Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

3 Perusahaan Bus Milik Mantan Tentara: PO Bimo, Haryanto, dan Lorena

Kenia Intan oleh Kenia Intan
14 Juni 2023
A A
perusahaan bus mojok.co

PO Bimo (IG @bimotransportindonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ada beberapa Perusahaan Otobus (PO) di Indonesia yang dimiliki mantan TNI. Mereka banting setir menjadi pengusaha bus setelah pensiun dari dinasnya. Siapa saja mereka?

Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2021 mencatat, ada 5.349 perusahaan bus di Indonesia. Jumlah ini bertumbuh dibanding 2020 dan 2019 yang tercatat masing-masing 4.621 dam 3.650. Di antara ribuan perusahaan bus itu, beberapa di antaranya didirikan oleh mantan TNI.

PO Haryanto

https://www.instagram.com/p/COK-1cUrSuh/

PO Haryanto yang berdiri pada 2022 itu dimiliki oleh Haryanto yang merupakan mantan prajurit TNI AD yang berpangkat kopral. Melihat ada peluang bisnis pada bidang transportasi, Haryanto memutuskan pensiun muda sebagai TNI. Dengan begitu tercatat 23 tahun sejak menjadi prajurit AD. Pensiun sebagai TNI Angkatan Darat di Batalyon Artileri Pertahanan Udara RIngan 1/Kostrad, Tangeran, Banten.

Sebelum menjalani bisnis ini, Haryanto memang memiliki pekerjaan sampingan sebagai supir bus. melihat ada peluang di bidang ini, ia memberanikan banting setir sebagai pengusaha. Bisnisnya dimulai dari membeli bus-bus yang dijual murah. Pada saat itu ia hanya utang bank untuk membelinya.

Lambat laun bisnis berkembang hingga saat ini memiliki 250 armada bus. Trayeknya pun berkembang dari Jakarta hingga Madura.

PO Lorena

https://www.instagram.com/p/BmarSPMhzgX/?hl=en

Bagi kalian yang kerap berpergian menggunakan bus, PO Lorena mungkin sudah tidak asing lagi. PO yang berdiri pada 1970 itu sudah melayani penumpang AKAP dengan lebih dari 500 unit bus di lebih dari 60 kota di Indonesia.

PO Lorena didirikan oleh purnawirawan TNI AD bernama Gusti Terkelin Soerbakti yang pernah bertugas di TNI. Kendati tidak memiliki pengalaman berbisnis, ia memberanikan memulai perusahaan bus.

Rute awal bus ini adalah Jakarta-Bogor dengan mengandalkan dua unit bus Mercedes Benz yang melayani rute antar kota, yaitu Bogor-Jakarta PP. Setelah itu trayek jauh Jakarta-Surabaya PP mulai dibuka. Dilanjutkan dengan kota-kota lain seperti Pulau Jawa, Madura, Bali dan Sumatera.

PO Bimo

https://www.instagram.com/p/CcMsVyEvTF-/?hl=en

PO Bimo yang merupakan bus pariwisata yang berasal di Yogyakarta itu didirikan oleh Subagyo yang merupakan Kepala Staf TNI AD atau KASAD. Terakhir Subagyo mengantongi bintang empat sebelum purna tugas. Jabatan ini terpampang dalam karoseri busnya yang berlogo empat bintang berwarna emas.

PO Bimo yang yang berlokasi di Jalan Wonosari itu awalnya AKDP yang melayani Yogyakarta Wonosari sebelum berubah menjadi bus pariwisata. Saat masih menjadi AKDP, bus non-AC yang mengaspal di Yogyakarta itu hanya menjalankan lima unit bus.

Setelah berubah menjadi bus pariwisata, PO Bimo pernah mengoperasikan hingga 54 unit bus. Namun pandemi memukul segala lini bisnis mengikis bus milik PO Bimo hingga kini menjadi 20 unit saja. Bus yang beroperasi saat ini keluaran 2019 dan 2018.

Iklan

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pertemuan AHY-Puan, Panas-Dingin Demokrat PDIP, dan Nasib Pencapresan Anies

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2023 oleh

Tags: bus akapbus akdpperusahaan buspo bus
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Bus luragung jaya.MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Naik Bus Malam: Laptop Berisi Skripsi Digondol Maling, Ganti Rugi Tak Seberapa tapi Mimpi Jadi Sarjana Harus Tertunda

19 Juli 2025
bus teguh purwokerto wonosobo.MOJOK.CO
Ragam

Uji Nyali Bersama PO Bus Teguh Jalur Purwokerto Wonosobo, Bikin Pemotor Panik Sampai Tabrak Gerobak

16 Maret 2024
Mendahului Purwo Widodo, Bus Tuyul Andalan Penglaju Jogja-Kulonprogo Lebih Dulu Almarhum Meski Tak Punya Saingan.mojok.co
Catatan

Mendahului Purwo Widodo, Bus Tuyul Andalan Penglaju Jogja-Kulonprogo Lebih Dulu Almarhum Meski Tak Punya Saingan

11 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.