Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Alasan Polres Bantul Punya Ide Ujian SIM tanpa Angka Delapan dan Zig-zag

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
28 Juni 2023
A A
Polres Bantul membuat konsep ujian praktik SIM C tanpa zig-zag dan angka delapan. MOJOK.Co

Polres Bantul membuat konsep ujian praktik SIM C tanpa zig-zag dan angka delapan. (YouTube Polres Bantul)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Polres Bantul punya ide untuk menyelenggarakan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C tanpa membawa motor zig-zag dan mengitari angka delapan. Konsep yang harapannya bisa segera disetujui Mabes Polri ini ternyata berawal dari analisis kejadian kecelakaan di Bantul.

“Ide ini berangkat dari keresahan kami akan tingginya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Bantul. Setiap tahunnya berkisar 1.500 kasus laka lantas,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan, Senin (26/06/2023).  

Selama 5 tahun ini Polres Bantul melakukan kajian dan hasilnya lakalantas paling banyak melibatkan kendaraan roda dua. Sebanyak 51 persen faktor penyebab kecelakaan itu karena faktor manusianya. “Ini terkait pengetahuan tentang rambu, kemudian kurangnya konsentrasi, dan kecerobohan dalam berkendara,” kata Ihsan. 

Dari hasil kajian itu, Polres Bantul kemudian melakukan perbaikan. Khususnya terkait uji praktek SIM. “Selain itu saat ini ujian teori tidak linear dengan ujian praktik.  Jadi di teori mengajarkan terkait rambu kemudian marka jala dan sebagainya. Namun, pada saat praktiknya hanya lebih ke skill bagaimana keterampilan melewati angka 8 kemudian zig-zag sehingga ini tidak linier dengan teori,” papar AKBP Ihsan. 

Polres Bantul berharap Mabes Polri setujui konsep ujian praktik SIM C yang baru

Lewat konsep ujian praktik SIM C yang baru, Polres Bantul berharap bagaimana caranya masyarakat punya SIM tapi juga punya kompetensi dalam berkendara. Kompetensi yang pertama yaitu pengetahuan berkendara, kedua punya keterampilan, dan yang ketiga adalah perilaku di jalan. 

Meski menghilangkan ujian praktik zig-zag dan melewati angka 8, Ihsan menyatakan ujian praktik SIM yang baru akan menyesuaikan dengan kondisi jalan di Bantul maupun di Indonesia pada umumnya. “Ide ini muncul juga termasuk karena setiap tahun pasti ada keluhan-keluhan masyarakat terkait SIM. Tentu kami tidak mau ini terus terjadi, sehingga kami ingin melakukan perbaikan. Mudah-mudahan bisa dimulai dari Bantul dan bisa nasional diterapkan,” kata AKBP Ihsan dalam YouTube Polres Bantul. 

Wakapolda DIY, Brigjen Pol Slamet Santoso kepada wartawan, Senin (26/06/2023) mengungkapkan bahwa ide ujian praktik SIM yang baru berasal dari Polres Bantul. 

Menurut Slamet, model ujian praktik SIM yang baru saat ini sedang dalam pengajuan kepada Mabes Polri. Polda DIY berencana mengembangkan konsep tersebut di tingkat Polda DIY.

Ada lima item yang menjadi alat penilaian untuk menentukan lulus tidaknya peserta ujian SIM dalam konsep baru tersebut. Yakni faktor keseimbangan, perilaku pengendara, reaksi dan keterampilan lainnya.

“Kami ajukan dahulu, mudah-mudahan dalam waktu yang singkat dan dalam tempo yang secepat-cepatnya itu bisa berlaku di seluruh nasional,” jelasnya.

 

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Susahnya Ujian Sim C: Ini Tipsnya Biar Lulus Menurut Polisi, Ahli, dan Orang yang Gagal Berkali-kali

Iklan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2023 oleh

Tags: Polisisim cujian praktik SIMujian SIM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

rkuhap, kuhap, polisi.Mojok.co
Mendalam

Catatan Kritis KUHAP (Baru) yang Melahirkan Polisi Tanpa Rem Hukum, Mengapa Berbahaya bagi Sipil?

19 November 2025
Ortu kuras tabungan buat anak jadi polisi malah kena tipu. Sempat bikin stres tapi kini bersyukur tak jadi sasaran amuk tetangga MOJOK.CO
Ragam

Ortu Kuras Tabungan buat Anak Jadi Polisi malah Kena Tipu “Intel”, Awalnya Stres tapi Kini Bersyukur

6 September 2025
Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Aktual

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
Pertama kali membuat SIM C di kantor Satpas demi patuhi aturan, berujung kapok karena kegalakan petugas MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Ngurus SIM di Satpas: Nanya Sopan Malah Digalaki dan Dibiarkan Ruwet Sendiri, “Praktik Kotor” Tersaji di Depan Mata

3 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.