Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

3 Penyebab Rentetan Konflik PSHT dengan IKSPI Kera Sakti di Jawa Timur

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Juli 2023
A A
3 Penyebab Rentetan Konflik PSHT dengan IKSPI Kera Sakti di Jawa Timur. MOJOK.CO

3 Penyebab Rentetan Konflik PSHT dengan IKSPI Kera Sakti di Jawa Timur. (Photo by Charlein Gracia on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Penyebab konflik PSHT dan IKSPI

Dua kejadian itu menjadi contoh rentetan konflik antar dua perguruan di Jawa Timur ini. Terdapat beberapa penelitian tentang akar perseteruan berkepanjangan ini. Salah satunya penelitian oleh Muhammad Zakaria berjudul Studi Tentang Konflik Antar PSHT dan IKSPI-Kera Sakti di Desa Sumuragung Kabupaten Bojonegoro yang terbit di Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Universitas Padjajaran.

Pada studi kasus di Desa Sumuragung, peneliti menyebut bahwa konflik perguruan silat menyebabkan kerugial material bahkan korban jiwa. Ia juga meneliti beberapa faktor penyebab rentetan pertikaian tersebut.

Pertama, konflik kerap timbul saat anggota kedua pihak bertemu dengan kondisi menggunakan atribut perguruan. Latar belakang konflik kerap berlandaskan permasalahan pribadi.

“Diawali permasalahan pribadi dan mengatasnamakan perguruan, sehingga bukan atas kewenangan perguruan silat,” tulis Zakaria.

Selanjutnya, ia menilai penyebab konflik di des aitu lantaran banyak anggota yang masih berusia 15-18 tahun. Pada usia itu mereka sudah sah menjadi warga atau anggota.

“Anggota silat yang masih muda menggunakan emosional dan sifat tempramental untuk menyelesaikan suatu masalah,” terangnya.

Ketiga, permasalahan antarpribadi itu lantas menyulut lebih banyak massa karena sifat persaudaraan yang kental di perguruan. Ia beranggapan ada penyalahguaan ajaran yang dimanfaatkan untuk kepentingan individu. Penyalahgunaan semacam ini terjadi karena minimnya pendidikan karakter.

Berbagai cara dilakukan untuk menghindari konflik antar perguruan pencak silat di Jawa Timur. Salah satunya dengan menggelar temu antar perguruan dalam payung paguyuban.

Pertemuan semacam itu salah satunya sudah rutin digelar di Tulungagung. Polres Tulungagung menggelar acara bersama Paguyunan Pencak Silat se-Kabupaten Tulungagung untuk menjaga harmoni dan kondusivitas. Di beberapa daerah di Jawa Timur lain, acara semacam ini juga sudah rutin terlaksana.

Penulis: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kisah Persaudaraan Bela Diri Prisai Sakti Mataram yang Lahir di Jogja dari Seorang ABRI

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Juli 2023 oleh

Tags: IKPSIkera saktikonflikpencak silatPSHT
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Atlet pencak silat asal Kota Semarang, Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya, raih medali emas di SEA Games 2025 Thailand MOJOK.CO
Kilas

Menguatkan Pembinaan Pencak Silat di Semarang, Karena Olahraga Ini Bisa Harumkan Indonesia di Kancah Internasional

22 Desember 2025
Jadi manusia paling apes dan ironis: Punya kakak PSHT fanatik dan bapak kru sound horeg sampai batin tertekan MOJOK.CO
Ragam

Nasib Jadi Manusia Paling Apes dan Ironis: Punya Kakak Fanatik PSHT dan Bapak Kru Karnaval Sound Horeg, Hari-hari Batin Tersiksa

15 Agustus 2025
4 Sisi Terang PSHT: Ternyata Ada, Sebelumnya Terkubur Dosa MOJOK.CO
Esai

Dosa PSHT Memang Banyak, Bahkan Saya Pernah Mereka Ancam, tapi Selesai dengan Baik Bukti Ada Juga Sisi Terang Organisasi Silat Ini

1 Agustus 2025
PSHT vs Tapak Suci. MOJOK.CO
Ragam

PSHT dan Tapak Suci, Sama-sama Ajarkan Budi Pekerti Luhur tapi Satu Dikenal Biang Rusuh dan Satu Lagi Anti Tawur

29 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.