Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hujan Es yang Mengguyur Jogja dan Penjelasannya

Redaksi oleh Redaksi
3 Maret 2021
A A
hujan es di Jogja
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebagian wilayah di Yogyakarta diguyur hujan es, Rabu (3/3/2021).  Hujan lebat yang disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang.

Laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops PB  BPBD) DIY menyebutkan hujan lebat disertai angin kencang terjadi sekitar mulai sekitar 12.15 WIB hampir menyeluruh di wilayah DIY.

Iklan

Hingga pukul 14.00 WIB laporan dampak hujan deras dan angin kencang yang diterima Pusdalops PB BPBD DIY meliputi wilayah masuk Jogoyudan, Jl. C Simanjuntak, Girikerto Turi, Sleman serta Murangan Triharjo Sleman, kawasan UGM, Jetis Yogyakarta.

Media sosial ramai dengan postingan terjadinya hujan lebat disertai angin serta butiran es. Akun twitter @mbah_jo168 misalnya mengabarkan hujan disertai angin dan butiran es di wilayah Girikerto, Turi, Sleman.

wilayah girikerto turi sleman hujan es ,yg berada dilokasi harap hati2 ..@JogjaUpdate @bmkgjogja @watespahpoh pic.twitter.com/XTS87xK2v7

— –» mBah Jo (@Mbah_jo168) March 3, 2021

Hujan deras dan angin kencang juga berdampak pohon tumbang yang meliputi wilayah Pakualaman, Kantongan, Merdikorejo, Tempel, Sleman, Kepatihan, Randu Songo Donokerto Turi.

Selain itu hujan angin juga menyebabkan kerusakan di atap eternit DPRD DIY, dua rumah di Randu Songo Donokerto Turi, empat kandang kelompok Turi Sleman, warung siomay Taman Kuliner Pakualaman, dan gedung Yayasan Bakti Sosial Tegaltirto, Berbah Sleman.

Mengutip, Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) fenomena hujan es di dalam dunia meteorologi disebut dengan hail. Yaitu proses kondensasi uap air lewat dingin di atmosfer pada lapisan atas freezing level.

Uap air yang dibawa oleh awan kemudian mengalami penurunan suhu udara secara tiba-tiba sehingga uap air di awan membeku. Akibatnya karena beban terlalu besar maka turunlah hujan es disertai suhu yang lebih dingin.

Fenomena hujan es yang di Yogyakarta adalah sesuatu yang wajar. Biasanya terjadi saat peralihan atau saat hujan yang hujannya masih banyak terjadi di siang dan malam hari. Umumnya hujan ini terjadi antara pukul 13.00 – 17.00 WIB. Namun, tidak menutup kemungkinan hujan es ini terjadi di malam hari.

Hujan es sendiri lebih banyak terjadi pada peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Satu hari sebelum terjadi  biasanya udara pada pagi malam atau pagi hari cenderung panas atau sumuk. Ciri lainnya pada pukul 10.00 terlihat awan cumulus atau awan yang berlapis-lapis. Selengkapnya bisa dilihat di laman http://psta.lapan.go.id/.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2021 oleh

Tags: hujanhujan esJogja
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO
Eksplor

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO
Otomojok

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Liburan bareng keluarga di Candi Prambanan, Yogyakarta. MOJOK.CO

Liburan Sekolah Bareng Keluarga di Candi Prambanan Terasa Beda Sekaligus Lega, Banyak Kegiatan Menarik yang Nggak Bikin Dompet Boncos

1 Juli 2026
Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum MOJOK.CO

Jalan Lintas Sumatra Dibuat untuk Mengangkut Kekayaan ke Jawa: Tempat Lahirnya Shinobi Kriminal Jalinsum

1 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.