Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Redaksi oleh Redaksi
29 April 2026
A A
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur. (Dok. CL)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Hujan skor mengguyur GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjelang puncak Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya, Selasa (28/4/2026). 

Suasana kompetitif memang sudah tersaji sejak hari pertama gelaran Kompetisi Basket Campus League Regional Surabaya, Rabu (22/4/2026). Bisa dilihat dari ratusan student-athlete (atlet mahasiswa) yang berasal dari 17 perguruan tinggi.

Terdiri dari 16 tim putra dan 8 tim putri, tim-tim basket tersebut saling unjuk skill untuk menorehkan prestasi terbaik masing-masing. 

Babak demi babak berlalu dengan intensitas tinggi. Satu tim gugur, tim lain melaju ke babak berikutnya. Hingga tiba lah di babak semifinal dengan persaingan yang semakin sengit dan panas. 

Pembuktian kesolidan tim luar Jawa di Kompetisi Basket Campus League musim perdana

Empat laga sengit tersaji di GOR Basket Unesa. Di sektor putri mempertemukan Universitas Ciputra Makassar melawan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Universitas Surabaya (Ubaya) vs Universitas Brawijaya (UB).

Sementara di sektor putra menyajikan laga Universitas Cendrawasih (Uncen) Papua vs Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Surabaya (Ubaya) vs Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Laga semifinal pertama dan kedua menjadi saksi betapa solidnya tim-tim dari luar Jawa. 

Dalam laga Regional Playoffs atau semifinal pertama (misalnya), Tim Putri Universitas Ciputra Makassar tampil sangat solid. Kerja sama tim membuat mereka  mengandaskan perlawanan Unair dengan skor 52-39. 

Sementara di pertandingan berikutnya, giliran wakil Papua, Tim Putra Uncen memberi perlawanan sengit ke UM. Hasilnya, wakil Papua itu menang gemilang dengan skor meyakinkan 92-63. 

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur. (Dok. CL)

Hujan skor dalam derby Jawa Timur

Hujan skor bahkan mewarnai partai semifinal ketiga yang mempertemukan Tim Putri Ubaya vs UB. 

Tim Putri Ubaya tampil tidak terbendung. Serangan-serangan yang dilayangkan nyaris selalu berbuah angka. Sementara serangan lawan berkali-kali berhasil digagalkan. Sejak tip-off, Tim Putri Ubaya memang bermain agresif. Hingga akhir quarter kedua, Tim Putri Ubaya mampu meledak dengan raihan 47-14. 

Usai turun minum, Universitas Brawijaya sebenarnya berupaya memberikan perlawanan. Sayangnya, serangan yang dibangun tetap sulit menembus pertahanan rapat lawan. 

Justru Universitas Surabaya lah yang sukses menjaga intensitas permainan hingga kuarter penutup. Hasilnya, wakil Surabaya itu sukses menjaga jarak sekaligus mengamankan tiket ke final dengan skor akhir sangat mencolok: 105-19. 

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur. (Dok. CL)

Evelyn Fiyo jadi motor serangan Ubaya di partai semifinal ini. Pemain timnas basket 3×3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini mencatatkan 18 poin dan tampil trengginas sepanjang laga. 

Iklan

“(Meski lolos ke semifinal Kompetisi Basket Campus League musim pedana Regional Surabaya), pertandingan hari ini saya belum benar-benar puas dengan permainan anak-anak. Karena lawan-lawan yang dihadapi juga belum semuanya maksimal,” ungkap pelatih Ubaya, Wellyanto Pribadi dalam jumpa pers usai pertandingan.

“Saya melihat masih hal-hal yang akan terus kami evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan,” sambungnya. 

Kapten tim, Mayviana Lysandra Tandiono, juga mengamini pernyataan sang pelatih untuk terus memperbaiki kualitas permainan. Oleh karena itu, ia dan tim akan folus melakukan evaluasi demi meraih gelar juara di partai final. 

“Persiapannya kami harus lebih percaya satu sama lain juga. Evaluasi di games sebelumnya juga terus banyak koreksi juga dari game tadi dan enggak boleh meremehkan lawan,” tuturnya. 

Universitas Surabaya: impresif dan Belum terkalahkan di Kompetisi Basket Campus League musim perdana

Kemenangan Tim Putri Ubaya diikuti oleh Tim Putra. Di pertandingan semifinal terakhir, Tim Putra Ubaya menegaskan diri sebagai raja kampus basket di Provinsi Jawa Timur. Tim Putra Ubaya mengantongi tiket final setelah menaklukkan tuan rumah, Unesa, dengan skor 87-20. 

