Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Catat, Jadwal Masyarakat DIY Mulai Bisa Gunakan Uang Baru

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
21 Agustus 2022
A A
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Budiharto Setyawan menyerahkan pecahan uang seri terbaru emisi 2022 kepada Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di JEC

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Budiharto Setyawan menyerahkan pecahan uang seri terbaru emisi 2022 kepada Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di JEC. (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Meski sudah diluncurkan pada 17 Agustus 2022, masyarakat DIY belum bisa menggunakan  uang seri terbaru yang diterbitkan Bank Indonesia. Tujuh seri tersebut mulai dari Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000  dan Rp100.000. 

Seri baru pecahan uang emisi 2022 ini mulai didistribusikan ke daerah, termasuk di DIY pada 18 Agustus 2022. Namun, peluncuran uang seri terbaru di DIY baru dilakukan pada Sabtu (20/08/2022).

“Pada 18 Agustus lalu kan Sultan masih berada di Jakarta karena diundang presiden untuk mengikuti kegiatan HUT RI, jadi peluncuran pertama kali ini baru kita laksanakan hari ini,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Budiharto Setyawan di Jogja Expo Center (JEC) Sabtu (20/08/2022).

Khusus untuk Sultan, Bank Indonesia menerbitkan edisi terbatas sebagai token of appreciation kepada kepala daerah. Tujuh uang kertas mulai Rp 1.000 hingga Rp 50.000 yang diberikan memiliki nomor seri berdasarkan tanggal kelahiran Sultan pada 2 April 1946 yang sama

“Jadi seri khusus artinya dari Rp 1 ribu sampai Rp 100 ribu rupiah serinya sama. Itu menggambarkan kodenya beliau, HB X, tanggal kelahiran, bulan kelahiran dan tahun kelahiran beliau. Jadi sama semua [di tujuh pecahan uang tahun emisi 2022],” ujarnya.

Selain untuk Sultan, lanjut Budi nantinya pecahan uang tersebut mulai didistribusikan ke masyarakat. Masyarakat DIY bisa mendapatkan uang baru mulai Senin 22 Agustus 2022. Mereka bisa mendapatkan di cabang-cabang Bank Indonesia dalam paket-paket tertentu dengan mendaftar terlebih dahulu.

Bank Indonesia menyediakan cukup stok pecahan seri terbaru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi dilakukan sembari Bank Indonesia menarik pecahan uang seri sebelumnya.

Uang seri baru ini memiliki ukuran yang berbeda dari seri sebelumnya. Uang pecahan ini selisih ukurannya mencapai 5 mm.

“Sedangkan uang lama hanya 2 mm. Jadi uang yang baru saat ini semakin nominalnya akan semakin kecil juga ukurannya,” paparnya.

Sementara Sultan yang menerima tujuh pecahan uang seri mengungkapkan tidak akan membelanjakannya. Uang dengan seri sangat terbatas itu akan dikoleksinya.

“Yo ora arep tak belanjakke to (tidak akan saya belanjakan ya-red). Untuk koleksi,” ungkapnya.

Sultan menambahkan, semua kepala daerah telah mendapatkan token of appreciation sejak Jumat (19/08/2022). Sebelum diedarkan ke masyarakat, uang seri baru itu diserahkan terlebih dulu ke kepala daerah.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Uang Baru Emisi 2022 Resmi Dirilis, Pecahan Lama Masih Berlaku

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2022 oleh

Tags: uanguang baru
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Salah Paham Konsep Menabung Bikin Kamu Malah Sulit Cuan MOJOK.CO
Cuan

Menciptakan Rasa Aman Finansial dengan Langkah Sederhana Bernama Menabung: Tips Cuan dari Nabung Harian Ala Bapak2ID

22 Januari 2026
Rahasia di Balik “Chindo Pelit” Sebagai Kecerdasan Finansial MOJOK.CO
Esai

Membongkar Stigma “Chindo Pelit” yang Sebetulnya Berbahaya dan Menimbulkan Prasangka

29 Oktober 2025
Bagiku yang Pelajar, Uang Itu Penghalang. MOJOK.CO
Kilas

Bagiku yang Pelajar, Uang Itu Penghalang

11 Juni 2023
pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Ekonomi

Siapa sih Pahlawan Pertama di Uang Rupiah Terbitan Bank Indonesia?

17 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Mencoba Menghabiskan Makanannya MOJOK.CO

Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

1 April 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.