Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

6 PO Bus yang Pemiliknya Mantan Sopir dan Kondektur

Kenia Intan oleh Kenia Intan
27 Juni 2023
A A
pemilik bus mojok.co

Ilustrasi bus (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Beberapa pemilik perusahaan otobus (PO) di Indonesia mengawali profesinya sebagai  sopir dan kondektur. Siapa saja mereka dan apa perusahaan bus yang ia dirikan?

Perjalanan bisnis seorang pengusaha tak melulu berawal dengan modal besar dan berjalan mulus begitu saja. Beberapa pengusaha merintisnya dari bawah dengan penuh ketekunan. Begitu pula dengan para pemilik perusahaan otobus (PO) yang ada di Indonesia. 

Beberapa dari mereka berangkat dari sopir dan kondektur yang secara tekun merintis bisnisnya hingga berkembang seperti saat ini. Berikut ini perusahaan bus yang pemiliknya merintis dari bawah sebagai sopir dan kondektur. 

PO Rosalia Indah

https://www.instagram.com/p/CrpY8PgMhkW/?hl=en

Pemilik PO bus Rosalia Indah adalah pasangan suami-istri Yustinus Soeroso dan Yustina Rahyuni asal Palur, Karanganyar, Jawa Tengah.  Sebelum merintis bisnis bus pada 1983, Soeroso sudah terlebih dahulu terjun di dunia transportasi. Ia sempat bekerja sebagai kondektur di PO Timbul Jaya selama hampir 11 tahun. 

Pengalaman Soeroso bekerja di PO Timbul Jaya sangat bermanfaat  untuk mengelola PO bus miliknya sendiri. Saat ini PO Rosalia Indah sudah memiliki 1.000 personel dan 140 kantor perwakilan dan agen yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Bahkan, Rosalia Indah menyabet rekor MURI sebagai “Perusahaan Otobus AKAP yang memiliki Armada Double Decker Terbanyak dengan Pelayanan Pramugara-Pramugari”.

PO Putra Remaja

https://www.instagram.com/p/Cr-o7OFr4In/?hl=en

Pemilik PO Putra Remaja yakni Sutikno pernah bekerja sebagai kondektur di PO Ramayana. Bahkan awal berdiri PO Putra Remaja tidak terlepas dari PO Remaja Ekspress yang pemiliknya adalah adik dari pemilik PO Ramayana.

Pada saat itu PO Remaja Ekspress yang sudah tidak terawat yang kemudian dikelola oleh Sutikno pada 1980. Sutikno mendapat 6 unit bus dengan kondisi dua dapat beroperasi sementara 4 lainnya dalam reparasi. Berbekal enam unit bus tadi, PO Putra Remaja terus berkembang hingga kini memiliki 150 unit bus. 

PO Karya Jasa

https://www.instagram.com/p/B9bmURTFzAD/?hl=en

Cikal bakal bus pariwisata asal Yogyakarta ini berangkat dari beberapa orang yang memiliki usaha truk sebagai transportasi, salah satunya Wibisono. Pada saat itu ia mengemudikan truknya sendiri karena tidak bisa sanggup membayar sopir. 

Seiring berjalannya waktu, Wibisono melihat ada peluang di bisnis transportasi bus. Di sisi lain bisnis truk kian lesu karena semakin banyak pesaing. Akhirnya dengan beberapa armada bus bekas PO Karya Jasa beroperasi. Bus ini pun fokus menjadi bus pariwisata. 

Bisnis terus berkembang dari yang semula hanya bisa membeli bus bekas, PO Karya Jasa kemudian bisa membeli bus-bus baru hingga kini jumlahnya menjadi 100 unit. 

PO Haryanto

https://www.instagram.com/p/CODXeyxLmac/?hl=en

Iklan

Pemilik PO Haryanto yakni Haji Haryanto sempat bekerja sampingan sebagai sopir angkot di samping pekerjaan utamanya sebagai sopir batalyon. Pekerjaan sampingan ini ia lakukan sejak menikah pada 1982. Kebutuhan yang meningkat mendorongnya membeli angkot dan mengemudikannya sendiri. 

Sekitar awal 2000-an, Haryanto memutuskan untuk pensiun dini dari karir militernya untuk menekuni dunia bisnis. Pada saat itu ia menjual sejumlah angkot miliknya untuk menjadi sejumlah armada bus. Trayek awal PO Haryanto adalah Cikarang-Tangerang dengan total lima armada. 

PO Sahaalah

https://www.instagram.com/p/CaI5plSvZRk/

Pemilik PO bus AKAP ini adalah Nur Salim dari Jepara. Kendati tergolong pemain baru, PO Sahalaah cukup terpandang karena pengalaman Nur Salim yang sudah melalang buana di dunia transportasi sejak 1990-an. 

Sebelum berbisnis bus, Nur Salim terlebih dahulu bekerja sebagai supir truk di PT Muji Jaya Putra Mandiri yang bergerak du bidang transportasi angkutan barang. Pengalaman sebagai supir ini tidak hanya membuatnya pandai mengemudi, ia juga memahami mesin hingga manajemen perusahaan. 

Pemilik perusahaan tempat Nur Salim bekerja kemudian ingin membuka PO bus. Nur Salim dipercaya untuk mendirikan dan mengelolanya. Tidak langsung berbisnis bus, Nur Salim terlebih dahulu belajar dan mendengar pengalaman dari pebisnis PO bus lain baru mendirikan Po Sahaalah dua tahun silam. 

PO Fajar Riau Wisata

https://www.instagram.com/p/CkH3akhvGye/?hl=en

PO Fajar Riau Wisata didirikan oleh Welfa Hendra yang bekerja sebagai kondektur bus dan supir bus pariwisata di 2000-an. Pada saat itu ia melayani rute Pekanbaru-Bandung. 

Bekerja sebagai sopir bus memupuk keinginannya untuk memiliki usaha transportasi. Dengan hasil tabungannya ia akhirnya membeli satu not angkot pada 2011. Melihat bisnis angkot tidak berkembang, ia pernah menjajal usaha rental mobil hingga memiliki tiga unit. 

Kemudian Wefa melihat ada peluang di bisnis bus. Ia kemudian menjual salah satu mobil rentalnya sebagai modal membeli bus. Setelah 6 bulan beroperasi, bisnis bus yang dijalankan sudah merasakan keuntungannya. Akhirnya ia menjual seluruh mobil rentalnya untuk modal membeli bus. 

Selama 1,5 tahun berjalan Wefa memiliki 3 unit bus. Bisnisnya kemudian dijadikan Perseroan Terbatas (PT) agar semakin berkemabg. Kini ia sudah memiliki 27 unit pariwisata di bawah payung PT Fajar Riau Wisata yang melayani trayek sekitar Pekanbaru hingga Bali. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA 5 PO Bus Terbesar di Indonesia, Jumlah Armadanya Tembus Ribuan Unit

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2023 oleh

Tags: busbus akapPemilik Buspo bus
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Vera Nur Fadiya, kuliah di jurusan sepi peminat (Matematika) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, jadi jalan wakili mimpi orang tua MOJOK.CO

Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah

11 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.