Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Haedar Nashir: Muktamar Muhammadiyah ke-48 Bebas Intervensi dari Dalam, Luar, hingga Luar Angkasa

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 November 2022
A A
muktamar muhammadiya mojok.co

Haedar Nashir (Hammam Izzudin/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengatakan Muktamar Muhammadiyah ke-48 akan digelar di Solo pada 19-20 November mendatang akan bebas dari berbagai intervensi kepentingan. Proses untuk menentukan 13 calon ketua PP Muhammadiyah telah dilakukan sejak dua tahun silam sehingga tidak memungkinkan ada tambahan calon di tengah jalan.

“Proses ini sudah berjenjang. Jadi tidak memungkinkan ada intervensi dari luar, dalam, termasuk luar angkasa,” ujar Haedar dalam konferensi pers jelang Muktamar di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Di Tiro Yogyakarta, Rabu (16/11/2022).

Haedar menjelaskan bahwa pada sidang tanwir yang akan digelar 18 November mendatang, 39 calon ketua umum akan diputuskan. Nama-nama itu sudah melalui proses seleksi sejak Tanwir tahun 2020 silam.

“Selanjutnya pada sidang Muktamar 19 November, 39 nama itu akan dikerucutkan menjadi 13 formatur sekaligus ketua PP Muhammadiyah,” paparnya.

Selanjutnya, dari tiga belas formatur akan dipilih satu sosok yang akan menjadi ketua umum. Hal itu akan dilakukan dalam sidang pleno pada 20 November.

Haedar bersyukur karena proses menuju gelaran muktamar kali ini bisa berjalan efisien karena pemanfaatan teknologi yang matang. Proses sidang membahas materi telah dilakukan pada 5-6 November lalu dengan sistem terpadu daring dan luring.

Jeda waktu antara sidang pembahasan materi itu, menurut Haedar, memberikan waktu bagi PP Muhammadiyah untuk merespons berbagai masukan dan kritik. Setidaknya ada beberapa hal yang menjadi fokus materi yakni risalah islam berkemajuan, perempuan berkemajuan, dan kemanusiaan yang universal.

Terlepas hasil Muktamar nanti, Haedar menegaskan bahwa fokus Muhammadiyah dalam lima tahun ke depan adalah membangun center of excellent di aspek pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan sosial. Hal itu dilakukan dalam skala nasional dan internasional. Muhammadiyah berkomitmen untuk melakukan usaha baru yang lebih progresif.

“Misalnya kemarin kami sudah membangun instansi pendidikan di Malaysia dan Melbourne, nanti akan dikembangkan lebih lagi,” ujar Haedar.

Sementara itu, Muktamar Aisyiah juga akan merapkan sistem yang serupa. Ketua PP Aisyiah, Soimah menjelaskan bahwa di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/RT) organisasi sayap perempuan Muhammadiyah ini, akan ada 39 calon formatur yang juga akan dikerucutkan menjadi 13 terpilih.

Sekretaris PP Aisyiah, Dr Tri Hastuti menjelaskan bahwa literasi nasional jadi salah satu isu besar yang akan menjadi perhatian dalam Muktamar kali ini. Ia menjelaskan berdasarkan sejumlah riset, tingkat literasi di Indonesia masih rendah.

“Oleh karena itu Aisyiah memandang isu pendidikan kaitannya dengan literasi jadi isu yang besar,” tegasnya.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Tak Gunakan Tanah Kas Desa Sesuai Peruntukkan, Sultan Akan Sanksi Kalurahan

Terakhir diperbarui pada 16 November 2022 oleh

Tags: Haedar NashirMuhammadiyahmuktamar muhammadiyah
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja
Ragam

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.