Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Disiplin Tidak Keluar Daerah, Suku Baduy Catatkan Prestasi Nol Kasus Positif Covid-19

Redaksi oleh Redaksi
22 Januari 2021
A A
suku baduy
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Indonesia terus mencatat lonjakan kasus positif Covid-19 dalam setahun terakhir, namun suku Baduy justru sama sekali belum “tersentuh” Covid-19.

Indonesia boleh dibilang memang cukup buruk (untuk tidak menyebutnya gagal total) dalam urusan penanganan pandemi Covid-19. Per saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 yang tercatat sudah mencapai 940 ribu kasus dengan 26 ribu di antaranya meninggal dunia.

Untuk angka pertambahan harian kasus positif Covid-19 pun, Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di Asia bahkan dunia. Dalam tujuh hari terakhir, jumlah penambahan kasus positif hampir selalu di atas angka 10 ribu. Bahkan pada 16 Januari 2021 lalu, Indonesia mencetak rekor dengan angka penambahan harian mencapai 14 ribu kasus.

Alih-alih melandaikan kurva, Indonesia justru terus mencetak kurva naik seiring dengan semakin banyaknya angka positif Covid-19 yang tercatat.

Dalam kondisi yang sedemikian kacau tersebut, masyarakat adat Baduy tampil menjadi sebuah fenomena tersendiri. Mereka menjadi contoh yang sangat gemilang terkait penanganan pandemi.

Betapa tidak, sudah hampir setahun berlalu sejak kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan, dan selama itu pula, belum ada satu pun warga masyarakat adat yang tinggal pedalaman Lebak, Banten, itu
yang dinyatakan positif Covid-19.

Salah satu kunci keberhasilan masyarakat adat Baduy adalah kedisiplinan mereka untuk tidak bepergian ke luar daerah.

Tetua adat Baduy selama ini rajin mengimbau kepada masyarakatnya agar tidak keluar daerah utamanya ke Jakarta, Tangerang, Bogor, dan daerah-daerah lain yang selama ini memang dikenal sebagai daerah penyebaran Covid-19.

Bagi warga Baduy sendiri, tidak bepergian ke luar daerah memang merupakan hal yang sangat-sangat bisa untuk dilakukan. Maklum saja, mereka selama ini bisa mencukupi kebutuhan pangan dari ladang mereka sendiri.

“Kami mengapresiasi warga Baduy dapat mengendalikan Covid-19 itu,” kata Petugas Medis Puskesmas Cisimeut Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Iton Rustandi seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Iton mengatakan bahwa selain disiplin untuk tidak bepergian, masyarakat adat juga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker.

Nah, kan. Jelas sudah sekarang skornya. Pemerintah Indonesia 0, Tetua adat masyarakat Baduy 1.

suku baduy

BACA JUGA Pak Din Syamsuddin Sebaiknya Mencintai Sunda Wiwitan dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2021 oleh

Tags: COVID-19pandemisuku baduy
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Z sarjana ekonomi di Undip. MOJOK.CO
Kampus

Apesnya Punya Nama Aneh “Z”: Takut Ditodong Tiba-tiba Saat Kuliah, Kini Malah Jadi Anak Emas Dosen di Undip

27 November 2025
Naik Kereta Api di Jogja Tak Harus Gunakan Masker Lagi. MOJOK.CO
Kilas

Naik Kereta Api di Jogja Tak Harus Gunakan Masker Lagi

13 Juni 2023
Kritik untuk Jogja Sebuah Cinta yang Tidak akan Kita Menangkan MOJOK.CO
Esai

Kritik untuk Jogja: Sebuah Cinta yang Tidak akan Kita Menangkan

7 Juni 2023
KTR Malioboro.MOJOK.CO
Kilas

Kasus Covid-19 di DIY Meningkat Tajam, Segera Vaksinasi Masyarakat Berisiko Tinggi

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan Mojok.co

Klaten Daerah Tertinggal yang Perlahan Berubah Menjadi Surga, Dulu Diremehkan dan Dianggap Kecil Kini Sukses Bikin Iri Warga Jogja

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.