Sepanjang gelaran Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya 2026, Tim Putra Ubaya memang selalu tampil impresif. Mereka bermain disiplin dalam bertahan dan efektif saat menyerang. 

Termasuk dalam partai semifinal hari itu. Sejak quarter pertama, Unesa dibuat kesulitan mengembangkan permainan gara-gara pressing ketat Ubaya. Ubaya menutup first half tanpa hambatan dengan 46-7. 

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur. (Dok. CL)

Selepas jeda, tim asuhan pelatih Ivan Widianto Tjahjono itu tetap tidak mengendurkan tekanan. Ubaya seperti tidak memberi kesempatan bagi Unesa untuk menjaga jarak poin. 

Hingga buzzer berbunyi, Ubaya mengunci kemenangan untuk menantang Universitas Cendrawasih (Uncen) di laga final regional. 

Kapten Tim Putra Ubaya, Albert Richard, merasa timnya sudah siap untuk menghadapi Uncen di partai final. 

Bukan tanpa alasan kenapa ia sangat percaya diri dengan timnya. Sebab, menurutnya dalam jumpa pers, regenerasi antara pemain senior ke pemain junior selama ini berjalan efektif. Itu menjadi salah satu faktor kualitas permainan yang terus terjaga. 

Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur MOJOK.CO
Semifinal Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya hujan skor. Universitas Surabaya (Ubaya) jadi raja Jawa Timur. (Dok. CL)

Albert berharap timnya tetap solid untuk meraih podium tertinggi Campus League Basket Regional Surabaya. “Kami tidak pernah meremehkan musuh, kami selalu memberikan effort 100 persen, kami juga fokus mengikuti arahan Coach Ivan,” tegasnya.

Ivan Widianto Tjahjono selaku pelatih pun mengakui timnya tampil sangat solid di pertandingan ini. Ada peningkatan dari sisi defense yang mampu diterjemahkan dengan apik oleh anak asuhnya di lapangan. 

Namun, bagi Ivan, menghadapi Uncen di partai pamungkas membutuhkan strategi yang berbeda untuk bisa memastikan gelar juara di genggaman. “Strategi khusus kami pasti ada, karena kami juga cukup paham karakternya Tim Uncen bermain itu seperti apa. Jadi kami siapkan strategi bagaimana memecah full press dari mereka,” jelas Ivan. 

Surabaya ibukota basket

Atas animo tim-tim yang bertanding di Kompetisi Basket Campus League musim perdana Regional Surabaya 2026, Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menyebut bahwa Surabaya memang layak menjadi “ibukota basket”.

Secara kualitas, menurut Dave, tim-tim yang bertanding memang memiliki kualitas yang beragam. Ada beberapa tim yang bisa dibilang masih belum di level kompetitif. 

Kendati demikian, Dave menegaskan bahwa kompetisi Campus League memang bukan hanya soal hasil pertandingan saat ini, tapi juga tentang membangun ekosistem, budaya kompetisi, dan peningkatan kualitas basket kampus secara bertahap dan berkelanjutan.

“Justru melalui Campus League ini proses pembinaan dan pemetaan kualitas tim mulai bisa terbentuk. Saat liga ini sudah berjalan secara konsisten dalam 3–5 tahun ke depan, akan terlihat dengan jelas tim mana yang benar-benar siap bersaing dan mana yang masih perlu berkembang,” bebernya.***(Adv)

BACA JUGA: Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 29 April 2026 oleh

Tags: atlet mahasiswabasketbasket mahasiswabasket surabayabasket ubayacampus leaguecampus league basketcampus league surabayaUBAYAUniversitas Surabaya
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Campus Leagu: kompetisi olahraga kampus untuk masa depan atlet mahasiswa MOJOK.CO
Kilas

Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial

22 April 2026
Semangat pemain dan pelatih Universitas Negeri Malang (UM) sebelum bertanding. MOJOK.CO
Liputan

Rela Iuran hingga Bawa Beras 1 Kg untuk Amunisi di Laga Futsal Jogja, UM Gagal Jadi Juara Pertama tapi Berhasil Harumkan Nama Kampusnya

13 November 2025
Aksi kapten tim futsal putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rinjani, di event Campus League 2025 Regional Jogja MOJOK.CO
Sosok

Mimpi Setinggi “Rinjani”: Dari Cap “Cewek kayak Laki” hingga Mencatat Prestasi dan Sejarah di Tim Futsal Putri

13 November 2025
Safari Nur Hannafi (22) (merah), kapten tim futsal UNY MOJOK.CO
Ragam

Gemuruh, Mentalitas, hingga Kaki Pincang di “Musim Nol” Campus League 2025

11 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.