Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Hiburan

‘Perempuan Gila’ Merayu Penonton di Prambanan Jazz 2023

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
8 Juli 2023
A A
nadin amizah prambanan jazz 2023 mojok.co

Nadin Amizah saat tampil di Prambanan Jazz 2023 ( IG @prambananjazz)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Penyanyi Nadin Amizah membius penonton yang hadir dalam gelaran Prambanan Jazz Festival (PJF) 2023, Jumat (7/7/2023) kemarin. Single terbarunya, “Rayuan Perempuan Gila”, sukses memukau ribuan fansnya yang memadati lapangan Brahmana dan Wisnu.

Salah satu penonton yang terpukau adalah Ratna Triana (23). Ia mengaku “amaze” dengan penampilan Nadin sore itu. Perempuan lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini mengaku baru pertama menyaksikan penampilan live Nadin, meski ia mengikuti lagu-lagunya.

“Ternyata penampilannya bikin merinding, centil dan enerjik, apalagi bagian lagu ‘Rayuan Perempuan Gila’ yang menurutku paling keren sepanjang penampilannya,” kata Ratna, yang ditemui di sela-sela acara.

“Rayuan Perempuan Gila” sendiri merupakan single pertama Nadin Amizah yang dirilis tahun ini. Lagu ini menggambarkan “kepedihan” seorang perempuan yang merasa dianggap gila karena mengungkapkan perasaannya.

Tak sedikit yang menyebut, lagu ini meromantisisasi isu kesehatan mental sehingga sempat menjadi kontroversi saat perilisannya.

Bahkan, dalam aksi panggungnya kemarin, Nadin sempat menyebut lagu ini sebagai “anaknya”. Mengingat, kata Nadin, “Rayuan Perempuan Gila” memiliki makna yang mendalam dan bermakna bagi dirinya secara pribadi.

“Karena aku kebetulan abis putus, setelah enam tahun berpacaran, jadi aku merasa relate banget sama lagu ini,” kisah Ratna, yang menyebutnya “curhat colongan”.

“Liriknya ngomongin perempuan yang merasa dianggap gila karena mengungkapkan perasaan ke seseorang yang beneran ia suka, dan aku pernah di posisi itu, sama kayak Nadin,” sambungnya.

https://www.instagram.com/p/CuZJfSIs8_S/

Tampil beda dalam ‘Sorai’ dan ‘Bertaut’

Selain berhasil menyihir penonton melalui “Rayuan Perempuan Gila”, Nadin juga berhasil memukau dalam dua lagu andalannya, “Sorai”dan “Bertaut”.

Dalam dua lagu ini, Nadin memadukan unsur tradisional Jawa. Di atas panggung, ia berkolaborasi dengan para sinden.

“Aku tahu Nadin memang atraktif tiap konser. Ya nari-nari tanpa alas kaki lah, joget-joget menggemaskan,” kata Ayu Savana (21), penonton lain yang menyaksikan Nadin.

“Tapi buat kali ini, ada unsur sinden itu buat aku merinding,” tambahnya.

Penonton asal Bantul ini juga mengaku, kesan syadu “Sorai” makin terasa dengan iringan gamelan, yang kebutulan, dipentaskan tepat di depan Candi Prambanan. Ayu pun makin hanyut, bahkan mengaku “sampai lupa merekam buat Instastory”.

Iklan

“Sakral banget, sih, ini lagu,” pungkasnya.

Berlangsung enam hari dalam dua pekan

Ratna dan Ayu mengaku, sebenarnya mereka datang ke Prambanan Jazz hari itu untuk menyakiskan Tulus, yang rencananya tampil paling akhir. Dua perempuan asal Bantul ini memang fans berat penyanyi asal Bukittinggi tersebut.

Selain Nadin Amizah dan Tulus, ada juga Kahitna besutan Yovie Widianto yang juga turut meramaikan Prambanan Jazz 2023.

Selain mereka, PJF 2023 hari pertama juga diisi oleh penampil lain seperti Treesome, Bilal Indrajaya, Pusakata, Lucky Chops, Gemini, hingga Gipsy King by Andre Reyes.

Rajawali Indonesia, selaku promotor, memang sudah menyiapkan cukup lama acara ini, yakni sejak akhir tahun 2022 lalu. PJF 2023 sendiri diagendakan berlangsung selama 6 hari yang dibagi dalam dua pekan.

Pekan pertama mulai hari Jumat-Minggu tanggal 7-9 Juli 2023, sedangkan pekan kedua digelar hari Jumat-Minggu tanggal 14-16 Juli 2023.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Di Solo, Festival Literasi Patjarmerah Terus Melokal dan Kolaboratif

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2023 oleh

Tags: Prambanan JazzPrambanan Jazz 2023
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

rhoma irama prambanan jazz mojok.co
Hiburan

Dari Blitar Demi Rhoma Irama, Selfie dari Jauh Saja Tak Mengapa

16 Juli 2023
prambanan jazz 2023 mojok.co
Hiburan

Bergoyang Bersama Kla dan Dewa 19 dengan Latar Magis Candi Prambanan

10 Juli 2023
trio lestari mojok.co
Hiburan

Glenn Fredly Tak Terganti, Trio Lestari Punya Cara untuk Selalu Hidupkan Sosoknya

4 Juli 2022
prambanan jazz mojok.co
Hiburan

Tentang ‘Golden Hour’, Waktu Tersyahdu Nonton Prambanan Jazz

3 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.