Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Enumeratornya Dikabarkan Mundur Massal karena Honor Dipangkas, Ini Kata BRIN

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
9 November 2022
A A
enumerator brin mojok.co

Ilustrasi uang honor (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Peneliti survei atau enumerator Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dikabarkan mengundurkan diri secara massal. Pengunduran diri ini diduga karena adanya pemotongan honor.

Kabar ini pertama kali mencuat setelah akun @sangatedgy, yang mengaku sebagai salah satu enumerator BRIN, menulis utas terkait permasalahan yang dialaminya.

Ia bercerita, bulan September lalu BRIN membuka rekrutmen mitra riset untuk program Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2022.

SDKI sendiri merupakan salah satu survei sosial kependudukan yang dilakukan secara berkala, 5 tahun sekali, sejak 1987. Pada SDKI 2022, BRIN berkesempatan menjadi penyelenggara survei tersebut.

“Langsung aja, setelah ada kabar recruitment itu, daftarlah kami para tim dari seluruh penjuru Indonesia. Rencana sebelumnya, akan dilaksanakan training di berbagai daerah dimulai tanggal 29 September 2022,” tulis @sangatedgy dalam utasnya, dikutip Rabu (9/11/2022).

Singkat cerita, beberapa tim akhirnya lolos seleksi dan menjalani Traning Center. Dalam opening ceremony, pihak BRIN pun membeberkan hak dan honor yang nantinya akan diterima para enumerator.

Berdasarkan data yang dilampirkan, adapun hak yang akan mereka dapat antara lain uang harian dan uang transportasi dari/dan menuju lokasi survei (sesuai Standar Biaya Masukan), biaya penginapan Rp150 ribu per hari, serta honor pemutakhiran untuk satu blok sensus sebesar Rp12.500.

Selain itu, mereka juga akan mendapatkan honor sebagai pewawancara sebesar Rp8.000 per responden yang egilible WUS, PK, RP, RUTA. Dengan catatan, wawancara telah dilakukan dengan status “respond” dan “aproved” di dashboard mereka.

“Angka segitu adalah jumlah yg normal mengingat jobdesk kami,” sambungnya, mengomentari nominal honor yang bakal mereka terima.

Namun, seiring berjalannya waktu, honor itu diklaim menyusut. Misalnya saja terkait uang penginapan, yang awalnya Rp150 ribu dipangkas menjadi Rp50 ribu sehari. Alhasil, mereka pun melakukan protes dan akhirnya pihak BRIN mempertemukan mereka secara virtual dengan beberapa stafnya.

“Pihak BRIN mengatakan: ‘kalau dirasa 150rb tidak cukup ya sudah tidak usah diambil’,” tulisnya menirukan kata salah seorang staf BRIN yang memediasi mereka.

“Sekarang gini ya bapak, ibu, uang di awal yang sebanyak itu kok bisa “disunat” jadi segini. Itu dikemanakan? Ke mana larinya uang tersebut?”

Selain perihal pemotongan honor, para enumerator juga mengklaim masih banyak teknis pelaksanaan yang belum jelas. Seperti atribut kerja belum dikirim, kontrak belum jelas, hingga konsep proyek yang akan dikerjakan pun dianggap belum matang.

“Kalau memang kami memutuskan untuk tidak melakukan riset tahun ini, maka masyarakat harus tahu tentang kejadian dan alasannya, karena anggaran yang digunakan menggunakan uang rakyat,” @sangatedgy menegaskan.

Iklan

BRIN sendiri telah membantah laporan terkait pemotongan honor enumerator SDKI Tahun 2022. Kepada CNN Indonesia, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kontrak antara pihaknya dengan para enumerator. Dengan demikian, istilah “pemotongan honor” ia nilai kurang tepat.

“Memang belum berkontrak. Jadi, belum ada nominalnya. Karena itu, saya kurang paham dari mana bisa terpotong 80 persen, nominalnya saja belum ada,” kata Handoko, dikutip Rabu (9/11/2022).

Ia pun juga membantah kabar yang menyebut para enumerator SDKI 2022 mundur massal. Handoko menegaskan, bahwa BRIN baru memiliki “calon-calon enumerator”. Artinya, para peneliti ini belum bisa dikatakan sebagai enumerator karena mereka baru mengikuti perekrutan dan pelatihan.

“Intinya, mereka baru ‘calon’ petugas dan belum ada penugasan. Jadi, mundur dari apa? Penugasan saja belum ada,” tegasnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ini Era Digital, Pengumpulan Data Statistik Door to Door Dinilai Tak Efektif

Terakhir diperbarui pada 9 November 2022 oleh

Tags: brinenumerator brinpeneliti
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

BRIN: Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik beracun. MOJOK.CO
Aktual

Warga Jakarta Harus Berbenah, Menjaga Langit Ibu Kota agar Bebas dari Air Hujan yang Mengandung “Partikel” Beracun

20 Oktober 2025
Peneliti BRIN Mengancam, Muhammadiyah Minta Warganya Tak Terpancing . MOJOK.CO
Kilas

Oknum Peneliti BRIN Mengancam, Muhammadiyah Minta Warganya Tak Terpancing 

25 April 2023
brin mojok.co
Politik

DPR Mendesak Kepala BRIN untuk Dicopot Terkait Kinerjanya

2 Februari 2023
Esai

Dari Agen CIA sampai Dukun Pelet: 15 Hal yang Kamu Temukan Saat Penelitian Antropologi

19 September 2017
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.