,” ujarnya.

Secara terpisah Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan, Dari kamar korban yang berusia 18 tahun itu, polisi menemukan puluhan butir obat. Polisi menduga korban mengalami depresi.

“Korban diduga mengalami depresi karena malam harinya sempat meminum obat 20 butir. Inafis juga menemukan bekas bungkus obat itu di kamar dan keterangan saksi memperkuat dugaan,” paparnya.

Sempat kirim pesan suara

Jeffry menambahkan, korban juga sempat mengirimkan pesan suara kepada salah satu temannya pada Minggu (01/10/2023) malam. Dalam pesan itu, korban ingin mengakhiri hidupnya.

“Dari voice note yang dikirim, korban menyebut ingin mengakhiri hidupnya. Nah, setelah kembali ke asrama, pagi harinya korban yang tidur di salah satu kamar di lantai 4 sudah jatuh ke bawah,” imbuhnya.

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Rekonstruksi Kasus Mutilasi Sleman, Tidak Ada Aktivitas Seksual Menyimpang, UMY Ucap Syukur

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2023 oleh

Tags: bunuh dirimahasiswiUMY
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO
Catatan

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO
Sekolahan

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Dosen UNIMA diduga lakukan kekerasan seksual ke mahasiswi FIPP hingga trauma dan bunuh diri MOJOK.CO
Kabar

Trauma Serius Mahasiswi UNIMA akibat Ulah Menjijikkan Oknum Dosen, Tertekan hingga Gantung Diri

2 Januari 2026
KKN UMY Tidak Hanya Bisa Bikin Papan Nama MOJOK.CO
Esai

Mahasiswa UMY Atasi Sampah di Laut Wakatobi dengan Stove Rocket, Bukti KKN Tidak Hanya Bikin Papan Nama

6 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
MBG untuk sahur dan berbuka di bulan Ramadan

Putusan MK Perlu Diapresiasi, tapi Anggaran MBG Harus Tetap Keluar dari Dana Pendidikan Mulai 2027

30 Juli 2026
Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko” MOJOK.CO

Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko”

3 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

10 Tahun Merantau Bikin Sadar, Kita Benar-benar Sendiri di Kota Orang: Adanya Teman “Benalu” dan Kalau Susah pun Haram Diketahui Ortu

3 Agustus 2026
Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.