Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi oleh Persaudaraan Alumni 212 Karena Pernyataannya Terkait Poligami

Redaksi oleh Redaksi
5 Februari 2019
A A
grace natalie
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masih ingat dengan pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie tentang poligami yang dilontarkan beberapa bulan yang lalu?

Apa? Lupa? Hadeeeeeh, mangkanya kalau ngemil itu cerebrovit, jangan antimo.

Oke, kami ingatkan lagi ya.

Jadi, sekitar pertengahan Desembar tahun lalu, Grace Natalie menyatakan bahwa partai yang ia pimpin tidak memperbolehkan praktik poligami.

“PSI tidak akan pernah mendukung poligami. Tak akan ada kader, pengurus, dan anggota legislatif dari partai ini yang boleh mempraktikan poligami,” begitu kata Grace.

Selain tidak mentolelir poligami di kalangan internal partai, Grace juga menyatakan akan memperjuangkan larangan poligami tersebut bagi pejabat publik di tingkat eksekutif, legislatif, yudikatif, serta ASN.

“Kami akan memperjuangkan revisi atas undang-undang Nomor 1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami,” terang Grace.

Oke, sudah Ingat ya sekarang?

Nah, pernyataan Grace soal poligami tersebut ternyata berbuntut perkara. Grace dilaporkan ke polisi oleh Presidium Alumni (PA) 212 karena dianggap memberikan pernyataan yang menentang syariat Islam dengan melarang poligami.

Laporan tersebut resmi dimasukkan oleh perwakilan Persatuan Alumni (PA) 212 yang merupakan Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Soni Pradhana Putra ke Bareskrim Mabes Polri pada Senin, 4 Februari 2019.

Laporan tersebut bernomor LP/B/0151/II/2019/Bareskrim.

Sekjen Koordinator Bela Islam (Korlabi) Novel Bamukmin di Bareskrim yang juga ikut mendampingi proses pelaporan mengatakan bahwa pernyataan Grace bukan hanya menyinggung pancasila, tapi juga menyinggung agama.

“Dilarang umat islam untuk menghujat apalagi melarang syariat yang di Indonesia dilindungi oleh pancasila. Pernyataan Grace Natalie ini telah menyinggung pancasila, menyinggung agama, menyinggung unsur golongan, melakukan hatespeech secara terbuka di media elektronik,” ujar Novel.

Lebih lanjut, Novel berharap pelaporan ini bisa segera diproses demi tegaknya keadilan hukum di Indonesia.

Iklan

“Kita berharap untuk Mabes Polri segera memproses ini sebagaimana sebelumnya. Jangan ketika lawan kita pihak petahana yang melaporkan cepat-cepat ditangkap seperti Jonru Ginting begitu Ahmad Dhani, Buni Yani ditangkap. Kita minta dan tak pernah bosan untuk meminta keadilan untuk bisa tegak. Terutama di rezim ini.”

Sementara itu, pihak PSI yang diwakili oleh Sekjennya Raja Juli Antoni mengatakan bahwa pelaporan Grace dengan pasal penistaan agama dan ujaran kebencian merupakan hal yang tidak masuk akal.

“Ya selama ini memang banyak yang tidak masuk akal dari mereka. Silakan saja, nanti polisi mengungkap ke publik ketidakmasuk-akalan tuntutan itu,” ujar Antoni.

Yah, semoga kasus ini tidak jadi melebar menjadi kasus penistaan agama jilid 2. Bukan apa-apa. Maklum, tanggal cantik itu seharusnya buat momen jadian, melamar anak orang, atau mengadakan resepsi nikahan, bukannya malah buat demo berjilid-jilid yang nggak selesai-selesai.

grace natalie

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2019 oleh

Tags: Grace NataliePA 212poligami
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Coldplay Terancam Gagal Ke Indonesia Dan Windah Basudara Berhasil Kumpulkan 1 M
Video

Coldplay Terancam Gagal Ke Indonesia dan Windah Basudara Berhasil Kumpulkan 1M

17 Mei 2023
Seumur Hidup Melawan, Mengapa Kartini Akhirnya Mau Dipoligami? MOJOK.CO
Kilas

Seumur Hidup Melawan, Mengapa Kartini Akhirnya Mau Dipoligami?

21 April 2023
Grace Natalie PSI
Kotak Suara

Soal Agenda Politik PSI, Grace Natalie: Anti-Intoleransi dan Angkat Perjuangan Kaum Perempuan

25 Januari 2023
psi mojok.co
Kotak Suara

Disindir Megawati, PSI Minta Maaf tapi Tetap Usung Ganjar Nyapres

12 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.