Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Pakar Sebut Teror Politik, Sultan Minta Isu Penculikan Anak Tak Dibesar-besarkan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
3 Februari 2023
A A
penculikan anak mojok.co

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan menyampaikan tentang isu penculikan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (02/02/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu penculikan anak di DIY beberapa hari terakhir terus saja mengemuka. Sejumlah dugaan kasus penculikan bahkan dilaporkan ke pihak berwajib.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X memberikan tanggapan terkait dengan hal ini. Sultan meminta isu penculikan anak yang marak saat ini tidak dibesar-besar karena membuat masyarakat DIY mengalami kekhawatiran yang berlebihan.

“Jangan digede-gedekan [isu penculikan], karena itu nanti akan menumbuhkan gejolak rasa khawatir publik,” ujar Sultan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (02/02/2023).

Sultan meminta masyarakat tak perlu khawatir berlebihan, Namun masyarakat diharapkan tetap waspada melalui pengawasan pada anak-anak.

Pengawasan pada anak-anak perlu dilakukan secaa bersama-sama. Selain keluarga di rumah, sekolah juga perlu berperan dalam menjaga keselamatan anak-anak.

“Tidak [perlu] panik. Karena kalau isu seperti itu juga hanya menimbulkan kepanikan warga, yang sebetulnya belum tentu terjadi,” ungkapnya.

Sementara Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, Polda berupaya meningkatkan keamanan di DIY. Diantaranya melakukan pendekatan kepada sekolah dengan menggalakkan kembali kegiatan bersistem ‘Satu Sekolah Dua Polisi’.

“Dua polisi dalam satu sekolah ini memang masih ada, tapi dulu kan fokusnya untuk persoalan yang lalu. Keberadaan mereka kita tambahkan lagi,” jelasnya.

Suwondo menjelaskan, tugas polisi di sekolah ditambahkan. Mereka diminta memberikan pengarahan kepada kelas maupun siswa kepada guru-guru, khususnya jenjang terkecil Paud, Taman Kanak-kanan dan SD.

Hal itu akan meningkatkan pemahaman terhadap guru-guru akan pentingnya menjaga keselamatan peserta didik. Diharapkan para guru bisa mengimbau kepada peserta didik jika belum dijemput orangtua agar tidak berbicara dengan orang asing.

“Tidak langsung kami yang menyampaikan, tapi melalui guru-gurunya. Itu [pengarahan] sudah kita lakukan beberapa waktu lalu dengan program yang sudah ada dan sekarang ini kita berikan streching terhadap program tersebut,” paparnya.

Isu Penculikan Jadi Teror Politik

Secara terpisah psikolog forensik sekaligus Guru Besar Fakultas Psikologi UGM, Koentjoro mengungkapkan kekhawatiran yang berlebihan akan isu penculikan anak bisa saja terjadi di masyarakat. Sebab secara psikologis sifat ketakutan adalah menular.

Isu penculikan pun mudah dikembangkan dan menjadi terror factory. Isu yang muncul membuat masyarakat terjebak dalam lingkaran isu atau informasi yang tidak benar.

“Yang saya khawatirkan ini ada isu-isu yang terkait dengan politik. Jadi di zaman modern seperti sekarang ini ada istilahnya terror factory,” tandasnya.

Iklan

Untuk itu Koentjoro mengimbau masyarakat perlu diyakinkan kalau isu penculikan tersebut tidak benar. Sebab teror semacam itu bisa berlangsung lama karena saat kecemasan dan ketakutan terbentuk, maka nantinya akan ada sosok penolong dan apapun yang disampaikan akan diikuti.

Untuk itu intervensi perlu dilakukan untuk menemukan pokok masalah isu penculikan tersebut muncul saat ini. Semua pihak pun untuk lebih waspada.

“Teror itu bermuatan politik. Teror buat masyarakat ketakutan. Kalau orang ketakutan, ada orang masuk seolah pahlawan. Jadi banyak pengikutnya,” tandas

Koentjoro menambahkan, kewaspadaan bisa dilakukan dengan saling menjaga satu sama lain. Contohnya dengan membuat grup RT dan RW dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kemudian ada sistem laporan yang jelas, seandainya ada penculikan lapornya kemana. Di daerah mana yang paling dekat, nomor telepon berapa jadi masyarakat bisa tenang,” paparnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Marak Isu Penculikan Anak, Program Satu Sekolah Dua Satpam Digalakkan

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: penculikanpenculikan anaksultanYogyakarta
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Kabar

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja MOJOK.CO

Nestapa Anjing di Jogja: Dibuang Sarjana yang Baru Wisuda atau Jadi Sengsu di Atas Meja

8 Juni 2026
Fitur "Pilih Kursi" di KAI Access terasa percuma karena penumpang di kereta api ekonomi tidak tahu diri MOJOK.CO

Fitur “Pilih Kursi” KAI Access Terasa Percuma, Mau Duduk Nyaman di Kursi Incaran tapi Malah Makin Kesal

8 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.