Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

5 Fakta Bandara Dhoho Milik Gudang Garam, Warga Kediri Tak Perlu Jauh-jauh ke Juanda

Kenia Intan oleh Kenia Intan
20 Juli 2023
A A
5 Fakta Bandara Dhoho Milik Gudang Garam, Warga Kediri Tidak Perlu Jauh-Jauh ke Juanda. MOJOK.CO

Desain Bandara Internasional Kediri yang dibangun Gudang Garam. (Wikagedung.co.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bandara Internasional Dhoho Kediri akan mulai beroperasi paling lambat pada awal 2024. Bandara ini akan menjadi satu-satunya bandara di Indonesia yang dibangun oleh swasta, yaitu Gudang Garam.  

Indonesia akan memiliki bandara baru. Apabila berjalan sesuai rencana, Bandara Dhoho di Kediri akan beroperasi di awal 2024. Pembangunan bandara milik perusahaan rokok Gudang Garam itu kini sudah mencapai 90 persen. 

Bandara yang berjarak kurang lebih 12 km dari Kota Kediri itu akan menjadi bandara pengumpan di jalur Selatan Jawa yang melayani penerbangan domestik. Karenanya, kehadirannya akan memudahkan mobilitas warga di Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung.

Mereka tidak perlu lagi jauh-jauh ke Bandara Juanda di Surabaya atau Bandara Abdul Rahman Saleh di Malang untuk berpergian menggunakan pesawat terbang. Asal tahu saja, dua bandara itu berjarak lebih dari 100 km dari Kota Kediri. 

Di bawah ini beberapa fakta Bandara Dhoho yang segera beroperasi itu:

Dibangun Gudang Garam, biaya triliunan rupiah

Pembangunan bandara yang sudah dimulai sejak 2020 itu menelan biaya hingga Rp10,8 triliun. Biaya itu ditanggung oleh perusahaan rokok PT Gudang Garam melalui anak usahanya PT Surya Dhoho Investama. 

Pembangunan Bandara Dhoho menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Bandara Dhoho masuk dalam Proyek Strategi Nasional (PSN) seperti yang tertulis dalam Permenko 21/2022. 

Kapasitas 10 juta penumpang per tahun

Bukan kaleng-kaleng, bandara Dhoho merupakan bandara internasional yang rencananya bisa menampung hingga 10 juta penumpang per tahun. Jumlah itu mirip dengan Bandara Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara yang berkapasitas 8 juta penumpang. 

Akan tetapi,  untuk tahap I yang beroperasi pada 2023 ini, Bandara Dhoho baru akan memiliki terminal penumpang seluas 18.000 meter persegi dengan kapasitas 1,5 juta penumpang. Setelahnya kapasitas akan naik menjadi 4,5 juta penumpang di tahap II, dan mencapai 10 juta penumpang di tahap III. 

Bandara Dhoho memiliki runway atau landas pacu berukuran 3.300 x 60 meter, apron komersial berukuran 548 x 141 meter, apron VIP berukuran 221 x 97 meter, 4 taxiway, dan tempat parkir dengan luas 37.108 meter persegi.

Baca halaman selanjutnya…

Angkasa Pura I akan kelola Bandara Dhoho

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2023 oleh

Tags: bandara dhohoGudang GaramjuandakediriSurabaya
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Kereta api ekonomi (KA) Ambarawa Ekspres menjadi saksi "kegilaan" Bonek di rute Grobogan - Stasiun Pasarturi demi Persebaya Surabaya di Stadion GBT MOJOK.CO
Urban

KA Ambarawa Ekspres Andalan Bonek Tempuh “Jalan Kegilaan” di Rute Grobogan – Pasarturi, Demi Ziarah ke Rumah Kedua

6 Maret 2026
Ilustrasi Honda Vario Sumber Derita dan Bikin Gila di Jalanan Surabaya (Wikimedia Commons)
Pojokan

Honda Vario Adalah Motor yang Paling Menderita di Surabaya: Mesin Loyo Itu Sengsara Dihajar Jalan Rusak

6 Maret 2026
Orang Surabaya hina Malang. MOJOK.CO
Urban

Malang Dihina “Desa”, padahal Tempat Pelarian Terbaik bagi Orang Kota Surabaya yang Stres meski Punya Mal Mewah

5 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.