Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Kapolri Terbitkan Instruksi Patroli Siber Ujaran Penghinaan Terhadap Presiden

Redaksi oleh Redaksi
6 April 2020
A A
Idham-Azis
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jangan berani menghina Presiden dan pejabat pemerintah, apalagi di masa darurat corona seperti sekarang ini, polisi sedang giat patroli setelah ada instruksi dari Kapolri.

Di Indonesia ini, salah satu cobaan terberat rakyatnya adalah mau sebobrok dan sekacau apa pun presiden dan pejabat pemerintah lainnya dalam bekerja, rakyat tak boleh seenaknya menghina. Sebab kalau sampai ketahuan, habislah dia.

Nah, di masa darurat corona seperti sekarang ini, potensi penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah melejit hebat. Sebabnya tak lain dan tak bukan adalah penilaian rakyat yang menganggap pemerintah sangat lambat dalam menanggulangi penyebaran wabah virus corona.

Kebijakan-kebijakan Pemerintah dinilai banyak yang telat, ditambah dengan banyak pejabat pemerintah yang memberikan pernyataan-pernyataan ngawur dan blunder. Antar instansi pemerintah juga sering terjadi silang pendapat dan ketidakkompakan. Pas betul.

Naiknya potensi penghinaan terhadap presiden dan pejabat ini akhirnya memaksa Kapolri Jenderal Idham Azis untuk menerbitkan surat telegram.

Pada tanggal 4 April kemarin, Kapolri Idham Azis secara resmi mengirimkan surat telegram kepada Kabareskrim Polri dan para Kapolda se-Indonesia. Surat telegram tersebut berisi instruksi terkait tindakan kepolisian dalam menangani kasus penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah selama masa darurat corona ini.

Dalam suratnya, Kapolri meminta segenap petugas kepolisian untuk mulai berpatroli memburu pelaku kejahatan siber, utamanya penghinaan terhadap presiden dan pejabat pemerintah selama masa darurat corona ini.

“Laksanakan patroli siber untuk monitoring perkembangan situasi serta opini di ruang siber,” begitu bunyi surat telegram berseri ST/1098/IV/HUK.7.1/2020 tersebut yang ditujukan kepada .

Menurut Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo, dalam surat telegram tersebut, disebutkan beberapa jenis pelangggaran yang mungkin terjadi selama masa darurat corona, di antaranya adalah penyebaran hoaks terkait dengan COVID-19, penyebaran hoaks terkait dengan kebijakan pemerintah, penghinaan kepada presiden dan pejabat pemerintah, penipuan penjualan produk kesehatan, dan kejahatan orang yang tidak mematuhi protokol karantina kesehatan.

Itulah kenapa, surat  telegram tersebut menjadi semacam instruksi yang tegas bagi para petugas kepolisian untuk memantau dan berpatroli utamanya di ranah siber.

Nah, jadi, buat mas-mas dan mbak-mbak yang sudah ngebet pengin nyetatus atau ngetwit yang jelek-jelek tentang Pak Presiden, lebih baik ditunda dulu. Disimpen saja dulu emosinya di dalam hati.

Ini demi kebaikan Anda semua.

Jangan sampai karena nekat nulis status atau ngetwit, rumah Anda didatangi abang-abang tukang bakso yang sudah pasti tidak enak baksonya itu.

“Abang tukang bakso, bawa walkie talkie, kijang satu ganti.”

Iklan

kapolri

Terakhir diperbarui pada 6 April 2020 oleh

Tags: coronajokowikapolripresiden
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi! Mojok.co
Pojokan

PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi!

26 Juni 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.