Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Aktivis Kemerdekaan Papua Filep Karma Ditemukan Meninggal Dunia

Kenia Intan oleh Kenia Intan
1 November 2022
A A
filep karma mojok.co

Ilustrasi Filep Karma (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jenazah yang diduga Filep Karma ditemukan meninggal dunia di Pantai Base G Jayapura pukul 07.00 WIT, Selasa (1/11/2022). Aktivis kemerdekaan Papua itu diduga terbawa arus ketika menyelam. 

Saat kabar ini beredar Selasa (1/11/2022) pagi, Kapolsek Jayapura Utara Akp Yahya Rumra membenarkan ada jenazah yang ditemukan warga di Pantai Base G. Pihaknya masih menunggu keluarga Filep Karma untuk mengonfirmasi identitasnya.

Kemudian pukul 09.00 WIB, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofha Kamal mengatakan jenazah yang ditemukan mengenakan pakaian selam itu sudah dipastikan Filep Karma. Akan tetapi, pihak kepolisian masih memastikan penyebab kematiannya.

“Apa karena menyelam atau hal lain,” kata dia seperti dilansir dari detiknews, Selasa (1/11/2022). Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah sedang diautopsi di RS Bhayangkara Jayapura. 

Dilansir dari CNN Indonesia, Ketua Komnas HAM Papua Frits Ramandey mengungkapkan, Filep diduga meninggal dunia usai menyelam dan terbawa arus. Namun, hingga saat ini Frits mengaku masih mendalami penyebab kematian Filep yang ditemukan dalam keadaan perut membengkak itu. 

Apabila benar penyebabnya seperti yang dijelaskan di atas, peristiwa terseret arus itu bukan kali pertama bagi Filep Karma. Di Desember tahun lalu, ia sempat menghilang saat menyelam. Filep yang dilaporkan hilang pada hari Minggu (13/12/2022) malam itu ditemukan pada keesokan harinya, Senin (14/12/2021). Ia ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga di Pantai Skouw, Jayapura, Papua. 

Kejadian pada saat itu, Filep Karma menyelam bersama dua rekannya di sekitar perairan Bse G Jayapura, Minggu sore. Akan tetapi, Filep tidak segera muncul ketika dua rekannya sudah naik ke permukaan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polairud Polda Papua. Menanggapi laporan itu, tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian hingga ke Pantai Skouw. 

Filep Karma yang bernama lengkap Filep Jacob Semuel Karma merupakan aktivis kemerdekaan Papua. Pria kelahiran 63 tahun silam itu pernah divonis 15 tahun penjara karena ikut menaikkan bendera Bintang Kejora dalam sebuah upacara di 2004. Setelah menjalani vonis selama 11 tahun, ia akhirnya dibebaskan pada 19 November 2015. Setelahnya, ia tetap aktif menyuarakan kemerdekaan Papua secara damai. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Benny Wenda Proklamirkan Papua Merdeka dan Kita Asyik dengan Isu Imam Besar Aja? Hm, Oke

Terakhir diperbarui pada 1 November 2022 oleh

Tags: aktivis papuaFilep Karma
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Tai Ledig Polisi Papua
Esai

Polisi Tai Ledig di Tanah Papua

4 September 2017
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketulusan Guru BK di SMP Pelosok Ponorogo MOJOK.CO

Curhatan Guru BK Hari Ini: Profesi Dipandang “Sepele”, Padahal Harus Hadapi Gen Z yang Masalahnya Makin Kompleks

8 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
literasi rendah di Papua dan upaya mahasiswa BINUS. MOJOK.CO

Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan

8 Januari 2026
flu.mojok.co

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.