Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Indonesia Jauh Lampaui Target dan Berjaya di Asian Para Games 2018

Redaksi oleh Redaksi
14 Oktober 2018
A A
asian para games
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Asian Para Games 2018 sudah resmi berakhir. Seperti yang sudah diperkirakan oleh banyak orang, China tampil sebagai juara umum. Mereka mengumpulkan 319 medali, masing-masing adalah 172 emas, 88 perak, dan 59 perunggu.

Sementara itu, kontingen Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah secara mengejutkan ternyata tampil dengan begitu luar biasa. Dalam perhelatan pesta olahraga difabel terbesar se-Asia yang digelar dari tanggal 8 Oktober sampai 16 Oktober lalu ini, Indonesia berhasil meraih 135 medali, masing-masing adalah 37 medali emas, 47 perak dan 51 perunggu. Raihan tersebut membawa Indonesia bercokol di peringkat lima klasemen akhir.

Indonesia hanya kalah dari China (319 medali), Korea Selatan (145), Iran (136), dan Jepang (198).

Hasil ini jauh melampaui target yang dibebankan pada kontingen Indonesia di Asian Para Games di mana mereka ditargetkan mendapatkan minimal 16 medali emas dan masuk 8 besar Asia.

Dari seluruh raihan medali yang didapatkan Indonesia, cabang olehraga blind chess menjadi primadona. Indonesia tercatat mendapatkan 11 medali emas dari 24 nomor yang dipertandingkan. Selain itu, ada juga bulutangkis yang menyumbangkan 6 emas, atletik 6 emas, dan lawn bowl 5 emas.

Prestasi Kontingan atlet difabel Indonesia di Asian Para Games 2018 ini menjadi yang terbaik sepanjang keikutsertaan mereka di Asian Para Games. Pada Asian Para Games edisi perdana yang dihelat di China pada 2010, Indonesia menempati peringkat 14 dengan raihan 1 medali emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Sedangkan di edisi yang kedua tahun 2014 di Korea Selatan, Indonesia menempati peringkat 9 dengan perolehan 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Prestasi gemilang yang didapatkan oleh atlet-atlet difabel Indonesia di Asian Para Games ini seakan menjadi bukti, bahwa mereka juga bisa tampil tak kalah luar biasa dibandingkan dengan kontingen atlet Indonesia di Asian Games yang dihelat beberapa bulan yang lalu.

Seperti diketahui, dalam Asian Games 2018, Kontingen Indonesia juga tampil luar biasa dan jauh melampaui target. Saat itu, Indonesia mendapatkan total 98 medali, masing-masing adalah 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Hasil tersebut membawa Indonesia masuk 4 besar klasemen akhir Asian Games 2018 sekaligus menjadi hasil terbaik Indonesia selama mengikuti Asian Games.

Mantap. Selamat untuk para atlet yang sudah berjuang dan sudah mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia.

Perlahan tapi pasti, di Indonesia ini, olahraga kembali berjaya dan menempati marwah yang tinggi. Mungkin sudah saatnya kita kembali mengamalken slogan yang dulu sangat terkenal pada jaman Pak Harto: Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat. (A/M)

asian para games 2018

 

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2018 oleh

Tags: asian gamesAsian Para GamesIndonesia
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Warteg Singapura vs Indonesia: Perbedaan Kualitas Langit-Bumi MOJOK.CO
Esai

Membandingkan Warteg di Singapura, Negara Tersehat di Dunia, dengan Indonesia: Perbedaan Kualitasnya Bagai Langit dan Bumi

22 Desember 2025
kerja sama indonesia prancis.MOJOK.CO
Sosial

Indonesia-Prancis Teken Kerja Sama Perfilman di Candi Borobudur, Angin Segar Industri Sinema Tanah Air

29 Mei 2025
Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?
Video

Irfan Afifi: Kalau Tidak Ada Tanda Maju, Mengapa Indonesia Tidak Pilih Mundur Saja?

26 Maret 2025
bti, petani, tani.MOJOK.CO
Ragam

Rumus “3S-4J-4H” Wajib Dijalankan Pemerintah Kalau Mau Petani di Indonesia Maju

28 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Peserta beasiswa LPDP bukan afirmasi tidak diafirmasi

Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang

21 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.