Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Hampir Setara UMK, Total Belanja Satu Wisatawan Jogja Rata-Rata Rp1,9 Juta

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
25 November 2022
A A
wisatawan jogja mojok.co

Ilustrasi Jalan Malioboro. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Jogja sepanjang 2022 naik pesat daripada tahun sebelumnya. Per Oktober 2022 saja, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja mencatat ada 5,8 juta pelancong yang menyambangi Jogja. Rata-rata, tiap wisatawan tinggal 1,7 hari dengan tingkat belanja mencapai Rp1,9 juta.

Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dispar Kota Jogja, Andriani Wirawati, mengakui bahwa mulai meredanya pandemi Covid-19 jadi faktor tingginya animo wisatawan Kota Gudeg ini. Bahkan, jumlah kunjungan ini melonjak dari target yang ditentukan.

Ia menyebut, awalnya Dispar hanya mematok target 2 juta kunjungan tahun ini. Namun, nyatanya jumlah wisatawan yang berkunjung tahun 2022 hampir mencapai tiga kali lipat dari target awal.

“Lama tinggal wisatawan juga meningkat, jadi 1,7 hari [target 1,6 hari],” ujar Andriani kepada Mojok, Kamis (24/11/2022).

“Sementara tingkat belanja, yang ditargetkan Rp1,6 juta per wisatawan, sejauh ini mencapai Rp1,9 juta. Artinya, realisasi ini melebihi target,” sambungnya, yang menyebut turis asal Jakarta paling banyak menghabiskan uang mereka di Jogja.

Menurut Andriani, lamanya durasi tinggal berbanding lurus dengan meningkatnya tingkat belanja yang dikeluarkan wisatawan. Oleh karena itu, ia berharap ada makin banyak wisatawan yang betah tinggal di Jogja, sehingga perekonomian akan kembali pulih.

“Makin lama tinggal, makin tinggi nilai belanja, sehingga perputaran perekonomian di Kota Yogyakarta alami peningkatan, juga kesejahteraan masyarakat,” ujar Andriani.

Meskipun terjadi peningkatan, Andriani mengaku bahwa pihaknya masih akan terus menggenjot agenda promosi, khususnya untuk segmentasi turis asing.

Hal ini mengingat jumlah wisatawan yang mengunjungi Jogja didominasi turis lokal. Sementara wisatawan mancanegara sangat minim, kurang dari 5 persen dari total kunjungan.

“Kunjungan turis asing baru sekitar 74 ribu. Mereka selama ini masih terpusat di kawasan Prawitotaman. Bahkan secara keseluruhan belum merata. Maka upaya-upaya promosi terus kita dorong,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dispar Kota Jogja Wahyu Hendratmoko pernah menyinggung soal minimnya jumlah wisatawan asing pada 2022. Padahal, kata Wahyu, idealnya turis asing yang berkunjung sebanyak 10 persen dari total kunjungan.

“Biasanya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 10 persen dari total kunjungan yang ada,” ujarnya bulan lalu.

Ia pun menyebut bahwa puncak tertinggi kunjungan wisatawan mancanegara biasanya pada bulan Juli-Agustus. Pada bulan-bulan tersebut, biasanya tengah berlangsung Festival Prawirotaman, yang digelar di kawasan yang terkenal dengan sebutan “kampung bule” tersebut.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 6 Desa Wisata Terbaik Tahun 2022 di Jogja

Terakhir diperbarui pada 25 November 2022 oleh

Tags: wisata jogjawisatawan jogjaYogyakarta
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi MOJOK.CO
Jagat

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Mobilitas bus pariwisata menjadi tantangan tersendiri bagi Kawasan Sumbu Filosofi (KSF) dan tata kelola di Jogja MOJOK.CO
Liputan

Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata

10 Januari 2026
Dari keterangan Polresta Yogyakarta: Kantor scammer berbasis love scam di Gito Gati, Sleman, raup omzet puluhan miliar perbulan MOJOK.CO
Aktual

Kantor Scammer Gito Gati Sleman: Punya 200 Karyawan, Korbannya Lintas Negara, dan Raup Rp30 Miliar Lebih Perbulan dari Konten Porno

7 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan dan Vita Rilis Video Klip "Rayuanmu" yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!.MOJOK.CO

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!

9 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.