Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

Kekerasan Terjadi di Depan Asrama Mahasiswa Papua, Sultan Akan Turun Tangan

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
24 Agustus 2022
A A
sultan soal kekerasan di asrama mahasiswa mojok.co

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (24/08/2022) menyampaikan tentang kasus penganiayaan di salah asrama mahasiswa. (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Aksi kekerasan di salah satu asrama mahasiswa di Yogyakarta kembali terjadi. Aksi yang terjadi pada Selasa (23/08/2022) di Jalan Kusumanegara mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. 

Rangkaian kejadian tersebut sempat viral di media sosial (medsos). Salah satu video memperlihatkan sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil putar balik di Jalan Kusumanegara.

Kassubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja dalam pesan tertulisnya, Rabu (24/08/2022) menjelaskan, penutupan Jalan Kusumanegara memang sempat dilakukan karena adanya aksi penganiayaan di Asrama Mahasiswa Papua.

“Benar tadi malam ada peristiwa penganiayaan yang berakibat korban meninggal dunia. Korban meninggal dunia inisial JTM kelahiran tahun 1991, alamat Condong Catur Depok Sleman, karyawan swasta,” ungkapnya.

Menurut Timbul, sebelum terjadinya penganiayaan, korban datang ke lokasi untuk ikut rapat di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kemasan, Umbulharjo, Yogyakarta sekitar pukul 20.30 WIB. Saat rapat, ada yang melempar sandal sehingga mengakibatkan keributan.

Lebih lanjut Timbul mengatakan, meski korban sudah bekerja, tetapi yang bersangkutan memang masih ikut rapat dengan teman-teman daerahnya di asrama tersebut. Korban yang datang bersama tiga temannya kemudian keluar dan meninggalkan lokasi. Namun mereka dihadang oleh sekelompok orang yang membawa senjata tajam (sajam).

Korban pun akhirnya melarikan diri usai dihadang. Namun, korban mendapatkan hantaman atau sabetan senjata tajam pada kepala bagian belakang yang mengakibatkan korban tersungkur.

“Kemungkinan korban dibacok mengunakan senjata tajam. Tapi untuk kepastian, polisi masih menunggu hasil identifikasi RS Hardjolukito,” ungkapnya.

Timbul mengatakan, Polresta Yogyakarta masih terus melakukan penyelidikan  Menurutnya, ada kemungkinan pelaku masih berasal dari satu daerah dengan korban.

Secara terpisah Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta menyayangkan aksi kekerasan terus saja terjadi. Kejadian itu terus berulang setiap ada mahasiswa baru datang ke Yogyakarta karena mendahulukan kekerasan.

“Mahasiswa baru begitu datang ke Jogja perlu penyesuaian. Nah penyesuaian [di Jogja] ini yang sering salah paham. La nek carane ngene ya tiap tahun [terjadi aksi kekerasan],” ungkapnya.

Sultan pun sebenarnya sudah seringkali menyampaikan nasehat bagi mahasiswa untuk bisa menyesuaikan diri dengan karakter dan budaya Yogyakarta. Namun, nampaknya kasus tersebut terus saja terjadi.

Karenanya Sultan akan segera turun tangan menangani kasus tersebut. Hal itu dilakukan agar persoalan tidak merembet lebih luas.

“Ya nanti kalau nggak bisa diatasi saya disuruh terjun [mengatasi kasus itu],” imbuhnya.

Iklan

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sosiolog UGM: Pertumbuhan Kota yang Metropolis Bikin Jogja Rawan Konflik

Terakhir diperbarui pada 24 Agustus 2022 oleh

Tags: asrama mahasiswaMahasiswaMahasiswa Jogjasultan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO
Esai

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Bapak-ibu dihina saudara sendiri karena ingin kuliahkan anak di PTN, tapi beri pembuktian. Meski anak jadi mahasiswa di PTN ecek-ecek tapi jadi sarjana pekerja kantoran MOJOK.CO
Kampus

Ortu Miskin Dihina Saudara Kaya saat Ingin Kuliahkan Anak, Meski Kuliah di PTN Ecek-ecek Malah Punya Karier Terhormat ketimbang Anak Saudara

8 Januari 2026
Lulusan IPB kerja sepabrik dengan teman-teman lulusan SMA, saat mahasiswa sombong kinin merasa terhina MOJOK.CO
Kampus

Lulusan IPB Sombong bakal Sukses, Berujung Terhina karena Kerja di Pabrik bareng Teman SMA yang Tak Kuliah

17 Desember 2025
Banjir sumatra, Nestapa Tinggal di Gayo Lues, Aceh. Hidup Waswas Menanti Bencana. MOJOK.CO
Aktual

Perantau Aceh di Jogja Hidup Penuh Ketidakpastian, tapi Merasa Tertolong Berkat ‘Warga Bantu Warga’

10 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
MY Lawson, aplikasi membership yang beri ragam keuntungan ke pengguna MOJOK.CO

Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan

10 Januari 2026
flu.mojok.co

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.