Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hukum

1.099 Warga Binaan Peroleh Remisi, Wajah LP Wirogunan Kini Lebih Humanis

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
16 Agustus 2022
A A
narapidana di lp wirogunan mojok.co

Para warga binaan menampilkan tari-tarian disela pemberian remisi dan peresmian Wahana Edukasi Pemasyarakatan di LP Kelas II A Wirogunan Yogyakarta, Senin (15/08/2022).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – HUT Kemerdekaan selalu menjadi hal yang menyenangkan bagi warga binaan di lapas atau rutan. Bilamana tidak, pemerintah, termasuk di daerah memberikan remisi atau pengurangan hukuman bagi mereka untuk bisa keluar penjara lebih cepat.

Hal ini juga dirasakan sebanyak 1.099 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di berbagai lapas dan rutan di DIY. Mereka mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman menjelang HUT RI ke-77 kali ini.

Remisi Umum {RU.I) yang diberikan tepat pada perayaan HUT RI pada Rabu (17/08/2022) besok akan didapatkan sebanyak 1.070 narapidana. Pengurangan hukuman bervariasai antara 1 sampai 6 bulan.

“Hal ini sesuai ketentuan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Imam Jauhari di LP Kelas II A Wirogunan Yogyakarta, Senin (15/08/2022) sore.

Sedangkan 29 narapidana mendapatkan Remisi Umum II (RU.II). Artinya mereka bisa langsung menghirup udara bebas pasca remisi.

Dari total 1.099 narapidana tersebut yang mendapatkan remisi, sebanyak 286 orang terkait tindak pidana khusus. Yakni 274 narapidana kasus narkoba narkotika dan tujuh narapidana pencucian uang.

“Empat narapidana merupakan kasus korupsi serta satu narapidana kasus traficking,” jelasnya.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, mengatakan, melalui remisi yang diberikan, diharapkan dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat. Percepatan kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat tersebut memperbaiki kualitas hubungan antara narapidana dan keluarganya.

“Karena, bagaimanapun seorang narapidana adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga. Narapidana juga mempunyai kewajiban untuk menjalankan perannya sebagai anggota keluarga,” tandasnya.

Wahana edukasi membuat LP Wirogunan humanis

Dalam peringatan HUT RI ke-77 sekaligus Hari Dharma Karya Dika Kementerian Hukum dan HAM ke-77 Tahun 2022 kali ini, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY juga meresmikan wahana edukasi pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Wahana menjadi media pengetahuan tentang pemasyarakatan yang pertama ada di Indonesia.

Imam menjeskan, pembukaan wahana ini merupakan upaya konsistensi menjaga cagar budaya berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata R.I Nomor : PM.89/PW.007/MKP/2011. Masyarakat luas bisa mendapatkan pengetahuan dan penjelasan tentang sejarah dan perkembangan sistem kepenjaraan yang berubah menjadi sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Revitalisasi fasad atau tampak muka bangunan heritage Lapas Kelas IIA Yogyakarta pun dilakukan. Wahan dilengkapi Infografis Transformasi Pemasyarakatan, Relief, maupun Pojok Memorabilia yang disediakan di LP ini.

“Hal ini disesuaikan dengan kondisi awal bangunan yang merupakan bangunan asli sejak berdirinya pada zaman kolonial Belanda,” ujarnya.

lp wirogunan mojok.co
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melihat karya warga binaan di LP Kelas II A Wirogunan Yogyakarta, Senin (15/08/2022).(yvesta ayu/mojok.co)

Sultan berharap melalui wahana edukasi pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Yogyakarta yang diresmikan kali ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat agar dapat memahami makna dari sebuah sistem pemasyarakatan. Apalagi beragam informasi tentang pemasyarakatan dan perjalanannya dihadirkan sebagai salah satu bentuk pembelajaran.

Iklan

“Tentunya agar dikemudian hari hal tersebut menjadi salah satu ilmu pengetahuan yang dapat tersampaikan kepada banyak pihak serta sebagai wujud wajah lapas yang humanis,” imbuhnya.

Imam berharap ada dukungan dari Dinas Kebudayaan DIY untuk dapat menjadikan Wahana Edukasi Pemasyarakatan ini sebagai salah satu titik transit bus Jogja HeritageTrack (JHT). Dengan demikian dapat menjadi saranan mempromosikan hasil-hasil karya warga binaan selama menjalani masa pidananya.

“Banyak karya yang dihasilkan warga binaan kami, mulai dari kerajinan hingga kuliner,” jelasnya.

Sultan berharap wahana edukasi pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Yogyakarta tersebut bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat agar dapat memahami makna dari sebuah sistem pemasyarakatan. Apalagi beragam informasi tentang pemasyarakatan dan perjalanannya dihadirkan sebagai salah satu bentuk pembelajaran.

“Tentunya agar dikemudian hari hal tersebut menjadi salah satu ilmu pengetahuan yang dapat tersampaikan kepada banyak pihak serta sebagai wujud wajah lapas yang humanis,” paparnya.(yvesta ayu/mojok.co)

caption: Para warga binaan menampilkan tari-tarian disela pemberian remisi dan peresmian Wahana Edukasi Pemasyarakatan di LP Kelas II A Wirogunan Yogyakarta, Senin (15/08/2022).

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kampanyekan Kebaya Goes to UNESCO, Ratusan Perempuan Buruh Gendong Menari di Malioboro

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2022 oleh

Tags: lapaslp wirugunannarapidanapenjararutan
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Terpaksa jadi maling, buronan polisi, hingga masuk penjara karena lelah punya orang tua miskin MOJOK.CO
Ragam

Terpaksa Jadi Maling-Mendekam di Penjara karena Lelah Punya Orang Tua Miskin, Sejak Kecil Hanya Bisa Ngiler ke Hidup Enak Teman Sebaya

22 Desember 2025
Para napi melakukan manasik haji di lapas wirogunan. MOJOK.CO
Ragam

Sejumlah Napi di Lapas Wirogunan Diambang Hukuman Mati, Berharap Bisa Pergi ke Tanah Suci Jika Bebas dari Jeruji Besi

3 Juni 2025
rokok jadi mata uang di penjara
Liputan

Mantan Penghuni Lapas Bercerita Bagaimana Rokok Menjadi Mata Uang di Penjara

8 Mei 2022
squid game mojok.co
Esai

Drama Squid Game versi Indonesia: Ambil Uang Dulu, Main Kemudian

28 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

User bus ekonomi Sumber selamat pertama kali makan di kantin kereta api. Termakan ekspektasi sendiri MOJOK.CO

User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi

25 Februari 2026
mie ayam Surabaya. MOJOK.CO

Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Pendiam

20 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Curhat Jadi Ketua RT: Pekerjaan Kuli yang Dibalut Keikhlasan MOJOK.CO

Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

27 Februari 2026
Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.