Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gunungkidul Kembangkan Culture Tourism, Jadi Satu-satunya Kabupaten yang Punya Perda Kebudayaan

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
14 Agustus 2023
A A
gunungkidul culture tourism mojok.co

Ilustrasi Gunungkidul (IG @paniradyakaistimewan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Culture tourism di Gunungkidul

Sejatinya program culture tourism yang Gunungkidul jalankan merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya dan pengimplementasian Undang-Undang Keistimewaan urusan Kebudayaan. 

Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul berupaya memanfaatkan dana keistimewaan dengan maksimal untuk mengembangkan kebudayaan. Harapannya dapat menjadi poros perekonomian masyakarat.

“Kabupaten Gunungkidul menjadi satu-satunya kabupaten yang sudah memiliki peraturan daerah tentang pengelolaan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Terlihat pada progress yang begitu massif, Dana Keistimewaan memberikan ruang dorongan terutama untuk ekspresi”, ucap Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul, Chairul Agus Mantara. 

Kini Kabupaten Gunungkidul sudah menetapkan beberapa Peraturan Bupati (Perbup) dalam konteks kebudayaan. Terdapat tiga Peraturan Bupati yang sudah ditetapkan, yakni Peraturan Bupati yang mengatur tentang Dewan Kebudayaan, Penetapan Kalurahan Kantong, dan Kalurahan Rintisan Budaya, serta Pariwisata Budaya. 

11 Tahun Dana Keistimewaan

 FYI, Undang-Undang tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (UUK DIY) kini telah berusia 11 tahun. Flashback sejarahnya secara singkat, pada 31 Agustus 2012 Pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian mengundangkannya pada tanggal 3 September 2012. 

“Kaistimewaan Adheganing Amerta” demikianlah konsep perayaan 11 tahun UUK DIY tahun ini. Adheganing dalam bahasa Jawa artinya adalah “luasnya” atau “kebesarannya”. Lalu, Amerta berarti warisan budaya seperti lagu, tari, atau seni tradisional dalam konteks budaya Jawa. 

Sementara itu, angka 11 yang menandakan 11 tahun, merupakan simbolisasi dari konsep manunggal. Dwi tunggal reformasi kalurahan yang mempuyai dua prioritas: reformasi birokrasi dan reformasi pemberdayaan masyarakat. 

Adapun dalam rangka memperingati 11 tahun UUK DIY, Paniradya Kaistimewan telah mengagendakan sejumlah acara dari tanggal 11 Agustus hingga 11 September 2023. Ada sekitar 70 acara yang akan berlangsung dari berbagai instansi dan kalurahan di DIY. 

Beberapa agenda itu seperti Talkshow Keistimewaan di Museum Sono Budoyo pada 14 Agustus, Sinau Sejarah Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI dan Piagam Kedudukan di SMAN 1 Wonosari pada 15 Agustus, dan Pentas Ketoprak “Keluarga Cantrik” di Lapangan Clereng, Pengasih, tanggal 30 Agustus.

Lalu, ada juga Launching Buku Keistimewaan DIY dalam Berbagai Perspektif di Hotel Royal Darmo tanggal 31 Agustus, Festival Lumbung Mataraman di Stadion Mandala Krida pada 12-13 Agustus, dan Festival Budaya Menoreh dan Tari Sri Kayun Massal di Alun-alun Wates pada pada 26 Agustus. 

Nah, untuk informasi selengkapnya tentang agenda ini kalian bisa cek di paniradyakaistimewan.jogjaprov.go.id atau di IG @paniradyakaistimewan.

Penulis: Purnawan Setyo Adi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mengenang Djoko Pekik Lewat Karya, dari Lukisan Berburu Celeng hingga Stasiun Ngabean

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2023 oleh

Tags: gunungkidulUU Keistimewaan DIYUUK DIYYogyakarta
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli produk hp Apple, iPhone

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
Gen Z pilih soft living daripada slow living

Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti

22 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.