Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jadi Capres dari Nasdem, Fakta Seputar Pengusungan Anies Baswedan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
3 Oktober 2022
A A
Fakta Seputar Pengusungan Anies Baswedan Jadi Capres Mojok.co

Ilustrasi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Senin (3/10/2022). 

“Semua anak bangsa baik. Yang dicari NasDem adalah yang terbaik dari paling baik-baik. Akhirnya, NasDem melihat seorang sosok Anies Baswedan. Kami ingin menitipkan perjalanan bangsa jika Anies Baswedan ini terpilih,” kata Surya Paloh, Senin (3/10/2022), seperti dikutip dari Republika.co.id. 

Adapun pengangkatan Anies sebagai capres menyisihkan dua kandidat lainnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Andika Perkasa. 

Anies Baswedan menyambut ajakan NasDem

Anies Baswedan dengan yakin menyambut ajakan Surya Paloh dan Kader NasDem lainnya. Ia bersedia diusung sebagai capres setelah mendengar pemikiran Ketua Umum NasDem perihal bangsa Indonesia. Anies juga diajak untuk memperbaiki masalah serta melakukan hal-hal yang belum pernah dikerjakan sebelumnya.

“Kami siap calon presiden. Dengan mohon rida Allah dan seluruh kerendahan hati, kami terima demi bangsa Indonesia,” ujar dia Senin (3/10/2022) seperti dikutip dari Kompas.com. Anies tampak menghadiri acara deklarasi  di Kantor DPP Partai NasDem mengenakan jas berwarna hitam dengan kemeja berwarna putih. 

#1 Diumumkan lebih cepat

Deklarasi capres NasDem hari ini lebih cepat dibanding kabar yang beredar yakni tanggal 10 November 2022, sehari sebelum ulang tahun Partai NasDem. Isu kriminalisasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Anies diduga sebagai salah satu alasan memajukan jadwal deklarasi. 

Akan tetapi, Surya Paloh mengungkapkan, pengumuman capres partainya lebih cepat dari kabar yang beredar karena proses pengambilan keputusan di NasDem tidak terlalu banyak. Selain itu, Surya Paloh menganggap, hari ini hari yang baik untuk dilakukan pengumuman.

Sebagai pengingat, belum lama ini ramai pemberitaan mengenai dugaan kriminalisasi terhadap Anies dalam pengusutan kasus korupsi terkait kegiatan Formula E. Disebut-sebut, Ketua KPK Firli Bahuri dan sejumlah pimpinan lembaga anti korupsi itu mendesak agar kasus itu dinaikkan tingkatnya ke tahap penyidikan.

Adapun penyidik KPK menyatakan belum menemukan bukti yang cukup untuk menaikkan status kasus ke tahap penyidikan. 

#2 Bebas pilih cawapres

NasDem juga memberikan otoritas penuh kepada Anies Baswedan untuk memilih calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya di Pemilu 2024. Surya Paloh mengatakan, Nasdem tidak bisa menentukan sosok yang dirasa cocok mendampingi Anies di Pilpres tahun 2024. Apabila cawapres ditentukan partai, ada kekhawatiran Anies merasa tidak cocok dengan pasangannya. Oleh karena itu, lebih baik Anies Baswedan sendiri yang memilih cawapresnya. Surya Paloh pun meyakini Anies Baswedan akan memilih cawapres terbaik. 

Anies sendiri menyebut, keleluasaan memilih cawapres telah dibicarakan jauh sebelum deklarasi diumumkan. Walau begitu, ia belum memiliki nama-nama calon. Anies masih memfokuskan diri untuk Jakarta di sisa masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Anies bilang, siapapun yang memiliki visi sejalan dengannya, yakni memprioritaskan kepentingan bangsa di atas kepentingan lain, berpeluang mendampinginya. Ia akan membahas lebih lanjut. Ia menegaskan, persoalan cawapres akan dibahas usai dirinya tak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta lagi.

Penulis: Kenia Intan 

BACA JUGA Ganjar Pranowo Harus Memilih, Tetap Bersama PDIP Tanpa Mencapres atau Mencapres Tanpa PDIP

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2022 oleh

Tags: Anies BaswedanCapresnasdempemiluPemilu 2024politik
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti
Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

28 Oktober 2025
Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP
Video

Kotak Pandora Politik Terbuka: Gus Romy Ungkap Krisis di PPP

20 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta

20 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.