Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Mengenal PO Gunung Harta yang Bikin ‘Micky Mouse’ Nyantai dalam Bus

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
15 Agustus 2023
A A
po gunung harta mojok.co

PO Gunung Harta (gunungharta.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – PO Gunung Harta jadi salah satu perusahaan transportasi terbesar di Indonesia. Armada terbarunya berhasil mencuri perhatian di ajang GIIAS.

Armada baru Perusahaan Otobus (PO) Gunung Harta dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, sejak Kamis (10/8/2023) lalu.

Bus kelas premium berbodi XR3 XHD dari karoseri Laksana, menjadi salah satu yang menjadi primadona dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia ini.

Armada pertama PO Gunung Harta yang menggunakan sasis Volvo B11R  Euro, yang diklaim rendah emisi karbon, ini pun disambut baik oleh publik. Para penumpang setianya mengaku tidak sabar untuk menikmati perjalanan dengan armada baru ini.

Hal itu jelas makin menegaskan posisi PO Gunung Harta sebagai perushaan bus kondang dan salah satu yang terbesar di Indonesia. Sejak awal berdiri pada 1993, PO ini terus berprogres, melebarkan sayap bisnisnya, dan tak pernah kehabisan cara mengambil hati penumpangnya.

https://www.instagram.com/p/Cv149OlP7or/

Berawal dari Pulau Dewata

I Wayan Sutika tercatat sebagai pendiri PO Gunung Harta Transport pada 1993 lalu. Melansir situs resmi perusahaan, pada awal pendiriannya PO ini hanya melayani trayek antarkota dalam provinsi (AKDP) saja. Salah satunya jalur Denpasar-Gilimanuk.

Dua tahun berselang pada 1995, barulah perusahaan ini mulai membuka trayek antarkota antarprovinsi (AKAP). Antara lain jalur Denpasar-Jember PP, Denpasar-Surabaya PP, Denpasar-Malang PP, Denpasar-Solo-Yogyakarta PP, Denpasar-Semarang-Jakarta PP, dan Denpasar-Madiun-Maospati-Ponorogo PP.

Sejak pembukaan trayek baru itu, PO Gunung Harta makin matang secara finansial. Penerimaan masyarakat pun juga semakin besar.

Hingga pada 2004 setelah satu dekade dari awal pendirian, PO Gunung Harta telah mampu menambah total 40 unit bus dan terus membuka banyak trayek baru di untuk jalur Pulau Jawa.

Bahkan, mereka juga mengembangkan usaha bus pariwisata dan menerima layanan paket kilat. Kendati demikian, PO Gunung Harta juga masih melayani trayek AKDP Denpasar-Gilimanuk yang telah membesarkan namanya.

Setelah cukup sukses, putra I Wayan Sutika yakni I Gede Yoyok Santoso, mulai membuka perusahaan otobus sendiri dengan nama Gunung Harta Transport Solution (GHTS) yang bermarkas di Malang, Jawa Timur.

https://www.instagram.com/p/BUHHzuCgGu7/?hl=en

Halaman selanjutnya…

Micky Mouse yang tidur nyaman

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2023 oleh

Tags: busbus akapBusmaniapo busPO Gunung Harta
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.