Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Kesehatan

Agar Makin Nyaman, Libatkan Love Language dalam Hubungan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Desember 2022
A A
love language mojok.co

Ilustrasi sepasang kekasih (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Belakangan banyak orang menjajal tes love language atau bahasa cinta yang beredar di internet. Tes itu menunjukkan kecenderungan seseorang dalam menerima dan menunjukkan rasa cinta atau sayang. 

Dilansir dari Very Well Mind, love language adalah cara seseorang dalam menerima dan mengekspresikan cinta. Terdapat lima bentuk love language yaitu quality time (waktu bersama), gifts (hadiah), physical touch (sentuhan fisik), words of affirmation (kata-kata afirmasi), dan acts of service (melayani). 

Konsep love language pertama kali dikenalkan oleh Gary Chapman pada 1992 melalui buku berjudul “The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate”. Dalam bukunya, Chapman menjelaskan lima bentuk bahasa cinta.

Gifts (Hadiah)

Seseorang lebih banyak menunjukkan rasa sayangnya melalui hadiah. Hadiah yang dimaksud tidak melulu yang besar ataupun mahal, hadiah yang kecil dan sederhana sudah termasuk wujud cinta baginya.   

Acts of service (Melayani)

Seserorang menunjukkan rasa sayangnya dengan tindakan-tindakan melayani seperti membuat masakan, membantu dengan pekerjaan-pekerjaan rumah, maupun sesederhana memenuhi bahan bakar kendaraan. 

Words of affirmation (Kata-kata afirmasi)

Seseorang cenderung menggunakan kata-kata untuk menunjukkan bentuk cintanya. Misalnya, memberikan pujian, menyanjung, memberi semangat, dan ekspresi verbal lain yang menunjukkan dukungan dan kekaguman.

Quality time (Waktu bersama)

Seseorang yang cenderung menyediakan atau meluangkan waktu yang berharga untuk fokus pada pasangannya. Ini bisa ditunjukkan dengan makan bersama, berlibur, ataupun mempelajari hal baru baru bersama-sama

Physical touch (Sentuhan fisik)

Seseorang yang  mengekspresikan rasa cintanya dalam bentuk kontak fisik seperti memeluk, mencium, ataupun berpegangan tangan.

Kalau sudah tahu love language masing-masing, lalu apa?

Tidak ada studi mendalam yang menunjukkan pengaruh menerapkan bahasa cinta terhadap keberhasilan hubungan. Namun, beberapa orang yang mengikuti prinsip Chapman itu cenderung mampu memelihara relasi dengan lebih baik. Mereka lebih mampu mengomunikasikan perasaannya, berbagi peran dan tanggung jawab, serta hal-hal lain yang membawa mereka ke hubungan yang lebih sehat. 

Iklan

Selain itu survei pada 2020 menunjukkan, kurang lebih ada 1.000 laki-laki dan perempuan yang memahami dan memanfaatkan love language memiliki tingkat kepuasan hubungan lebih baik daripada mereka yang tidak memahaminya 

“Bahasa cinta adalah alat yang hebat untuk melengkapi kesehatan suatu hubungan,” kata Jessica Small, seorang konselor pernikahan dan keluarga dengan Growing Self Counseling and Coaching di Denver. 

“Berbicara dengan pasangan Anda dalam bahasa cinta memastikan bahwa mereka merasa dicintai, diperhatikan, dan penting. Ini juga menciptakan peningkatan peluang untuk interaksi positif,” imbuh dia. 

Small menyarankan untuk mulai berlatih menunjukkan rasa sayang melalui bahasa cinta yang dimiliki oleh pasangannya. Tidak semua pasangan memiliki bahasa cinta yang sama. Oleh karenanya, disarankan fokus pada bahasa cinta yang paling ingin pasanganmu terima. 

Tidak hanya untuk hubungan yang romantis, love language juga bisa diterapkan pada hubungan lain. Tentu ini memerlukan pengamatan lebih mendalam terhadap cara orang-orang di sekitar kalian menunjukkan rasa kepedulian. Apakah mereka menunjukkannya dengan meluangkan waktu untuk kegiatan kebersamaan, membelikan kopi, ataupun mengajukan diri melakukan reservasi makan siang bersama.  

Love language juga bisa digunakan kepada diri sendiri. Tentu saja, untuk menerapkannya kalian perlu mengidentifikasi bahasa cinta diri sendiri terlebih dahulu. Setelah mengetahuinya, kalian bisa mencoba kegiatan-kegiatan seperti membersihkan rumah, memasak makanan enak, lebih banyak menghabiskan waktu dengan diri sendiri, ataupun memberikan hadiah-hadiah yang menyenangkan hati  

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Membuktikan Cinta Secara Ilmiah 

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2022 oleh

Tags: bahasa cintacintalove language
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ngopi Itu Nikmat, Tidak Perlu Diributkan | Semenjana Eps. 9
Video

Ngopi Itu Nikmat, Tidak Perlu Diributkan | Semenjana Eps. 9

25 Maret 2025
pilot selingkuh.MOJOK.CO
Ragam

Memilih Selingkuh dengan Orang yang Lebih “Jelek” dari Pasangan Aslinya, Penyebabnya Impulsif hingga Butuh Variasi

8 Januari 2024
Kota S yang Jadi Kutukan Cinta Untukku MOJOK.CO
Kilas

Kota S yang Jadi Kutukan Cinta Untukku

20 Desember 2023
Untuk Ning Pondok yang Menolak Cintaku, Cuma Mau Bilang “Aku Masih Menyayangimu” MOJOK.CO
Kilas

Untuk Ning Pondok yang Menolak Cintaku, Cuma Mau Bilang “Aku Masih Menyayangimu”

11 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO

4 Tipe Orang yang Tak Cocok Slow Living di Desa: Kalau Kamu Introvert apalagi Usia Produktif, Pikirkan Lagi Sebelum Menyesal

13 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.