Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Cara Memilih Hewan Kurban Terbaik untuk Idul Adha Menurut Peternak

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
25 Juni 2023
A A
cara memilih hewan kurban di idul adha 2022 mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menjelang Idul Adha 2023, umat muslim di Indonesia biasanya  sudah mempersiapkan hewan untuk kurban. Memilih hewan kurban terbaik tidak boleh asal, harus yang berkualitas terbaik. Bagaimana cara memilihnya?

Bagi Anda yang hendak berkurban, pastikan menggunakan hewan ternak yang sesuai syariat Islam seperti unta, kambing, domba, sapi, hingga kerbau. Selain itu, pastikan juga hewan yang hendak menjadi kurban telah cukup umur.

Kriteria cukup umur menurut Kementerian Agama RI yakni unta minimal umur lima tahun, sapi, dan kerbau minimal umur dua tahun, kambing minimal umur satu tahun, sedangkan domba minimal umur satu tahun atau giginya telah tanggal.

Selain syarat tadi, ada sejumlah kriteria dan cara memilih hewan kurban yang berkualitas. Mojok berjumpa dengan Muhammad Qomarudin (35) atau akrab disapa Como, pemilik peternakan Dombaria di Sleman untuk membahas apa saja yang perlu menjadi perhatian dalam memilih hewan kurban, khususnya jenis domba.

Sesuai syariat

Menunaikan kurban saat Idul Adha merupakan salah satu bentuk ibadah. Maka hal paling utama memilih hewan dengan karakteristik yang sudah ditentukan syariat.

“Baik dari segi usia maupun kondisi fisiknya, pastikan semua sesuai syariat. Sehat dan tidak boleh cacat,” kata Como kepada Mojok di peternakan miliknya, Rabu (29/2/2022).

Pilih hewan yang gemuk

Menurut Como, salah satu ciri hewan kurban yang sehat adalah badannya gemuk. Ini menandakan hewan tersebut memiliki nafsu makan yang baik dan tidak sedang sakit.

“Biasanya memang kalau lagi sakit itu paling gampang dideteksi dari nafsu makannya yang buruk,” terangnya.

Namun, ia mengingatkan agar calon pembeli hewan kurban tidak mengukur gemuknya hewan dari penampakannya yang besar semata. Terutama pada domba dan hewan ternak lain yang berbulu lebat.

“Ini yang biasanya pembeli kurang teliti. Domba itu bulunya tebal, jadi yang kelihatannya besar belum tentu gemuk. Bisa jadi hanya tebal bulunya, baiknya pembeli meraba langsung tubuh hewan tersebut,” lanjutnya.

Memiliki penampilan yang menarik

Selain faktor kesehatan tadi, salah satu hal yang menjadi nilai tambah bagi hewan kurban adalah penampakannya yang menarik. Pembeli di Dombaria biasanya mencari domba yang memiliki tanduk dan terdapat corak hitam yang mengelilingi matanya.

“Ini faktor selera. Tapi pada umumnya domba untuk kurban yang peminatnya paling banyak seperti itu. Penampilannya bagus dan posturnya bagus,” katanya.

Memang, untuk domba dengan karakteristik tadi harganya cenderung lebih mahal ketimbang lainnya. Selisihnya bisa ratusan ribu dengan bobot dan ukuran yang sama, tapi menurut Como peminatnya tetap banyak.

Dari berbagai cara di atas, Como menekankan bahwa alangkah baiknya jika pembeli bisa melakukan survey langsung ke peternakan untuk melihat hewan yang hendak menjadi kurban. Hal itu membuat pembeli bisa mengamati berbagai detail langsung sehingga pembeli mendapat hewan kurban sesuai keinginan.

Iklan

Como melanjutkan bahwa belakangan domba dan kambing banyak peminatnya sebagai hewan kurban. Hal ini lantaran merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Idul Adha 2022 yang lebih banyak menjangkiti sapi ketimbang dua hewan tadi.

Sebagai informasi, jumlah hewan kurban yang disembelih setiap tahun di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Tahun 2020 lalu Kementerian Pertanian mencatat ada 1.682.533 hewan kurban yang disembelih di Indonesia.

Reporter: Hammam Izzudin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Jelang Idul Adha, di Kota Jogja dari Kebutuhan 2.200 Ekor Sapi Baru Terpenuhi 46 Ekor

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2023 oleh

Tags: dombaIdul Adhakambingkewan kurban
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sisi gelap kurban (Idul Adha) di desa. Orang miskin nelangsa, tapi orang kaya pesta daging MOJOK.CO
Ragam

Ironi Kurban di Desa: Saling Jegal demi Raup Keuntungan, Orang Miskin Tak Kebagian Daging sementara Orang Mampu Berpesta

6 Juni 2025
garebeg besar mojok.co
Sosial

Ironi Ngalap Berkah Garebeg Besar Idul Adha, Sejumlah Warga Justru Kecopetan

29 Juni 2023
Mendengar Mereka yang Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal . MOJOK.CO
Kilas

Mendengar Mereka yang Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal 

29 Juni 2023
Culture Shock Mahasiswa Indonesia Merayakan Idul Adha di Mesir. MOJOK.CO
Kilas

Culture Shock Mahasiswa Indonesia Merayakan Idul Adha di Mesir

29 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.