Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

76 Bencana dalam Sepekan, Antisipasi Hujan Deras Ini Bisa Dilakukan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
20 Oktober 2022
A A
76 Bencana Tejradi karena Banjir, Upaya Antisipasi Ini Bisa Dilakukan Mojok.co

Ilustrasi banjir (sumber: ugm.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO– Sejumlah wilayah di Indonesia terdampak hujan deras yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Melansir berita Antara, dalam kurun waktu 10-16 Oktober 2022, setidaknya terjadi 76 kali bencana hidrometeorologi basah. Bencana yang dimaksud adalah banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dari 76 bencana yang terjadi, 36 di antaranya banjir, 23 fenomena cuaca ekstrem seperti puting beliung dan angin kencang, serta 17 tanah longsor di 56 kabupaten/kota di Indonesia.

Puluhan bencana yang terjadi dalam sepekan itu berdampak pada sekitar 70.800 warga. Sebanyak 13 orang meninggal dunia dan 10 orang terluka atau sakit.

Kepala Pusat Studi Bencana (PSBA) UGM, Dr. Muhammad Anggri Setiawan menjelaskan, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir memang patut diwaspadai dengan serius untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

Ia menjelaskan, pada periode ini Indonesia mengalami Triple Dip La Nina yang mengakibatkan musim hujan cenderung datang lebih awal. Oleh karenanya, kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sisi hulu maupun perkotaan perlu ditingkatkan. Luapan sungai, banjir bandang, longsor, angin kencang senantiasa mengintai.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir perlu memiliki skenario terburuk. Termasuk langkah kesiapsiagaan penyelamatan jiwa, khususnya bagi anggota keluarga yang rentan. Selain itu, masyarakat bisa melakukan upaya pengamanan dokumen dan selalu berkomunikasi dengan komunitas lingkungan sekitar dalam rangka pengurangan risiko.

Pemerintah juga perlu memperbaiki drainase dan pengerukan dasar sungai guna mengantisipasi banjir. Upaya ini seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelum musim hujan datang.

“Pengerukan sungai, pembersihan drainase jangan dilakukan dalam kondisi siaga darurat seperti sekarang ini. Debit aliran sungai sedang tinggi saat ini. Hujan intensitas tinggi bisa turun deras sewaktu-waktu,” jelas dia seperti dikutip dalam ugm.ac.id.

Selain banjir, masyarakat yang tinggal di sekitar tebing perlu mewaspadai tanah longsor. Anggri bilang, untuk mencegah timbulnya korban, perlu ada edukasi, imbauan, dan deteksi dini daerah yang dianggap rawan longsor saat hujan lebat.

Setiap pemda seharusnya sudah memiliki pemahaman lokal, dokumen kajian risiko bencana, desa tangguh bencana, dan berbagai instrumen lainnya.

“Saatnya saling mengingatkan dan mengaktifkan semua komponen tersebut. Jangan sampai menunggu korban,” ungkap dia.

Anggri menekankan, semua pihak, baik pemangku kepentingan maupun masyarakat, sebenarnya memiliki tanggung jawab agar kondisi tidak memburuk.

“Bencana tanggung jawab semua pihak, seluruh satuan kerja pemerintah daerah yang dikoordinasi oleh BPBD harus mengaktifkan rencana kontingensi yang sudah disusun khususnya untuk tahapan siaga dan tanggap darurat,” tutup dia.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kita Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem, tapi Tidak Diberi Tahu Caranya Gimana

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2022 oleh

Tags: antisipasibencanahujan deras
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Hari ibu adalah perayaan untuk seluruh perempuan. MOJOK.CO
Aktual

Ironi Perayaan Hari Ibu di Tengah Bencana Aceh dan Sumatra, Perempuan Makin Terabaikan dan Tak Berdaya

24 Desember 2025
Derita Warga Bener Meriah di Aceh: Terisolir, Krisis Pangan, Ditipu. MOJOK.CO
Ragam

Sepekan Lebih Warga di Bener Meriah Aceh Berjuang dengan Beras 1 Kilogram dan Harga BBM yang Selangit

9 Desember 2025
Banjir sumatra, Nestapa Tinggal di Gayo Lues, Aceh. Hidup Waswas Menanti Bencana. MOJOK.CO
Ragam

Tragedi Sumatra Timbulkan Trauma: “Saya Belum Pernah Lihat Gayo Lues Seporak-poranda ini bahkan Saat Tsunami Aceh”

2 Desember 2025
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara jambore relawan bencana Muhammadiyah. MOJOK.CO
Kilas

Langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Mengantisipasi Tingginya Bencana Sepanjang 2025, Mulai dari Banjir hingga Karhutla

27 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.