Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

KRL Jogja Beroperasi hingga Tengah Malam, Penumpang Naik Signifikan Selama Libur Lebaran

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
28 April 2023
A A
krl jogja mojok.co

Penumpang KRL menaiki KA di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Kamis (27/04/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Volume penumpang KRL dari Jogja menuju Solo atau sebaliknya naik drastis selama libur lebaran. Melihat kondisi ini KAI Commuter menyediakan kereta hingga tengah malam. 

Kebijakan pemerintah untuk menambah cuti  bersama Lebaran hingga 28 April 2023 berdampak besar pada tingginya pengguna KA Commuter Line atau Kereta Api Listrik (KRL) di Jogja. Selama libur lebaran sejak 19 April 2023 lalu, volume penumpang KRL di Stasiun Yogyakarta, Solo dan Palur mencapai 30 ribu orang per harinya.

Tingginya volume penumpang ini membuat KAI Commuter menyediakan 30 perjalanan KRL serta menambah 8 Kereta Api (KA) Prameks selama libur Lebaran hingga 1 Mei 2023 mendatang. Bahkan KAI membuat jadwal keberangkatan hampir 24 jam mulai pukul 04.00 WIB hingga tengah malam pukul 24.00 WIB dengan 5 rangkaian penumpang setiap KRL.

“30 perjalanan [KRL] untuk angkutan lebaran yang kami sediakan sampai jam 12 malam selalu padat penumpang. Volume tertinggi mencapai 30 ribu penumpang per hari. Kalau lebaran sebelumnya, rekornya 27 ribu per hari,” papar Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Kamis (27/04/2023) petang.

Menurut Anne, peningkatan volume penumpang KRL di Jogja dan sekitarnya ini naik cukup signifikan dari biasanya. Pada hari kerja, sebanyak 24 perjalanan KRL biasanya mengangkut sekitar 10-15 ribu penumpang.

Sementara pada libur lebaran kali ini, selain penumpang reguler, wisatawan serta pemudik yang menggunakan KA Jarak Jauh dari Bandung serta Jakarta banyak menggunakan KRL untuk transit. Dengan demikian mempermudah konektivitas stasiun terdekat dengan tujuan akhir mudik atau kawasan wisata mereka.

“Volume tertinggi di Jogja, lebih dari 10 ribu penumpang yang naik KA tersebut setiap harinya,” jelasnya.

Pelonggaran mobilitas berpengaruh

Selain libur panjang lebaran, lanjut Anne, pelonggaran mobilitas masyarakat saat ini juga berdampak pada tingginya pengguna KRL di Jogja. Kondisi tersebut jauh berbeda dari Lebaran tahun lalu saat pemerintah masih memberlakukan pembatasan mobilitas masyarakat.

Tingginya volume penumpang KRL selama lebaran ini akan jadi evaluasi KAI Commuter. Terutama penambahan jumlah perjalanan KRL mengingat selama ini pemerintah masih mensubsidi pemanfaatan KA tersebut bagi masyarakat.

“Setelah lebaran, perjalanan akan kembali ke normal, kami akan evaluasi untuk rekayasa perjalanan,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Disnakertrans Beri Sanksi Tegas, 42 Perusahaan di Jogja Belum Bayar THR dan tulisan menarik lainnya di rubrik KILAS

 

Terakhir diperbarui pada 28 April 2023 oleh

Tags: kaikeretaKRLKRL Jogja
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Catatan

Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

19 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO
Esai

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Ragam

Sebagai “Alumnus” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 

30 Januari 2026
Pesan tiket kereta api lebih mudah pakai KAI Access MOJOK.CO
Kilas

5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api

23 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
merantau di Jogja.MOJOK.CO

Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

25 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.